ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 78


__ADS_3

Adrian masuk ke dalam rumahnya , dia menekan saklar lampu untuk menyalakan lampu di rumah itu yang tampak gelap gulita.


setelah itu dia segera duduk di sofa ruang tamu dan merebahkan dirinya . terlihat wajahnya yang lelah dan tampak tidak tenang seperti memikirkan sesuatu .


" brengsek Theo , kenapa menyembunyikan semua ini dari ku ! padahal sudah bertahun-tahun aku mencari nya " kesal Adrian pada sahabatnya itu .


bel rumahnya berbunyi, Adrian dengan segera membuka pintu dan terlihat Ranti yang sudah ada di depan rumahnya sambil membawakan makan malam untuk Adrian .


Adrian yang melihat Ranti rasa lelah dan kesalnya seperti hilang begitu saja .


tanpa di suruh Ranti langsung masuk ke dalam rumah Adrian .


Adrian yang melihat tingkah Ranti hanya bisa tersenyum dan dia menutup pintu rumahnya .


" ini aku bawa in makanan buat kamu " sambil menaruh makanan di atas meja makan .


" tadi aku sudah makan malam di luar " jawab Adrian .


" iya sia-sia dong aku bawa in kamu makanan " jawab Ranti .


" taruh aja di situ , nanti malam Kalo lapar aku makan deh " jawab Adrian dia kemudian menyuruh Ranti duduk di sebelahnya , Ranti hanya menurut dan duduk di sebelah Adrian , Adrian menyenderkan kepalanya di bahu Ranti .


" kamu capek iya " Ranti sambil mengelus wajah Adrian yang terlihat lelah .


Adrian memejamkan matanya .


" Ran, apapun yang terjadi jangan pernah tinggalin aku ya " ucap Adrian .


" memang kenapa?" tanya Ranti .


" aku sudah menceritakan nya padamu jika aku dulu memiliki seorang tunangan dan sekarang dia telah kembali " jelas Adrian .

__ADS_1


" apa mungkin mimpi ku akan menjadi kenyataan ? tidak Ranti kamu harus berfikir positif " batin Ranti sambil mencengkram roknya .


Adrian yang sudah membuka matanya pun melihat tingkah Ranti segera dia menggenggam tangan Ranti .


Ranti menoleh ke arah Adrian .


" aku sudah meminta Theo untuk mengurus pernikahan kita , aku ingin kita berdua menikah secepatnya " Adrian terlihat serius .


" tapi bagaimana dengan wanita itu ?" tanya Ranti spontan .


" dia sudah menjadi masa lalu ku Ranti , aku memberitahu mu semua ini agar nantinya tidak terjadi sebuah kesalahpahaman di antara kita dan untuk saat ini dan masa yang akan datang cuma kamu yang aku inginkan " Adrian mencoba meyakinkan Ranti .


" oh lalu bagaimana jika dia ingin kembali bersama mu ? aku tak mau menjadi orang ketiga dalam percintaan kalian "


" hubungan kami berdua sudah berakhir Ranti sebelum kamu muncul jadi kamu bukan lah orang ketiga, oh iya seminggu lagi kita akan menikah, mungkin acaranya hanya pesta sederhana saja dan hanya mengundang kerabat dan keluarga terdekat , apa kamu setuju ?" tanya Adrian .


" bukannya ini terlalu cepat ? " tanya balik Ranti .


" aku ingin segera menikahi mu, aku tak ingin kehilangan orang yang aku cintai , aku juga ingin selalu melindungi mu agar dia atau pun mereka tidak bisa mengganggu mu , karena cepat atau lambat mereka pasti akan menargetkan dirimu, dengan kamu disisi ku mereka pasti tak akan berani bertindak sembarangan" batin Adrian .


" tapi " Adrian langsung menyambar mulut Ranti dengan bibirnya .


" tidak ada penolakan sayang " sambil tersenyum setelah melepas ciumannya .


" apa mungkin ini jalan agar anak-anak ku tak lagi menjadi bahan bully, tapi melihat wanita yang ada di masa lalu Adrian telah muncul aku takut mimpiku menjadi nyata aku tak ingin kembali di khianati , aku jadi bingung sekali " pikir Ranti .


" kenapa ? kamu masih ragu dengan diriku ? kamu berfikir jika aku akan kembali dengannya "


" Bu bukan aku tidak berfikir tentang itu " elak Ranti .


" aku harap memang begitu , iya sudah aku pergi mandi dulu iya " pamit Adrian .

__ADS_1


" ah oh iya lebih baik aku pulang saja" Ranti akan berdiri namun segera di tahan oleh Adrian .


" kamu mau pulang ? menginaplah di sini " rayu Adrian .


" maaf aku tidak bisa Adrian, anak-anak pasti mencari ku dan juga tidak enak jika tetangga tahu aku takut mereka menggosipkan kita" tolak Ranti .


" kenapa kamu peduli dengan mereka ? abaikan saja mereka itu" sambung Adrian . ." Adrian aku mohon iya aku harap kamu mengerti ini bukan tentang diriku saja tapi tentang anak-anak ku , aku tidak ingin mereka menjadi bulan-bulanan orang-orang terus "


" apa mereka juga menjadi kan anak kecil sasaran ?" selidik Adrian . Ranti hanya mengangguk dan akhirnya Ranti menceritakan apa yang terjadi pada anak-anaknya .


Adrian menyenderkan Ranti pada dadanya dan memeluk tubuh Ranti yang saat ini terlihat rapuh , sambil bercerita Ranti ternyata juga menangis .


Adrian juga merasakan sakit di hatinya melihat wanita yang di cintai nya kini menangis .


" sudah lah jangan menangis lagi , sebentar lagi kita akan menikah dan mereka tidak akan berani lagi berbuat seperti itu kepada anak-anak " Ranti segera menghapus air matanya dan segera berpamitan untuk pulang ke rumahnya .


setelah keluar dari rumah Adrian , Ranti segera masuk ke dalam rumahnya , Ranti masuk ke dalam kamar si kembar yang sudah tertidur pulas dan mematikan lampu kamar mereka kemudian Ranti mengintip kamar nathan yang terbuka dan terlihat Nathan yang sedang main game di kamarnya .


" kamu belum tidur nak " Ranti mendekat ke arah Nathan .


" Nathan belum mengantuk mom" jawab bocah itu .


" tapi besokkan harus sekolah "


" Nathan gak mau sekolah di situ mereka semua nya gak suka dengan Nathan " sambil menahan tangis .


" sayang kamu gak boleh seperti itu, mereka kan teman-teman mu dan kamu gak perlu khawatir iya , sebentar lagi mommy akan menikah dengan paman Adrian jadi sebentar lagi kamu akan punya ayah dan mereka tidak akan mengganggu kamu lagi " jelas Ranti.


" benar kah ? hore kalau begitu Nathan mau ke sekolah lagi " Nathan pun bergegas tidur .


Ranti masuk ke dalam kamar nya untuk tidur . sedangkan Adrian sudah di dalam kamarnya dia kembali memikirkan pernikahan nya dengan Ranti apalagi Adrian melihat jika Ranti masih terlihat ragu padanya.

__ADS_1


" aish apa aku telah melakukan kesalahan dengan menceritakan dia kepada Ranti , pasti sekarang Ranti berfikir macam-macam tentang diriku , tapi jika aku tidak memberitahu nya aku takut di masa depan akan membuat Ranti salah paham padaku dan kenapa dia kembali lagi setelah sekian lama aku mencari dan untuk apalagi dia menghubungi ku apa belum cukup semua yang telah dia ambil dari ku ? huh sudah lah apapun alasan dia kembali itu bukanlah urusan ku yang terpenting sekarang adalah membuat Ranti yakin terhadap ku " pikir Adrian , sekian lama dia merenung memikirkan hal itu membuat dirinya memilih untuk istirahat.


__ADS_2