
" huh jadi Ranti lah yang membuat Arya ingin pindah ke sini , jika bukan karena aku yang membuntuti Arya selama ini aku tak akan tahu jika Arya dan Ranti masih bertemu , aku harus membuat Arya jauh dari Ranti , aku tak suka dengannya apalagi dia sekarang bertambah cantik aku takut Arya akan mendekati Ranti lagi " batin Mia cemas .
" oh iya mungkin dengan aku hamil anak Arya dia tak akan berani meninggalkan aku tapi kenapa sampai sekarang aku belum juga hamil iya lebih baik aku berkonsultasi ke dokter" Mia pun menyuruh sopir nya pergi ke sebuah rumah sakit disana Mia berniat untuk konsultasi kepada dokter agar dirinya bisa cepat hamil.
kebetulan dokter yang di temuinya adalah Anne , Anne menjelaskan jika kandungannya baik-baik saja dan juga subur sehingga Anne memberi saran untuk melakukan pemeriksaan pada suaminya juga barang kali masalah datang dari suami nya .
jelas Mia tidak mau karena Arya pun tidak akan mau melakukannya .
dan saat Mia keluar dari ruangan itu dia berpapasan dengan Adrian , Adrian yang terburu-buru tak sengaja menabrak Mia hingga terjatuh .
" auww " pekik Mia karena jatuh .
" sorry " ucap Adrian sambil membantu Mia berdiri . Mia melihat Adrian sedangkan Adrian yang belum mengenali Mia bersikap biasa saja . Adrian memang tidak pandai mengenali wajah orang .
" kamu kan yang di rumah Ranti " ucap Mia sehingga membuat Adrian kembali teringat kejadian tadi pagi .
" oh hai nona " sapa Adrian dengan sopan .
" Hm , kamu siapa nya Ranti ?" tanya Mia langsung .
"bukannya Ranti sudah menjelaskan nya tadi pagi " jawab Adrian .
" masa sih pria seperti dia mau sama Ranti , beruntung banget sih Ranti dulu Arya sekarang malah pria ini " pikir Mia cemburu.
" kamu udah di kasih apa sama Ranti ? kenapa kamu bisa mau sama dia " tanya Mia .
" em , yang jelas sesuatu yang tidak ada pada dirimu " bisik Adrian lalu dia pun pergi menemui Anne sahabatnya .
" brengsek ! awas aja aku akan membuat mu juga menjauh dari Ranti aku gak rela hidup Ranti lebih baik dari hidup ku " batin Mia kemudian dia pergi ke rumahnya .
sebulan dari kejadian itu hubungan Ranti dan Adrian semakin dekat , anak-anak Ranti juga sangat dekat dengan Adrian apalagi sekarang rumah mereka bersebelahan saat Adrian memiliki waktu senggang dia akan mengajak ketiga bocah itu bermain bersama , sedangkan Doni dan Nita sudah pulang ke rumah mereka . Ranti meminta Adrian menemaninya pergi ke acara ulang tahun mantan mertuanya itu , awalnya Ranti menolak datang namun Nita terus membujuknya karena tidak enak hati dia pun setuju untuk hadir .
Ranti , Winda dan ketiga anaknya itu pun berangkat bersama dengan adrian dengan menggunakan pesawat pribadi milik Adrian . setelah mereka sampai di rumah lama Winda .
Ranti dan Winda pun membawa barang mereka ke kamar masing-masing , dan Ranti juga telah menyiapkan kamar untuk Adrian tempati .
di rumah itu masih terdapat banyak foto kenangan Winda bersama putri nya Bella .
__ADS_1
Adrian yang penasaran bertanya tentang Bella namun Ranti menjawab dengan singkat jika Bella meninggal . Ranti tidak mau mengungkit masa lalu nya dengan Bella .
malam ini pesta ulang tahun Maharani di adakan di rumah nya .
Ranti bersiap-siap dengan memakai dress dengan bagaian bahu yang terbuka berwarna navy selutut yang telah di belikan oleh Adrian meski tidak menonjolkan lekuk tubuh Ranti namun bagian bahu Ranti yang mulus masih cukup membuat pria manapun tergoda serta rambut panjangnya yang dia Curly dan terurai bebas sepatu high heels berwarna senada tak lupa dia kenakan .
Adrian sudah siap dengan setelah tuksedo warna baju yang sama dengan Ranti serta rambutnya yang tertata rapi . Adrian melihat Ranti yang sedang sibuk memilih aksesoris pun mendekatinya .
" sayang aku punya sesuatu buat Mu, tolong tutup matamu sebentar " pinta Adrian kepada Ranti tanpa mengulang kalimatnya Ranti telah mengikuti nya .
Adrian lalu memakaikan kalung berlian dengan permata biru di leher Ranti , memakaikan anting yang sama dengan begitu lembut pada telinga Ranti . " Ranti yang penasaran segera membuka matanya dan melihat Adrian yang memakaikan anting itu ketelinga nya .
" Adrian apa ini ?" Ranti sambil memegang kalung yang sudah terpasang di lehernya Ranti tahu jika perhiasan yang dia kenakan saat ini sangat lah mahal.
" aku belum menyuruhmu membuka mata kenapa kamu sudah membuka nya Hem?" suara Adrian di dekat telinga Ranti.
" aku kan penasaran " gumam Ranti .
Adrian memeluk tubuh ranti dan menyandarkan kepala nya di bahu Ranti menatap pantulan dirinya dan Ranti di depan cermin .
" gimana , kamu suka ?" tanya Adrian .
" Adrian kembali memakaikan gelang yang sama dengan kalung itu .
" aku bisa memakainya sendiri " ucap Ranti .
" diamlah atau aku akan menghukum mu" seru Adrian .
" sempurna " ucap Adrian .
Adrian kini telah berdiri di samping Ranti dia kembali merapikan rambut nya .
Ranti hanya memperhatikan tingkah Adrian .
" sudah selesai " ucap Ranti .
" iya sebentar " jawab Adrian yang berdiri menghadap cermin .
__ADS_1
Ranti yang sudah bosan melihat nya pun segera menarik Adrian untuk pergi dari kamar itu.
mereka semua pun berangkat menghadiri pesta Maharani .
saat mobil yang mereka tumpangi memasuki kediaman keluarga Arya , Ranti mengingat kembali memori masa lalu nya sat pertama kali datang kepesta di rumah itu , Ranti kini keluar dari mobil di susul anak-anaknya yang berjalan masuk terlebih dahulu bersama dengan Winda karena Doni dan Nita sudah menunggu mereka . sedangkan Ranti dan Adrian berjalan di belakang mereka . Ranti terlihat gugup karena sudah 6 tahun dia tidak bertemu dengan Maharani dan keluarga besarnya , Adrian mengetahui hal itu dia berkata " tenanglah sayang ada aku di sini " bisik Adrian. Ranti pun tersenyum pada Adrian .
sedangkan dalam pikiran Adrian " bagaimana dia tidak gugup , sekarang dia berada di rumah keluarga mantan suami yang tak pernah dia temui pasti dia juga takut di berikan berbagai pertanyaan , apalagi dia datang membawa diriku "
tiba di dalam ruangan terlihat banyak pasang mata yang menyorot ke arah Ranti dan Adrian , Ranti mengajaknya bertemu Maharani yang terlihat senang atas kedatangan Ranti , Ranti mencium tangan Maharani dan Maharani memeluk tubuh Ranti . sambil menangis .
" sayang , akhirnya kamu mau datang menemui ku nak aku pikir kamu akan membenci kami " kata Maharani dalam tangisannya .
" tidak kok , Ranti tidak membenci kalian hanya saja Ranti dulu belum bisa menemui kalian karena Ranti masih belum bisa melupakan nya " jawab Ranti .
Winda membawa Nathan , Vinno dan Verro ke arah Ranti .
" sayang aku beri salam sama Oma kalian " suruh Ranti kepada ketiga putranya .
mereka semua menurut , Maharani bergantian memeluk cucunya itu begitu juga dengan suaminya . mereka berdua tampak senang melihat cucunya berdiri di hadapan mereka .
" oh iya Ranti siapa dia ?" tanya Adi Satya tiba-tiba .
" oh dia adalah Adrian " jawab Ranti
" halo paman , saya Adrian calon suami Ranti " jawab Adrian .
membuat Adi Satya dan Maharani tertegun . namun mereka tampak senang .
" oh baguslah , saya harap kamu bisa menjaga dan menyayangi Ranti dan aku doakan agar kalian bahagia selamanya " sambil menepuk bahu Adrian .
adrian hanya tersenyum .
saat Ranti dan maharani sedang mengobrol tiba-tiba Arya datang .
" ma , selamat ulang tahun iya " ucap Arya sambil membawa sebuah kotak kado .
" makasih iya " jawab Maharani sambil memeluk Arya , Maharani merindukan putra nya namun siapa sangka jika Mia membuatnya jauh dari putranya dnegan menggunakan putrinya sebagai alat agar Arya jauh dari keluarga nya.
__ADS_1
Ranti yang melihat Arya dia segera mencari Adrian namun Arya menghentikannya dan mengajak Ranti untuk keluar karena Arya ingin berbicara dengan nya .
namun Ranti menolak nya dia juga melihat Mia dengan gaun merah nya yang terlihat seksi itu menatap dirinya sinis . Ranti memberitahu Arya jika Mia berada di belakangnya Arya menoleh dan saat itu Ranti memilih pergi meninggalkan mereka berdua .