ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 87


__ADS_3

Keesokan harinya aku dengan sengaja bangun lebih pagi dari istriku , aku dengan pelan turun dari tempat tidur dan segera pergi ke kamar Nathan yang saat itu juga masih tidur , aku dengan pelan mencabut beberapa helai rambut Nathan lalu kembali lagi ke kamar aku menaruh rambut itu di sebuah amplop dan menyimpannya di tas kerjaku . aku berniat membawa sampel rambutnya itu dilakukan tes DNA untuk membuktikan apa benar jika Nathan adalah anak kandung ku . Seusai menyimpannya aku segera mandi dan berangkat lebih pagi ke rumah Theo untuk meminta Theo mengurus masalah ini .


" mau pergi kemana ?" tanya Ranti pada diriku.


" oh ini ada urusan sebentar dengan Theo, aku pergi dulu iya " pamit ku padanya tak lupa aku mencium keningnya .


aku pergi ke rumah Theo dan sampai di sana aku tak menyangka jika bertemu dengan Diana mantan tunangan ku , setelah bertahun-tahun tak bertemu dengan wanita yang dulu pernah membuatku mencintainya sampai buta tapi aku tak ada rasa rindu ataupun lainnya mungkin karena posisinya telah tergantikan oleh Ranti dan entah apa yang dia lakukan di tempat ini membuatku menjadi curiga padanya.


Saat aku berpapasan dengannya aku tak menghiraukannya yang menyapaku.


" Adrian " teriaknya padaku .


aku menoleh ke arahnya , dia berjalan ke arahku dan memeluk tubuh ku , aku segera melepaskannya aku tak ingin wanita yang telah meninggalkan diriku ini menyentuh diriku lagi ,sungguh aku merasa jijik padanya.


" Adrian ,kamu masih marah padaku ? aku tahu aku memang pantas mendapatkan ini semua tapi beri aku kesempatan untuk menebusnya " katanya memohon.


"diantara kita sudah tidak ada hubungan apapun jadi kamu tak perlu repot-repot untuk menebus semuanya , oh iya hadiah yang kamu berikan padaku sudah aku terima , terima kasih karena sudah mengirimkannya" jawab ku .


" ah itu aku , aku hanya ingin membantu mu saja" jawab Diana


" terima kasih berkat mu aku bisa menemukan wanita itu dan aku juga tak menyangka jika dia telah melahirkan anak ku "


" apa ? " dengan ekspresi kaget .melihat ekspresinya kupikir dia mengetahui segala namun ternyata dia masih belum tahu jika wanita itu telah melahirkan anakku .


" kenapa terkejut bukankah kamu yang memberitahu ku pasti kamu juga tahu tentang hal ini " singgung ku padanya .


" tidak , aku tidak tahu sama sekali aku sungguh tidak tahu" jawabnya terlihat jujur .

__ADS_1


" sudahlah aku harus pergi bertemu Theo" sambil berlalu meninggalkan nya yang hanya diam berdiri .


Sampai di dalam rumah Theo, aku langsung berteriak memanggilnya nampak dia keluar dari kamarnya dengan wajah kusut seperti baru bangun tidur.


dan aku juga melihat Anne yang keluar dari arah dapur . melihat kedatangan ku dia tampak terkejut seperti sedang menyembunyikan sesuatu.


" Anne ada apa dengan mu ? kenapa kau menatapku seperti melihat hantu begitu ?" tanya ku padanya .


" aku , aku hanya tak menyangka kamu bisa datang ke rumah ku sepagi ini? " jawabnya


" bukan karena hal lain ? aku lihat teman lama mu itu baru saja keluar dari rumah ini " sindirku padanya .


" teman lama ? siapa teman mu yang pagi-pagi begini datang ke rumah ? " tanya theo pada istrinya .


Anne hanya diam .


" Adrian maaf aku tidak bermaksud menyembunyikannya dari mu "


" sudahlah aku tak mempermasalahkan itu semua , aku kesini ada urusan yang lebih penting dengan suamimu " jawab ku aku segera mengajak Theo pergi menjauh dari Anne , kini kami berdua berada di ruang kerja Theo yang Anne saja dilarang masuk ke dalam tempat itu. Aku segera memberitahukan semuanya pada Theo dan Theo yang sudah mengerti akan maksudku menyanggupi jika dia akan menyelesaikan semuanya secepat mungkin .


setelah urusan ku dan Theo selesai aku segera pamit untuk pergi dari rumah itu saat aku menuju mobilku tenyata sedari tadi Diana masih berada di sini dan dia sekarang sedang duduk di atas mobilku aku segera menyuruhnya turun.


" kenapa kamu begitu kasar Adrian " kesalnya karena aku menurunkan dia secara paksa.


" salahmu sendiri berada di atas mobil orang lain" jawab ku .


" Adrian bisakah kita bicara " sambil memegang pergelangan tanganku .

__ADS_1


" maaf aku tidak ada waktu Diana " jawabku .


" Adrian , aku masih mencintai mu , apakah aku masih ada kesempatan untuk bersama mu kembali ?" tanyanya .


" tidak " jawab ku tegas , aku sudah menikah dengan orang yang kucintai saat ini .


" Adrian aku yakin kamu masih mencintai ku , kamu pasti hanya marah saja padaku kan, aku akan mengembalikan semua uang mu Adrian asal kamu mau memaafkan ku dan menerimaku kembali"


" Diana ini sudah bukan soal uang lagi , aku sudah merelakan semuanya " " lalu kenapa ? kenapa kamu tidak mau bersama ku ? apa karena wanita yang dibicarakan Anne ? kamu mencintai bukan? " tanyanya .


" semua ini bukan salahnya melainkan salahkan dirimu sendiri , karena kamu pergi meninggalkan ku selama bertahun-tahun dengan pria lain bahkan kamu juga tega menjebak tunangan mu sendiri demi uang jadi jika aku bersama dengan wanita lain itu bukanlah salahnya, oh iya aku harap kamu tidak akan pernah muncul lagi di hadapanku " aku segera pergi meninggalkannya . aku tak mau berlama-lama dengan wanita seperti dirinya.


sungguh sial hari ini, saat aku sedang menyetir tiba-tiba ada seseorang yang menyebrang secara tiba-tiba yang membuat aku harus mengerem mendadak namun sepertinya terlambat dan aku pun menabrak orang itu.


untung jalanan itu sepi dan tidak ada cctv ,


aku segera keluar dan membantunya berdiri. sepertinya tidak ada luka serius pada tubuhnya. aku menawarkan untuk membawanya ke rumah sakit .


" nona ,lebih baik kita ke rumah sakit untuk memeriksa apa ada luka serius " tawar ku padanya.


" tidak perlu" jawabnya ketus saat aku melihat ke arah wajahnya aku seperti mengenalnya begitupula dengan dirinya yang tampak mengenaliku.


" kamu ! " secara bersamaan.


aku bertemu dengan wanita yang dulu melabrak Ranti di rumahnya, namanya Mia . aku merasa bersalah karena aku menawarkan tumpangan padanya untuk pergi ke tempatnya dan dia pun setuju dan di perjalanan kami berdua hanya diam saja, aku juga tak ada minat untuk mengobrol dengannya . sedangkan dirinya seperti sedang mencuri pandang padaku mungkin dia tertarik padaku , tapi aku tak peduli karena dia tidak sebanding dengan istriku .


saat itu ponsel ku berbunyi aku segera menerimanya , panggilan itu dari Ranti yang meminta untuk di belikan beberapa ice cream untuk anak-anak .

__ADS_1


" iya sayang , nanti aku akan belikan , sudah ya aku sedang menyetir " jawab ku lalu menutup panggilan dari Ranti . tak lama Mia meminta berhenti di sebuah perumahan , dan setelah mengantarnya aku segera pergi membeli ice cream pesanan ranti dan membawanya pulang .


__ADS_2