
Dafa pun kembali ke kamar.
" yang kok udahan sih mandi nya." ucap Dafa ketika masuk kamar.
" ngapain lama - lama kasihan Gavin." ucap Ara.
" kamu kasihan ke Gavin tapi gak kasihan ke aku." protes Dafa.
" memang kamu kenapa by?." ucap Ara binggung.
" aku kan mau mandi bareng kamu " ucap Dafa manja.
" mandi aja sendiri." ucap Ara sambil pergi meninggalkan Dafa.
Ara pun menemani Gavin nonton di ruang tv.
hari ini mama dan papa mertuaku datang karena kak Kinan sebentar lagi mau melahirkan jadi mama dan papa mertua mau menemani.
saat ini kami sedang ngobrol di ruang tv.
" Ra, kayanya kamu agak gemuk an deh." ucap mama Desy
" iya ma, Ara naik berat badannya?" ucap Ara.
" gimana gak naik mah? makanya banyak banget." timpal Dafa.
__ADS_1
" iya Ra, kamu tuh belakangan ini seneng banget makan." ucap kak Kinan.
" gak tahu aku juga bingung, soalnya kalau udah ke pengen makan sesuatu kalau gak di turuti suka ke pikiran." ucap Ara.
" kamu datang bulan terakhir kapan Ra?" tanya mama Desy.
" kapan ya Ara lupa?" ucap Ara.
" daf, kapan kamu puasa lama gak di kasih jatah sama istrimu." kali ini mama yang tanya.
" kapan ya? perasaan setiap malam kita ngelakuin deh." ucap Dafa sambil garuk-garuk kepala yang tidak gatal.
" sebentar deh kayaknya kakak masih nyimpen testpack deh. ucap kak Kinan sambil pergi ke kamarnya.
tak lama kak Kinan pun kembali.
Ara pun langsung ke kamar mandi. dia pun mencoba testpack yang di berikan oleh kak Kinan.
berapa saat kemudian mata Ara langsung berkaca-kaca melihat garis dua di testpack tersebut. Ara pun langsung berlari ke ruang tv.
Ara pun langsung memeluk Dafa yang sedang duduk.
" sayang kamu kenapa?" ucap Dafa khawatir.
Ara pun langsung memberikan testpack ke Dafa. Dafa yang menerima testpack binggung karena dia tidak mengerti.
__ADS_1
" gimana daf hasilnya?" tanya mama yang sudah tidak sabaran.
" gak tahu mah, Dafa gak ngerti." ucap Dafa memperlihatkan hasil testpack nya.
" Alhamdulillah ya Allah, sayang akhirnya kamu hamil. selamat ya sayang." ucap mama yang langsung mengelus rambut Ara.
Dafa yang mendengar mama nya bicara langsung menatap Ara
" sayang yang di bilang mama benar kan."
Ara mengangguk memberikan jawaban,dafa langsung memeluk Ara dan langsung menciumi seluruh wajah Ara.
" selamat ya dek?" ucap kak Kinan.
" makasih kak."
" selamat ya nak, dan kamu Dafa harus jagain Ara dan calon anak kalian." ucap papa.
" oh iya, berarti nanti kalian harus ke rumah sakit untuk periksa." ucap mama.
" iya mah, tapi kok Ara gak ngerasa apa-apa ya ma. kan kalau kak Kinan setiap pagi mual - mual. tapi kok Ara nggak ya." kata Ara.
" gak semua orang hamil ngalamin mual ada juga yang nggak. kaya kamu, kamu nggak ngerasain apa - apa. tapi karena hamil sepertinya ***** makan kamu meningkat."
" iya sih mah Ara jadi doyan makan."
__ADS_1
" nggak apa-apa yang penting ibu dan calon bayinya sehat." ucap mama.
mereka pun larut dalam kebahagiaan apa lagi Gavin dia senang sekali karena dia akan punya adik dua. sama seperti Ara dari tadi senyumnya selalu mengembang.