
hari telah berganti bulan dan sudah tiga bulan Ara menikah dengan mas Tama. dan selama tiga bulan ini mereka hidup bahagia dan mas Tama juga sangat menyayangi Devan dan Devin.
Ara yang sedang tidur terbangun karena perutnya mual dan dia pun langsung berlari masuk ke kamar mandi.
hoeek.....hoeek .. Ara memuntahkan semua isi perutnya.
mas Tama yang mendengar Ara muntah-muntah langsung berlari menyusul Ara ke kamar mandi.
" sayang kamu kenapa." tanya mas Tama sambil memijat tengkuk leher Ara.
" nggak tahu mas tiba-tiba mual aja." ucap Ara sambil berkumur.
" kita ke dokter ya." ucap mas Tama mengandeng Ara ke tempat tidur.
" nggak usah mas, mas hari ini dinas pagi kan lebih baik mas mandi siap-siap." ucap Ara
" mas izin aja ya,"
" jangan mas, nanti aku bakal telpon mami suruh ke sini soalnya aku juga lagi pengen makan masakan mami." ucap Ara.
" yakin nggak mau mas temani."
" nggak apa-apa mas paling cuma masuk angin aja."
" ya udah kalau gitu mas mandi dulu ya " mas Tama pun beranjak menuju kamar mandi.
sedangkan Ara menyiapkan pakaian dinas sang suami setelah itu dia turun ke bawa menemui bi Sumi.
__ADS_1
" bi."
" iya Bu."
" bibi sudah buat sarapan kan."
" sudah Bu, ibu sakit ya wajah ibu pucat banget."
" iya bi kurang enak badan."
" mau bibi buatin air jahe."
" boleh bi kalau nggak merepotkan."
" nggak lah Bu. tunggu ya Bu bibi buatin dulu."
" iya Bu,"
" bilang sama anak-anak nanti di antar mang Idan aja gitu "
" iya bu nanti saya bilang ke mereka."
Ara pun menunggu suami dan juga anak-anak turun. tak lama suami dan anaknya turun. mas Tama menarik kursi yang akan di duduki sambil menunggu Ara mengambilkan sarapan untuknya. setelah mengambilkan sarapan untuknya Ara lanjut mengambilkan sarapan untuk si kembar.
" Devan, Devin nanti biar mang Idan aja ya yang antar mama lagi kurang enak badan " ucap Ara kepada kedua putranya.
Devan dan Devin hanya mengangguk sambil memakan sarapannya.
__ADS_1
" mas berangkat dulu ya, nggak usah antar mas ke depan kamu duduk di sini aja." ucap mas Tama mencium kening Ara.
Ara pun mengikuti perintah suaminya setelah Ara mencium tangan mas Tama, mas Tama pun gantian mencium puncak kepala Devan dan Devin.
" assalamualaikum."
" walaikum salam."
setelah kepergian mas Tama, si kembar berangkat ke sekolah. Ara pun segera mandi di hari ini tidak ingin kemana-mana setelah mandi dia langsung menelpon sang mami.
" assalamualaikum mih."
" walaikum salam nak, gimana kabarnya?."
" baik mih, mami bisa ke rumah Ara nggak Ara minta mami masakin SOP iga buatan mami sama puding."
" bisa sayang kebetulan mami lagi nggak ada acara, tapi kok tumben ada apa."
" hehehe kayanya Ara ngidam deh mi tapi belum pasti makannya nanti kalau mami ke mari sekalian mampir beli testpack."
" oke... oke mami siap-siap terus ke rumah kami ya. bahan-bahannya sudah ada belum."
" sudah mi."
" oke mami ke sana ya. kalau ada yang di mau lagi telpon mami ya "
" iya mih."
__ADS_1
sembari menunggu maminya datang Ara memilih duduk di ruang tv sambil nonton TV.