ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
bab 6


__ADS_3

" rom... romiii" panggil brian


"iya pak ada yang bisa saya bantu? " jawab asisten brian (romi).


"kabari dokter nadia, suruh dia datang kesini cepaat ".


" baik pak" romi pun pergi keluar dan menelepon dokter nadia.


brian terlihat sangat khawatir dengan keadaan sinta, dia duduk di samping sinta memandang begitu dalam.


" kenapa aku bisa begitu perhatian padamu, tak biasa nya diriku seperti ini" batin brian dengan jatung berdetak kencang.


selang beberapa menit dokter nadia datang, (dokter nadia adalah dokter keluarga brian).


"ada apa brian, apa kamu sakit? "


tanya dokter nadia


" tidak bukan aku tapi temen ku, tolong segera priksa dia " perintah brian


tanpa menjawab pertanyaan brian dokter nadia memeriksa sinta.


tak lama pun sinta membuka mata nya dan memegang kepala nya yang masih sakit.


"tidurlah dulu " ucap dokter nadia.


"dimana saya dok" ucap sinta


" kamu masih berapa di hotel, tidur lah kamu butuh istirahat yang cukup, ini ku buatkan resep nanti minum setelah kamu makan ya "

__ADS_1


jawab dokter nadia


sinta hanya mengangguk lesu,dia memejamkan mata nya kembali.


brian melihat sinta yang sudah sadar begitu lega, cepat-cepat dia menghampiri sinta dan dokter nadia.


"biarkan dia istirahat, ini resep yang harus kamu tebus dan belikan dia makan karna aku yakin dia belum makan sejak pagi" ucap dokter nadia dengan menyodorkan kertas ke brian.


dokter nadia pun berpamitan karena sudah selesai dengan tugas nya.


setelah itu brian menyuruh romi untuk bali makanan dan obat sedangkan brian kembali ke kamar untuk menemani sinta.


tak butuh waktu lama romi kembali dengan membawa makanan dan obat.


"ini pak makanan dan obat nya " ucap romi dengan meletakkan makanan dan obat di meja.


brian pun membangunkan sinta,


tanpa suara sinta pun bangun.


brian menyuapi sinta, yang awalnya sinta menolak tapi karena paksaan brian sinta oun menurut saja sampai makanan itu habis.


" terimakasih" ucap sinta lirih


"buat? "


" buat semua nya, ntah apa yang akan terjadi sama aku jika gak ada kamu " dengan reflek sinta memeluk brian dan brian pun membalas nya.


menyadari brian membalas pelukannya sinta pun melepaskan pelukannya dan tertunduk malu karena sudah lancang memeluk pria lain. brian tau apa yang di rasakan sinta dan untuk mencairkan suasana brian memulai pembicaraan.

__ADS_1


" setelah ini rencana mu bagaimana? " tanya brian hati-hati


" aku gak tau, mungkin aku akan pulang, tapi kalo aku pulang, aku sendiri bingung harus cerita dengan keluarga ku bagaimana, aku mau dengan keluargaku " ucap sinta lalu menutup wajah nya karena mata nya tak bisa menahan air mata yang mau jatuh dari tadi.


"heii sudah-sudah gak perlu kamu pikirkan terlalu jauh, kamu mau pergi jalan atau mau tidur dulu" tanya brian untuk menenangkan hati sinta.


sinta diam aja tak memberi jawaban dari pertanyaan brian.


" ya sudah kamu istrahat dulu disini, nanti malam saja kita jalannya, aku akan balik ke kantor dulu menyelesaikan pekerjaan ku " ucap brian sambil mengelus rambut sinta


sinta mengangguk dan menidurkan badan nya


brian pun bangkit,


tapi sinta menarik tak brian


"aku takut, aku takut dion kesini lagi dan akan menghajarku". ucap sinta dengan nada ketakutan


brian memegang tangan sinta dan berlutut di smping tempat tidur tepat di depan wajah sinta.


" tidak akan, penjagaan disini sangat ketat kamu tidak perlu khawatir, tidurlah !! aku akan menunggu mu sampai kamu tidur baru aku ke kantor" ucap brian lagi-lagi menenangkan sinta, dan sinta pun sudah melepas tangan nya dan terlelap karena efek obat tadi.


brian melihat sinta yang sudah terlelap dia pergi dan memerintahkan penjagaan di kamar sinta.


brian menghampiri romi yang sedari tadi menunggu nya di lobby hotel.


" rom suruh manajer hotel ini kasih penjagaan di kamar sinta" perintah brian.


romi menelepon manajer hotel dan mengatakan apa yang di katakan bos nya tadi

__ADS_1


setelah itu romi kembali ke kantor dengan bos nya.


sampai sini dulu ya temen-temen jangan lupa komemtarnya karena saya masih awal belajar, saya bakal senang sekali jika ada kritik dan saran nya, dan tunggu kelanjutan kisah nya.


__ADS_2