ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 71


__ADS_3

seminggu setelah Martin membawa Julia pergi dari Mia , kini Mia lebih sering menghabiskan waktunya di rumah milik Arya , Arya juga membuat Mia resmi bercerai dengannya , Arya menggunakan koneksi nya agar membuat Mia kesulitan mencari pengacara untuk mengajukan gugatan , karena merasa frustasi dan Mia yang kini sudah tidak memiliki apapun dengan terpaksa Mia menyetujui perceraian itu . Arya memberikan sebuah rumah lengkap dengan isi nya baik mobil dan sebagainya dan dia juga memberikan uang senilai 1 juta dollar untuk Mia dengan jaminan Mia tidak lagi mengganggu dirinya dan keluarganya .


Mia menghabiskan hari-harinya dengan minum minuman beralkohol dan juga berjudi untuk menghibur dirinya akibatnya nya uang dari perceraiannya ludes karena dia kalah berjudi . Mia harus pulang dengan berjalan kaki karena mobilnya telah di bawa orang lain karena dia gunakan sebagai taruhan saat berjudi .


kala itu sudah lewat tengah malam ,taksi maupun bus tidak ada yang lewat . Mia dengan keadaan mabuk berjalan sempoyongan hingga tak sengaja melewati segerombolan preman yang melintas di sekitar wilayah tersebut .


Tanpa memperdulikan pandangan para preman yang menatap lapar pada kemolekan tubuhnya dia dengan santai tetap berjalan hingga salah satu preman itu menarik tangan Mia dan menyeretnya ke sebuah gang sempit dan saat itu Mia mencoba memberontak dan berteriak minta tolong tapi percuma jalanan itu sudah sepi dan konon terkenal dengan premannya yang sadis jadi banyak orang yang lebih memilih jalan lain jika sudah lewat tengah malam agar tak di ganggu oleh preman di tempat itu .


para preman itu berjumlah 5 orang dengan badan yang besar dan ada salah seorang yang berbadan gendut dengan kepala botak . Mia di hempas kan hingga terjatuh kesebuah kasur yang lusuh .


" auww " pekik Mia kesakitan . dia menjadi sedikit tersadar dan melihat jika dirinya di kelilingi oleh para preman itu .


Mia menelan saliva nya kasar karena dia sudah mengetahui apa yang akan menimpa nya saat ini . dan apa yang dia takutkan pun benar terjadi padanya .


para preman itu melecehkan Mia hingga membuat Mia pingsan dan meninggalkan nya sendiri di gang sempit itu dengan kondisi badan yang penuh lebam dan tanda merah .


sekitar jam 5 pagi Mia tersadar , dia melihat sekeliling dia pun menangis karena hal yang telah menimpa dirinya , dia merasa malu segera pergi dari tempat itu sebelum hari semakin terang karena dia takut di lihat oleh banyak orang .


Sesampainya Mia di rumahnya dia segera membasuh dirinya di kamar mandi sambil menangis dia membiarkan air dingin yang keluar dari shower itu membasahi dirinya dengan ekspresi jijik dia membasuh dan menggosok tubuhnya dengan kasar berharap noda yang di torehkan oleh para preman itu hilang dari dirinya.


tangisan nya berupa teriak di sertai umpatan selesai mandi Mia mengeringkan rambutnya dengan hairdryer dengan tatapan kosong .


dia kembali mengingat kenangan buruknya saat dia pertama kali kehilangan kesuciannya di saat bangku SMA karena ulah kakak kelasnya yang saat itu pernah di tolak oleh Ranti , kakak kelas itu sakit hati dan berniat menghancurkan hidup Ranti akhirnya dia itu menyuruh beberapa temannya untuk menculik Ranti dan menodai nya namun mereka salah menangkap orang dan akhirnya Mia lah yang menjadi korban hal itu dia sembunyikan dari Ranti dan saat melihat Ranti mendapatkan cinta kasih sayang dari banyak orang membuat Mia iri namun dia masih tetap menahannya tapi saat mengetahui tentang Arya dan Ranti membuatnya tidak bisa menahan diri dan akhirnya merebut Arya dari sahabatnya sendiri .


Setelah rambutnya kering , Mia pun menghabiskan waktunya di rumah dengan berolahraga ,menonton tv dan memasak untuk dirinya sendiri . dia terlihat tenang dan bahkan seperti biasa mungkin dengan berteriak dan menangis membuat kesedihannya berkurang , atau mungkin karena dia sudah pernah diperlakukan seperti itu jadi dia tak mempermasalahkannya .


sedangkan di tempat yang berbeda kini Ranti menemani Adrian yang sudah kembali ke rumahnya . Ranti membawakan bubur ayam buatannya sendiri .


saat Adrian melihat nya terlihat dia merasa tidak familiar .


" apa itu ?" tanya Adrian .


" bubur , ini aku buat sendiri loh " jawab Ranti . dia meniup -niup dnegan lembut bubur yang ada di sendok dan berniat menyuapi Adrian .


Adrian malah menjauh dari Ranti .


" kenapa? " tanya Ranti .


" aku tak pernah melihat bubur seperti itu" jelas Adrian .


" oh , ini bubur ayam khas tempat tinggal ku dan di sini memang tidak ada , tapi ini enak kok , coba dulu yah " jawab Ranti .


dengan ragu Adrian memakan bibir yang ada di sendok dan dengan susah payah dia menelannya .

__ADS_1


" sungguh aneh " batin Adrian .


" gimana ? enak ?" tanya Ranti .


Adrian hanya mengangguk agar membuat Ranti tidak kecewa . merasa Adrian memuji masakan buatannya Ranti kembali menyuapi Adrian namun Adrian segera menolak .


" aku sudah kenyang Ranti " tolak Adrian .


" kan baru sesuap masa sudah kenyang ? apa buburnya tidak enak ? " lalu Ranti mencobanya namun rasa nya enak .


" em enak kok, tapi aku tidak terbiasa dengan makanan itu Ranti " jawab Adrian terus terang .


" oh iya aku lupa , maaf iya aku buatin kamu masakan yang lain iya " Ranti berdiri dan akan keluar dari kamar Adrian namun Adrian memegang pergelangan tangannya .


" nanti saja aku masih belum lapar "


" gak bisa kamu itu baru keluar dari rumah sakit jadi harus makan banyak biar cepat pulih " Ranti pun tetap pergi menuju dapur dan dia segera membuka kulkas dan melihat bahan yang ada di sana .


" hah ? masak kulkas sebesar ini cuma ada susu dan minuman kaleng ?" sambil menggelengkan kepala. Adrian menuruni tangga dan melihat Ranti yang sedang menatap dirinya .


" ada apa? katanya mau buat sarapan ?" tanya Adrian .


" gimana mau masak kulkas aja kosong " kesal Ranti .


beberapa menit berlalu akhirnya Ranti kembali dengan membawa begitu banyak bahan makanan yang dia ambil di rumahnya . mulai dari roti, oatmilk , telur , sosis dan beberapa buah seperti pisang dan stroberi.


" Ran kamu mau buat makanan untuk berapa orang ?" tanya Adrian .


" iya buat kamulah aku tadi sudah sarapan di rumah bareng sama anak-anak " jelas nya.


" lalu kenapa banyak sekali bahan yang kamu bawa ? " tanya Adrian sambil membuka kulit pisan dan segera memakannya buah pisang itu .


" udahlah aku makan ini aja , kamu gak usah masak aku juga tidak terbiasa makan pagi " Adrian pun memakan pisang itu sampai habis.


" iya sia-sia aku bawa Ini semua kemari , udahlah aku taruh di kulkas aja " Ranti segera memasukkan makanan itu dalam kulkas .


" makasih iya udah perhatian sama aku " sambil memeluk pinggang Ranti dari belakang .


" Hem iya " ucap Ranti .


" besok kita jalan-jalan iya " ajak Adrian pada Ranti .


" sama anak-anak kan ?" tanya Ranti sambil memutar badannya menghadap Adrian .

__ADS_1


" berdua saja " jawab Adrian .


" iya sudah aku gak mau " tolak Ranti


" sekali aja , anggaplah sebagai kencan pertama kita please , sekali ini saja yah " mohon Adrian dengan wajah memelas.


" iya udah aku mau , tapi jangan malam " kata Ranti,


" enggak sampai malam kok, hanya sampai pagi " gurau Adrian . seketika mendaratlah cubitan dari Ranti ke lengan Adrian .


" auww , sakit sayang " kata Adrian sambil meringis .


" makanya seriusan " omel Ranti sambil melipat tangannya di dada.


" iya iya, udah dulu iya aku mau siap-siap dulu " jawab Adrian .


" mau kemana kamu ?" selidik Ranti .


" mau ke kantor lah , nanti ada rapat penting jadi aku harus datang " jawab Adrian .


" tapi kamu kan baru sembuh, emang gak bisa di tunda? " tanya Ranti.


"enggak bisa sayang, oh iya kamu hari ini free kan?" tanya Adrian .


" iya " jawab Ranti cepat .


" kamu ikut aku kekantor iya " ajak Adrian .


" gak mau lah " tolak Ranti .


" iya kan aku baru sembuh, nanti siapa yang nyetir mobil ke kantor " sanggah Adrian


" naik taksi " kata Ranti memberi solusi lain pada Adrian namun Adrian tak kehilangan akal agar Ranti mau mengantarnya ke kantor .


" iya udah gak jadi, aku telfon mely saja jika kamu tidak mau " ucap Adrian sambil berjalan ke kamarnya .


" siapa mely" selidik Ranti


"sekertaris ku " jawab Adrian , terlihat Ranti sudah cemburu dengan nya padahal mely adalah nama kucing peliharaan Adrian di apartemennya sedangkan sekretarisnya adalah seorang pria .


" iya udah kamu siap-siap nanti aku antar"


" hehehe makasih sayang " setelah selesai berdandan adrian dan Ranti berangkat ke kantor Adrian .

__ADS_1


__ADS_2