ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 63


__ADS_3

Ranti mencari Adrian yang kini sedang berbincang-bincang dengan Mark dan Adi Satya .


" hai Ran apa kabar ? kamu makin cantik saja " goda Mark pada Ranti .


" baik -baik saja kok , kalo Kak Mark gimana ?" jawab Ranti .


" seperti yang kamu lihat iya udah iya aku mau nyapa tamu yang lain" kata Mark meninggalkan Ranti dan Adrian .


" dimana anak-anak ?" tanya Adrian .


" oh mereka lagi sama Omanya " jawab Ranti .


" oh keluarga Arya baik banget iya sama kamu " kata Adrian sambil meminum wine .


" kenapa ? kamu gak suka sama mereka ?" tanya Ranti sambil mengambil gelas Adrian yang kosong dan meletakkannya di meja .


" aku senang karena aku belum tentu bisa memberikan kamu keluarga seperti mereka " jawab Adrian lirih .


" kenapa ?" tanya Ranti .


" sudah lah belum saat nya kamu tahu " ucap Adrian sambil mencubit pipi Ranti ,


saat Adrian dan Ranti sedang asyik bermesraan Arya yang melihat nya pun merasa cemburu .


acara dansa di pesta itu segera di mulai , Adrian dan Ranti juga ikut meramaikan acara tersebut , alunan lagu mengiringi mereka , Adrian dan Ranti terlihat begitu mesra hingga Ady Satya meminta Ranti berdansa dengannya Ranti pun setuju kini Adrian berdansa dengan Maharani , saat itu Maharani berkata pada Adrian untuk selalu membuat Ranti bahagia , dia sudah berjanji kepada mendiang ibu ranti untuk menjaga nya namun dia gagal dia bhakan membuat Ranti menderita melalui anaknya . Adrian pun hanya mengangguk pada Maharani , Maharani tersenyum dan mencium pipi Adrian kemudian mereka menyudahi dansa nya .


di sebrang sana Arya menatap cemburu melihat Adrian dan Ranti berdansa bersama . namun dia di kejutkan saat teriak Vinno membuatnya menoleh ke Arya sumber suara di sana Vinno dan Julia sedang bertengkar . Arya pun melerai mereka berdua .


" ada apa ini " tanya Arya kepada keduanya.


" paman dia tiba-tiba mendorong ku hingga jatuh dia juga mengatakan jika aku dan mommy merebut ayah nya " kata Vinno sambil menangis .


Arya pun memeluk tubuh Vinno untuk membuatnya tenang namun malah membuat Julia marah padanya .


" ayah kenapa ayah memeluknya , apa benar yang bunda katanya jika dia dan ibunya merebut ayah dari Julia , aku gak mau ayah di bawa pergi " Julia juga ikut menangis .


" bagaimana bisa Mia mengatakan hal itu kepada putrinya " batin Arya , Arya mendekatkan Vinno dan Julia .


" Julia , kamu tidak boleh berkata seperti itu tidak baik sayang , lihat lah kamu membuat nya menangis , sini ayah kenal kan dia adalah Vinno dia anak ayah juga jadi dia akan jadi adik kamu " kata Arya .


" adik ? tapi teman-teman ku jika punya adik itu Bayi lah dia sudah besar " kata Julia polos .

__ADS_1


" iya itu karena kalian berbeda sayang , jadi mulai sekarang kamu harus akur dengan nya , oh iya Vinno juga punya saudara kembar namanya Verro jadi kamu punya dua adik dan 1 kakak namanya Nathan , tuh liat dia datang kesini , ayo pergi sapa dia " pinta Arya kepada Julia melihat Nathan dan Verro yang menghampiri nya .


" Vinno dari mana saja kamu , kakak cariin dari tadi ayo ikut kakak " ajak Nathan tanpa memperhatikan Arya dan Julia , Arya mengerti jika Nathan pasti sangat membenci dirinya tapi dia juga tidak suka jika Nathan melarang si kembar untuk dekat dengan nya .


" halo kenal kan nama ku Julia " sambil mengulurkan tangan nya .


Verro berniat menjabat tangan Julia namun segera di cegah oleh Nathan .


" maaf kami harus pergi " kata Nathan sambil menggandeng kedua adiknya menuju tempat Winda .


" ayah kenapa kakak itu mengabaikan Julia ?" tanya Julia polos .


" sudah gak apa-apa , lain kali kalian pasti dekat " kata Arya menenangkan Julia .


Adrian dan Ranti ikut berkumpul dengan Winda dan anak-anaknya . mereka berniat untuk segera kembali karena Vinno sudah tertidur di gendongan Adrian dan Verro di gendongan Ranti .


" maaf iya Bu Rani saya dan Ranti harus segera pulang karena anak-anak sudah tidur " pamit Winda .


Maharani melihat kedua cucunya yang tidur dia juga melihat Adrian yang sedang menggendong Vinno sambil mengelus kepala nya .


" seharusnya Arya yang melakukan itu " batin Maharani .


" Tante aku pulang dulu iya " sambil mencium punggung tangan wanita paruh baya itu .


" lain kali kesini lagi iya ,sekalian ajak mereka juga " sambil melihat ke arah Adrian dan anaknya .


" em iya " jawab Ranti .


mereka pun pergi dari kediaman keluarga Satya .


sesampainya di rumah winda segera mengajak Nathan untuk tidur sedangkan Adrian dan Ranti menidurkan Vinno dan Verro di ranjang . setelah itu mereka segera keluar dari kamar .


Ranti masuk ke dalam kamarnya namun tanpa di sadari Adrian mengikutinya , Ranti yang berniat membuka baju oh. kaget dengan Adrian yang tiba-tiba merebahkan dirinya di kasur Ranti .


" loh kamu kok di sini ?" tanya ranti .


" kenapa ? aku ingin tidur dengan mu " jawab adrian tanpa malu sedikit pun .


" keluar gak " usir Ranti .


namun Adrian tetap bersikukuh untuk tinggal di kamar Ranti .

__ADS_1


" iya udah kalo gak mau aku yang pergi " ancam Ranti segera Adrian menarik tubuh Ranti hingga ikut jatuh di atas kasur nya .


" kamu ini kebiasaan banget main tarik aja " gerutu Ranti kesal .


Adrian terkekeh " iya kalo gak gitu kamu gak mau dekat dengan ku " jawab Adrian .


" oh iya sampai kapan kamu mau tinggal di sini ?" tanya Adrian .


" entahlah kayak nya mama masih mau tinggal di sini lebih lama " jawab Ranti . .


" aku tanya kamu bukan mama kamu" kesal Adrian .


" kalo aku sih pengen nya besok pulang kan banyak kerjaan ku yang belum selesai " jawab Ranti .


" iya udah besok kita pulang ,tapi kita harus berpamitan dengan Doni " ajak Adrian , Ranti mengangguk setuju .


Adrian memeluk tubuh Ranti dengan erat .


" habis ini aku ada urusan mungkin agak lama , kamu gak masalah kan jika aku tinggal " kata Adrian sambil mencium lembut pipi Ranti .


" kemana ? " tanya Ranti .


" iya aku mau melakukan operasi " jawab Adrian .


" operasi ! kamu sakit apa sampai harus operasi ?" tanya Ranti terlihat khawatir .


Adrian tertawa dan mencubit pipi Ranti karena gemas .


" gak sakit apa-apa kok hanya menyambung bagian kecil aja supaya bisa punya anak dengan mu " kata Adrian serius .


" maksud kamu " Ranti tidak mengerti dnegan penjelasan Adrian . sehingga Adrian harus menjelaskan nya pada Ranti . " oh begitu " jawab Ranti paham .


namun tiba-tiba dia melotot ke arah Adrian lagi " kenapa ? " tanya Adrian .


" kamu bilang ingin punya anak dengan ku ? " Adrian mengangguk .


" mimpi " jawab Ranti berjalan ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya .


Adrian hanya bisa tertawa melihat tingkah laku Ranti , meski terkesan acuh namun Adrian yakin jika Ranti memiliki perasaan padanya hanya saja Ranti tak mau menunjukkan nya secara terang-terangan mungkin Ranti masih ragu dengan Adrian .


Adrian keluar dari kamar Ranti dan menuju ke kamarnya yang terletak di sebelah kamar Ranti .

__ADS_1


__ADS_2