
Akhirnya yang di tunggu Ara pun tiba, saat ini mereka akan berangkat menuju London. Ara sangat senang karena sudah tidak digrecokin oleh kakak iparnya. Setelah berpamitan Ara dan Dafa pun masuk ke dalam pesawat.
Akhirnya pesawat yang mereka tumpangi lepas landas. Ara yang berada di dekat jendela memandang ke arah luar.
" Selamat tinggal Jakarta, selamat tinggal keluarga ku, selamat tinggal Sahabatku dan selamat tinggal seseorang di masa laluku semoga kamu selalu bahagia dan selalu di lindungi Allah SWT." Gumam Ara dalam hati.
" Yang, kalau ngantuk kamu tidur aja." Ucap Dafa.
" Iya tapi aku belum ngantuk." Ucap Ara.
Akhirnya kami pun ngobrol berdua agar tidak bosan.
Pesawat yang di tumpangi mereka pun akhirnya mendarat di bandara Heathrow London. Setelah mengurus imigrasi dan bagasi. Kami pun keluar bandara mencari keberadaan kak Kinan, kakaknya Dafa yang kedua.
Kak Kinan sudah enam tahun tinggal di London setelah mereka menikah kak Kinan di boyong ke London karena mas bian suami kak kinan bekerja di sini. Kak Kinan mempunyai satu anak laki-laki berusia 4 tahun bernama Gavin.
" Aunty Ara.." teriak Gavin saat melihat Ara dan Dafa.
Ara yang mendengar namanya di panggil langsung mencari sumber suara itu. Akhirnya di melihat sang keponakan dan orang tua nya di sana.
" Sayang ayo, itu mereka!" Ucap Dafa mengajak Ara menghampiri kakaknya.
__ADS_1
" Aunty Ara Gavin kangen banget tahu." Ucap bocah itu memeluk Ara.
" Sama aunty juga kangen sama Gavin." Ucap Ara.
" Gimana daf, perjalanan aman?." Tanya mas bian.
" Aman mas.' jawab Dafa.
" Gimana kabar nya Ra?" Tanya kak Kinan.
" Baik kak." Ucap Ara sambil menggendong Gavin.
" Gavin turun ya nak, kasihan aunty nya capek." Ucap kak Kinan.
Mereka pun pulang menuju apartemennya mas bian. Ara dan Dafa akan tinggal bersama mereka karena atas permintaan mereka. Dan juga jarak apartemen kak Kinan dengan kampus lumayan dekat hanya sepuluh menit.
Kini mereka berdua sedang berada di kamar yang mereka akan tempati selama tinggal di London. Ara sedang membereskan barang-barangnya karena nanti akan di ajak makan malam dengan mas bian dan kak Kinan
" Yang, gak apa-apa kan kita tinggal di sini." Ucap Dafa sambil memeluk Ara dari belakang.
" Gak apa-apa kok. Lagian Kitakan belum punya penghasilan jadi nggak apa-apa tinggal di sini ngirit tau. Udah gitu aku bisa main sama Gavin." Ucap Ara.
__ADS_1
setelah merapikan barang bawaan dia dan juga punya Dafa. Ara pun memutuskan untuk membantu kakak iparnya masak untuk makan malam.
" mau masak apa kak." ucap Ara ke kak Kinan.
" mau masak sup sosis Sama udang tepung aja. yang simpel biar Gavin juga bisa makan." jawab kak Kinan
" Ara bantuin ya kak." ucap Kinan.
" boleh kakak malah senang ada yang nemenin masak." ucap kak Kinan.
mereka berdua pun sibuk memasak walaupun hanya masakan yang simpel. semua orang pun berkumpul di meja makan.
" makasih sayang." ucap Dafa saat Ara memberikan piring yang sudah berisikan nasi dan lauknya.
kak Kinan dan Ara sedang membereskan meja makan dan piring bekas makan mereka. setelah itu mereka menyusul para suami yang sedang ngobrol di ruangan tv.
" oh iya Ara nggak apa-apa kan tinggal di sini." tanya mas bian suami kak Kinan.
" gak apa-apa kok mas malah senang bisa main sama Gavin." ucap Ara.
" bagus lah."
__ADS_1
mereka pun larut dalam obrolan yang seru.