ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 118


__ADS_3

Adrian sudah masuk ke dalam kamar mandi dan seusai mandi ternyata dia melihat Ranti yang sedang memilih baju.


" kamu belum ganti baju " tanya Adrian sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk .


" aku bingung mau pakai baju apa ? " sambil memilih beberapa baju untuk dia kenakan.


" memang nya kamu mau kemana Hem? " tanya Adrian .


" aku mau menemui Sarah, tadi pagi sekali dia mengubungi ku sambil menangis aku takut Rasya berbuat buruk padanya jadi aku ingin pergi menemuinya " jelas Ranti


" kenapa kamu tidak bilang padaku ? kamu ingin pergi kesana sendiri ?" tanya Adrian .


" em itu Sarah meminta aku datang sendiri " ungkap nya


" oh begitu , kamu pakai apapun tetap cantik kok pakai yang senyaman kamu saja , aku akan mengantar mu kesana "


" tapi Sarah bilang " belum selesai Ranti menjawab Adrian menyelanya


" tidak ada tapi " Adrian pun mengambil baju dari dalam lemari miliknya . Ranti hanya bisa pasrah dan mengikuti kemauan sang suami .


setelah bersiap keduanya pun berangkat menuju rumah Rasya ,


sesampainya di sana , rumah itu terlihat sepi .


" Adrian , kamu ke kantor aja iya kasian dari tadi Theo menghubungi mu " kata Ranti meminta Adrian untuk tidak masuk kedalam .


" tapi aku juga ingin tahu keadaan Sarah " jawab Adrian


" tenang aja ada aku kok , biar Sarah aku yang urus kamu kerja saja " jawab Ranti


" baiklah, kalo ada masalah kamu segera hubungi aku " sambil mencium lembut bibir Ranti kemudian Adrian pun pergi dari rumah Rasya , Ranti berjalan ke dalam setelah seorang pembantu membukakan pintu rumah itu.


" dimana Rasya dan Sarah ?" tanya Ranti

__ADS_1


" ma maaf non, dari tadi pagi saya belum melihat nona Sarah dan tuan bangun dan saat saya mengetuk pintu kamar nona Sarah tidak ada jawaban sedangkan untuk kamar tuan saya tidak berani " jawab sang pembantu itu .


" oh kalau begitu tolong tunjukkan kamar Sarah iya " setelah menunjukkan kamar Sarah pembantu itu pun pergi ,


Ranti mengetuk pintu kamar Sarah namun tetap tidak ada jawaban ,


Ranti membuka pintu dan melihat jika tidak ada siapapun di dalam , dan akhirnya Ranti pergi ke kamar Rasya ,awalnya Ranti hanya asal menembak jika mungkin Sarah bersama Rasya ,


dan benar saja saat Ranti mengetuk pintu ada seseorang yang membuka pintu dan langsung memeluk Ranti ,siapa lagi jika bukan Sarah .


" hiks hiks kak Ranti " sambil menangis .


Ranti yang melihat Rasya masih tidur dan melihat pakaian berserakan di lantai,Ranti sadar jika sudah terjadi sesuatu diantara mereka berdua .


" ka kalian ?" Ranti melepas pelukan Sarah dan memandang Sarah yang mengenakan kemeja biru milik Rasya , Ranti juga melihat beberapa bekas merah di tubuh Sarah .


dengan emosi Ranti langsung menghampiri Rasya dan mengguyurnya dengan air yang ada di gelas dekat tempat tidur Rasya .


" kamu kenapa ada di sini " tanya Rasya .


Rasya memperhatikan sekeliling dan melihat Sarah sedang menangis , Rasya kembali mengingat kembali apa sebenarnya yang terjadi setelah dia mabuk saat itu dia langsung mengacak ngacak rambutnya .


" sudah tahu kenapa aku bisa di sini? " sahut Ranti .


" Ranti , aku bisa jelasin semuanya ini"


" di jelaskan apa lagi ? ingat Rasya kamu sudah melecehkan adik ku sebelum kalian menikah , bagaimana jika keluarga nya tahu ? " ucap Ranti dengan marah


" Ranti aku sedang mabuk tadi malam jadi aku tidak sadar melakukannya " membela diri .


" cukup , karena kamu sudah melakukan hal itu pada Sarah kamu harus. bertanggung jawab untuk segera menikahinya " tandas Ranti ,


" tidak Ranti aku tidak bisa menikah dengan sarah " jawab Rasya sambil menundukkan kepala

__ADS_1


" kenapa? bukannya mama mu dan keluarga kami sudah membahasnya "


" aku tidak mencintainya Ranti aku tidak bisa menikahinya " jelas Rasya dan tentu saja Ranti pun tahu itu karena dialah alasan rasya tidak bisa menerima Sarah .


" persetan dengan cinta Rasya , aku akan memberitahu Adrian dan Theo supaya mempercepat pernikahan kalian "


di tengah -tengah perdebatan kedua orang itu Sarah nampak senang , sebelumnya dia memang telah merencanakan semuanya karena dirinya tahu jika Rasya tidak akan mau bertanggung jawab dengan alasan tidak mencintai Sarah dan juga karena Rasya jelas tahu budaya dan kebiasaan masyarakat nya yang sudah bebas pasti akan menyuruh Sarah melupakan kejadian ini .


" bagus , tak salah aku menghubungi Ranti " batin Sarah .


" tidak kak, aku tidak masalah jika Rasya tidak mau bertanggung jawab , aku akan melupakan hal ini jadi tolong jangan beritahu kakak ku " mohon Sarah hanya basa-basi .


" tidak bisa Sarah , kamu sudah kehilangan kesucianmu sebelum menikah kamu harus mendapat keadilan " masih berusaha membelanya


" kak sudah lah tidak apa-apa lagipula ini juga kesalahan Sarah juga yang tidak bisa menjaga diri dengan baik, jadi tolong jangan salahkan rasya terus aku mohon " mohon Sarah sambil memeluk kaki Ranti melihat itu Rasya menjadi sangat merasa bersalah akhirnya Rasya dengan jelas mengatakan " baiklah aku akan segera menikahi Sarah " mendengarkan hal itu Sarah sangat senang .


" berdirilah Sarah , kamu sudah dengarkan dia akan menikahi mu jadi kamu jangan khawatir lagi " Sarah hanya mengangguk


didalam hatu Sarah tersenyum puas karena Ranti telah membantu dirinya membuat Rasya mau menikahi dirinya , Ranti yang masih polos dan percaya dengan norma adat pasti akan menganggap masalah ini serius, namun akan berbeda jika Sarah yang budaya di sini sudah bebas tidak akan ada masalah dengan hal itu tapi karena dia sangat mencintai Rasya dia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini untuk bisa bersama Rasya .


Ranti pun mengajak Sarah ke kamar untuk membersihkan diri, sedangkan Rasya di kamar juga telah membereskan semuanya .


di dalam kamar Sarah .


" kak Ranti terima kasih iya " ucap Sarah pada Ranti .


" tidak perlu terima kasih aku hanya mengikuti semua yang kamu rencanakan saja " jawab Ranti sambil melihat-lihat hiasan yang ada di kamar Sarah .


" Mak maksud kak Ranti apa?" tanya sarah .


" sudahlah aku tahu kamu memang sengaja menghubungiku agar membuat Rasya bertanggung jawab dan menikahi mu Sarah, aku tahu kamu mencintainya tapi cara yang kamu lakukan itu salah , kamu tidak harus mengorbankan kesucian mu hanya untuk mendapatkan cintanya karena cinta tidak bisa di paksakan Sarah " mencoba menasehati nya .


" oke memang benar aku sengaja menyuruh kak Ranti kemari untuk meyakinkan Rasya agar menikahi ku karena aku tidak se pandai kak Ranti yang bisa membuat para pria terpikat dengan mu , aku heran kakak ku dikelilingi begitu banyak wanita yang lebih cantik daripada kak Ranti kenapa dia sangat menyukaimu , jadi bisakah kak Ranti ajarkan padaku cara menggoda pria yang baik dan benar " mendengarnya Ranti merasa sesak di dadanya dan langsung berniat memukul Sarah namun dia urungkan seraya berkata " Sarah tidak semuanya harus di nilai dari penampilan dan materi ada kalanya sesuatu yang biasa malah bisa membuatmu merasa nyaman dan bahagia " Ranti pun pergi dari kamar Sarah dengan perasaan kecewa dan segera diapun memesan taksi lalu bergegas pulang .

__ADS_1


__ADS_2