ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 77


__ADS_3

di sebuah taman terlihat seorang anak laki-laki duduk di sebuah ayunan sendirian tidak seperti yang lain yang bermain bersama dia terkesan penyendiri atau mungkin dia sedang di jauhi oleh anak lainnya .


saat itu anak laki-laki tersebut hanya memandangi anak lainnya yang sedang bermain. ada beberapa anak laki-laki yang menghampirinya , alih-alih mengajak dia bermain sekelompok anak tersebut malah menyuruh anak itu untuk pergi dari tempat itu seakan merasa jijik dengannya.


" hei , anak yang gak punya ayah menyingkirlah kamu dari situ kami ingin bermain di situ " seru anak laki-laki berbadan besar dan gendut.


dia hanya terdiam .


anak gendut itu dengan sekuat tenaga malah menarik Nathan dan kemudian membuatnya terjatuh . sekelompok anak itu pun malah tertawa melihat Nathan yang jatuh , Nathan pun bangkit dan dengan keras dia berteriak " aku punya nama dan aku juga punya ayah kalian mengerti !" teriak nathan menahan emosi .


anak-anak itu pun malah tertawa " hahaha kalian lihat dia tidak terima kita mengatai nya , oh iya jika kamu punya ayah kenapa aku tak pernah melihatnya , yang aku sering lihat banyak pria dewasa yang datang ke rumahmu dan terlihat bergonta - ganti , apa mereka semua ayah mu?" ledek anak gendut itu yang ternyata rumah mereka berdekatan dan perlu di ketahui jika ayah anak gendut itu sering terlihat mengintip Ranti saat menyiram bunga atau saat dia sedang joging di pagi hari dan ibu anak gendut itu cemburu hingga menyebar gosip yang menjelekkan Ranti hingga menyuruh anaknya sendiri untuk terus mengganggu nathan di sekolah .


" mereka teman ibuku dan salah satunya juga paman ku " bela Nathan .


" oh iya teman-teman beberapa hari yang lalu ibuku melihat ada seorang wanita yang melabrak ibunya dan kata ibu ku ibunya telah merebut suami wanita itu jelas bukan jika ibunya bukan wanita yang baik atau jangan -jangan dia juga hasil dari hubungan gelap ibunya " hina anak gendut itu lagi , Nathan pun mendorong anak itu dan memukuli nya , teman-temannya yang lain berusaha memisahkan mereka , hingga terlihat Nathan sudah babak belur begitu pula anak gendut itu hingga seorang guru memergoki mereka dan membawa mereka ke ruang guru .


guru pun menghubungi kedua orang tua atau wali dari mereka berdua , karena Omanya sedang tidak enak badan dan harus menjaga adik-adiknya , Wanda pun menghubungi Ranti dan memintanya segera ke sekolah .


setibanya Ranti di sekolah Ranti segera masuk ke ruang guru dan terlihat Nathan yang sudah banyak memar pun dia segera memeluknya . sang guru menjelaskan apa yang telah terjadi dan menyuruh Ranti untuk menasehati Nathan agar tidak membuat ulah lagi meskipun Nathan anak yang berprestasi tapi dia sering berkelahi dan jika sekali lagi dia berbuat seperti itu mau tidak mau sekolah akan mengeluarkannya .


Ranti paham dengan itu dia berjanji jika Nathan tidak akan melakukan hal itu lagi tapi Ranti juga meminta pihak sekolah untuk menyelidiki hal ini apa benar jika Nathan dulu an yang mencari masalah atau Nathan hanya lah membela diri. guru itu terdiam .


Ranti segera membawa Nathan pulang saat akan memasuki mobil Nathan tiba-tiba berhenti dan kemudian menangis . Ranti segera berbalik dan memeluk Nathan mencoba menenangkannya .


" sayang ada apa ? coba cerita sama mommy iya " rayu Ranti .

__ADS_1


" hiks hiks mereka duluan yang melakukannya , aku hanya tidak terima mereka selalu menjelekkan mommy " sambil terus menangis .


" sudah sudah iya tidak usah memperdulikan mereka iya, yang penting kamu tahu kan mommy bagaimana ?" sambil menghapus air mata yang mengalir di pipi Nathan .


" kenapa kita harus hidup seperti ini sedangkan Daddy bahagia bersama putrinya , kenapa dia malah meninggalkan kita mom? aku benci dia gara-gara dia mommy dan adik menderita " sambil terus menangis .


" sudah iya , membenci itu tidak baik sayang , mungkin Daddy pernah melakukan kesalahan pada mommy tapi kamu tidak boleh membencinya iya, dia ayah kamu " jelas Ranti .


" tidak dia bukan ayah ku dan aku tak mau mempunyai ayah seperti dirinya " Nathan pun berlari masuk ke dalam mobil .


Ranti juga mengikutinya dan merekapun pulang ke rumah . begitu sampai di rumah nathan langsung pergi ke dalam kamarnya dan dia juga mengunci pintu kamar miliknya .


Ranti memasuki rumah dengan wajah nya terlihat begitu sedih , Wanda menghampiri Ranti bertanya.


Ranti pun menceritakan semuanya pada Wanda.


" haish , lebih baik kamu segera atasi semua ini Ranti , lebih baik pindah kan saja Nathan ke sekolah lain agar dia tidak bertemu dengan anak yang membully nya " saran Wanda .


" Ranti mau nya begitu tapi jarak sekolah terdekat di sini cuma itu itu dan sekolah Nathan saat ini yang terbaik diantara sekolah lain ma , lagipula sebentar lagi aku akan menikah dengan Adrian , jadi anak-anak tidak akan di bully lagi karena status ku ini " jelas Ranti .


" apa ! kalian mau menikah ?" Wanda yang mendengarnya pun kaget .


Ranti hanya mengangguk .


" baguslah semakin cepat kalian menikah semakin baik , mama tidak mau kamu kembali lagi dengan Arya apalagi Doni berkata jika Arya telah pindah ke kota ini dan dia juga sudah bercerai dengan wanita itu, pasti dia ingin kembali padamu , jika untuk bertemu dengan anak nya sih mama dan Doni tak masalah tapi kami tidak mau dia kembali ke sisi kalian lagi " Wanda .

__ADS_1


"tapi Ranti tadi bertemu dengan Arya ma, dia juga menceritakan perceraiannya pada Ranti " jawab Ranti .


" tuh kan , itu yang mama khawatirkan , dia pasti ingin mendekati mu lagi , lalu bagaimana kamu menanggapi nya " tanah Wanda.


" iya Ranti jelasin lah ma kalo Ranti gak bisa " ucap Ranti .


" oh iya , kamu dan Adrian kan mau menikah jadi kapan orang tua nya menemui kita untuk membicarakan pernikahan kalian "


" em, Adrian bilang semuanya dia yang urus ma , kalian hanya tinggal datang ke acara pernikahan kami " jawab Ranti .


" tapi kan kita belum mengenal keluarga nya Ran , atau suruh saja Adrian mengajak orang tuanya makan malam dengan kita " saran Wanda .


" baiklah nanti aku akan berbicara dengannya " Ranti pun pergi ke dalam kamarnya .


di tempat Adrian yang kini sedang sibuk dengan pekerjaan nya tiba-tiba mendapat suatu panggilan di ponselnya .


sebuah nomor tidak diketahui menghubunginya , Adrian mengabaikan hal itu namun panggilan masuk dari nomor itu terus berdering hingga Adrian pun dengan kesal menerima panggilan itu .


" halo Adrian , bagaimana kabar mu ?" kata wanita pemilik nomor misterius itu.


Adrian yang merasa familiar dengan suara itu pun segera mematikan ponselnya . seakan tidak percaya dengan apa yang baru dia dengan .


"dari mana dia mendapatkan nomor ku ? kenapa sekarang dia muncul selama sekian tahun ini ? apa dia sudah kembali ke kota ini ? aku harus bertemu Theo dan menanyakan semua ini padanya " Adrian langsung bergegas pergi ke tempat Theo .


" kenapa kamu tidak mau bicara dengan ku ? apa kamu masih marah pada ku ? aku sekarang sudah kembali Adrian seharusnya kamu senang kan? atau karena wanita itu kamu berubah dan tidak ingin bertemu denganku lagi ? jika begitu bagaimana kalau aku buat dia menjauh dari dirimu supaya tidak ada orang lain lagi di antara hubungan kita " kata wanita itu sambil meminum gelas berisi wine .

__ADS_1


__ADS_2