ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 46


__ADS_3

Operasi nya pun berjalan lancar , Bella telah melahirkan seorang bayi laki-laki yang tampan namun karena bayi itu masih belum cukup umur sehingga mengharuskan mendapatkan penanganan khusus sedang kan Bella masih belum sadar akibat pengaruh obat bius.


Doni juga sampai di rumah sakit terlihat wajahnya begitu khawatir tentang kondisi Bella yang kini terbaring di ranjang rumah sakit .


Doni menanyakan penyebab semuanya terjadi dan Ranti pun menjelaskan semuanya . Doni terus menatap Bella dari balik pintu karena dokter tidak mengizinkan mereka masuk .


Ranti segera mengajak Doni untuk melihat bayi yang telah di lahir kan oleh Bella , bayi itu sedang berada di dalam kotak yang menghangatkan tubuhnya , Doni menangis bahagia melihat keponakannya itu telah lahir ke dunia ini dengan selamat dan kemudian berkata .


" aku tidak sabar untuk melihatnya tumbuh dan berkembang"


" iya aku juga , dia pasti akan tumbuh menjadi anak yang kuat dan cerdas seperti dirimu " puji Ranti .Arya yang berada di belakang Ranti , memeluk tubuh Ranti dan menaruh kepalanya di bahu istrinya itu dan berkata .


" aku juga ingin segera melihatkan kamu melahirkan anak kita sayang " ucap Arya pelan namun Ranti masih bisa mendengarnya.


" aku juga " jawab Ranti .


Beberapa hari kemudian Bella telah sadar dia segera mencari sang kakak . Ranti yang dari tadi berada di ruangan bersama bella pun memanggil Doni yang sedari tadi berada di luar. setelah Doni masuk Ranti memilih keluar karena takut mengganggu mereka berdua.


di dalam ruangan itu kini hanya ada Bella dan Doni . saat melihat sang kakak , Bella seketika berusaha bangun namun segera Doni menyuruh Bella kembali ke posisi semula.


" bagaimana keadaan mu apa masih sakit?" tanya Doni .


" iya sedikit, dimana bayi ku ? apa dia baik-baik saja " jawab Bella .


" tenang aja , dia baik-baik saja kok tapi karena kondisinya prematur jadi dia harus mendapatkan penangan " jelas Doni .


" kak Doni , terima kasih iya kak Doni sudah menemani ku "


" tenang lah ini semua sudah tanggung jawab ku " jawab Doni sambil mencium puncak kepala Bella .


" jangan baik padaku kak, aku takut aku tak bisa mengendalikan perasaan ku ini padamu aku tak aku jatuh cinta padamu dan aku tak mau menjadi orang ketiga dan merusak pernikahan mu dengan kak Nita , cukup sampai di sini saja keegoisan ku " batin Bella yang dengan sengaja memalingkan wajahnya .


" kenapa? " Tanya Doni heran dengan sikap adiknya.

__ADS_1


Doni selalu memberikan perhatian kepada Bella karena dia sangat menyayangi Bella seperti adiknya sendiri namun Bella telah memiliki rasa kepada Doni yang membuatnya sering kali cemburu saat Doni lebih memilih menghabiskan waktunya bersama istrinya apalagi saat Bella hamil , perasaan nya semakin sensitif. setiap hari Ranti dan Arya mengunjungi Bella dan bayinya , Ranti juga sering tidur di rumah sakit demi Bella.


Hampir sebulan setelah Bella melahirkan akhirnya kondisi Bella membaik begitu juga dengan bayinya , Bella menamai bayinya dengan nama Jonathan , Ranti dan Arya lah yang membawa pulang Bella ke rumahnya karena Doni sedang sibuk.


" Ran, makasih iya udah nemenin aku " ucap Bella .


" iya sama-sama bel, lagian Nathan juga sudah aku anggap seperti anak ku sendiri kok, kita berdua akan jadi ibunya Nathan dia pasti senang memiliki dua ibu yang cantik dan menyayanginya , liat tuh dia tersenyum " kata Ranti sambil menggendong bayi itu .


Bella tersenyum . sedangkan di tempat lain Nita istri Doni telah mengetahui jika suami nya sering mengunjungi Bella melalui foto yang di kirimkan oleh orang tidak di kenal. Nita menangis saat melihat foto Doni yang sedang mencium kening Bella dengan posisi Doni menggendong bayi laki-laki . namun dia masih berfikir positif mencoba bertanya kepada Doni namun Doni berbohong padanya sehingga Nita mencari kebenaran, dia juga menelusuri rumah sakit tempat Bella di rawat dan ternyata di dalam daftar nama pasien , Doni mengaku jika dia suami Bella dan dari keterangan seorang perawat jika setiap bulan Doni juga mengantar Bella untuk memeriksakan kandungannya.


Nita kembali ke rumah dengan perasaan hancur , saat Doni pulang dan ingin mengatakan segala kepada istrinya Nita ternyata sudah pergi dari rumah itu bersama anak-anaknya . Dan di atas meja rias Nita terdapat amplop coklat , Doni membukanya dan melihat isi kertas itu , dia membaca nya yang berisi surat gugatan cerai dari Nita kepada dirinya, Doni kemudian segera berlari keluar rumah untuk mencari istri dan anak-anaknya.


Bella memasuki kamarnya yang telah berubah karena sekarang telah di penuhi oleh tempat tidur , lemari dan berbagai mainan bayi yang telah di siapkan oleh Doni dan Arya .


Bella menuju lemari baju nya dan mengambil sebuah kotak kecil yang di dalamnya terdapat kalung berinisial J dengan ukiran khusus di sana.


Ranti yang sudah berada di dalam kamar pun bertanya " itu kalung siapa bel? tanya Ranti penasaran .


" oh, bagus juga " jawab Ranti memuji benda itu


" oh iya Ran , sebenarnya aku mau kasih tahu kamu sesuatu " jelas Bella dan menyuruh Ranti duduk di sebelahnya.


" apa bel? " tanya Ranti menunggu cerita Bella dengan antusias.


" em, sebenarnya Nathan bukan anaknya kak Doni , hiks hiks " tiba-tiba Bella mengatakan semua itu sambil menangis mendengar itu Ranti berusaha menenangkan Bella .


"iya aku udah tahu semuanya kok, kak Doni sudah menceritakannya pada ku dan Arya " jawab Ranti sambil memeluk tubuh Bella .


" kalian gak marah sama aku atas perlakuan ku pada kak Doni? " jawab Bella sambil menghapus air matanya.


" Bella , aku tahu kamu melakukannya karena kamu kesepian kan ? kamu hanya ingin ada orang selalu ada bersamamu , meskipun cara yang kamu lakukan salah tapi kami semua tidka menyalahkan ku kok apalagi kak Doni dia sangat tulus padamu " ungkap Ranti .


" hiks hiks hiks , aku memang orang yang egois aku malah memanfaatkan kebaikan kakak ku agar dia tidak meninggalkan aku " jelas Bella sambil terisak .

__ADS_1


" sudah jangan menangis , kami semua sayang kok sama kamu " sambung Ranti .


Bella mulai merasa tenang.


" oh iya Ran, sebenarnya kalung itu bukan kalung untuk Nathan "jelas Bella .


" apa maksud kamu?" tanya Ranti yang tidak mengerti maksud dari ucapan Bella.


" ini adalah kalung yang aku ambil dari orang yang telah melecehkan diriku " sambil memegang kalung yang berada di leher putranya.


" apa? jadi maksudmu ini kalung ayah dari Nathan ?" Bella mengangguk dengan wajahnya yang sendu.


" iya aku harap Nathan tak pernah melepaskan kalung itu agar suatu saat jika dia bertemu dengan ayahnya , ayahnya akan tahu jika itu adalah hasil perbuatannya padaku " jelas Bella .


" jika seandainya dia tahu dan dia ingin bertanggung jawab apa kamu mau bersama dengan nya ?" tanya Ranti


" tidak,, aku hanya akan memberitahunya saja namun, aku tak akan rela jika dia mendapatkan Nathan " jawab Bella dengan kesal .


" iya sudah itu terserah dirimu saja ,yang jelas sekarang kamu dan Nathan harus hidup dengan baik " sanggah Ranti kemudian meletakkan Nathan yang tidur di tempat tidur dengan pelan .


" Ranti makasih iya , Nathan pasti senang memilik ibu seperti dirimu " sahut Bella saat Ranti akan keluar dari kamarnya . Ranti hanya tersenyum manis kepada Bella .


Setelah berbincang Ranti bergegas tidur di kamar sebelah dengan Arya .


pada pagi harinya Ranti berniat untuk membangunkan Bella dan saat membuka pintu kamarnya dia berteriak sehingga Arya dan pembantu yang ada di rumah itu pun menuju ke arah kamar Bella .


" bel, bangun bel" sambil terus menangis dan begitu panik melihat tubuh Bella yang telah berlumuran darah . Arya yang melihat Bella terbaring di lantai juga panik dia segera memeriksa denyut nadi di pergelangan tangan Bella namun dia tak merasakan nya dia mengecek nafas Bella, di situlah mereka sadar jika Bella telah tiada.


Bella meninggal dengan cara menyayat tangannya sendiri hingga dia kehabisan darah .


Ranti melihat ada selembar kertas yang ada di samping Bella , Ranti menangis saat membacanya .


..." Ranti aku sangat berterima kasih kepada kamu dan Arya karena telah menjaga dan merawat ku selama ini aku ingin kamu dan Arya merawat Nathan dan menjadikan dia anak kalian sendiri , karena aku tidak pantas menjadi orang tua Nathan , setiap kali aku melihat Nathan aku teringat dengan sosok laki-laki itu sehingga kebencian ku pada lelaki itu ingin ku lampiaskan kepada nathan , aku takut suatu saat aku melukainya dengan tangan ku sendiri makanya aku memutuskan semua ini agar dia mendapatkan kehidupan yang baik yang hanya bisa dia dapatkan jika dia dibesarkan oleh dirimu , aku sangat bahagia memiliki sahabat seperti dirimu aku harap kamu dan Arya hidup bahagia selamanya . dan satu hal lagi aku ingin kamu mewakili ku meminta maaf kepada kak Doni karena keegoisan ku aku memanfaatkan kebaikannya untuk keuntunganku sendiri dan tanpa aku sadari aku mulai menyadari jika aku menaruh perasaan padanya ,iya perasaan yang tak seharusnya tumbuh karena kami adalah saudara yaitu perasaan seorang wanita kepada pria , aku takut aku kembali ke diriku yang dulu aku takut jika keegoisan ku kembali itu akan membuat kak Doni dan kak Nita tersakiti jadi aku memutuskan untuk mengakhiri semuanya dan membawa semua kenangan ku bersama nya ajal ku , Bella " Ranti segera mengambil Nathan yang sedang menangis dan memeluknya erat ....

__ADS_1


__ADS_2