
" assalamualaikum sayang." ucap mami ketika masuk rumah.
" walaikum salam, mami Ara ada di ruang TV." teriak Ara.
mami pun menghampiri Ara di ruang tv dan langsung duduk di sebelah Ara.
" nih sekarang kamu coba mami pengen tahu hasilnya." ucap mami sambil memberikan testpack ke Ara.
Ara langsung mengambil testpack dan masuk kedalam kamar mandi. Ara langsung mencobanya, dia harap-harap cemas dengan hasilnya. dia langsung menangis begitu melihat dua garis merah, dia langsung keluar kamar mandi.
" gimana sayang hasilnya?" tanya mami yang memang sudah menunggu di depan kamar mandi.
Ara langsung memperlihatkan testpack ke mami.
" Alhamdulillah ya Allah." ucap mami begitu melihat hasilnya.
" sekarang kamu duduk aja. jangan capek-capek . mami buat pesanan kamu dulu kamu duduk di sini nanti mami suruh bi Sumi bawain kamu buah." ucap mami sambil menuntun Ara ke sofa.
mami langsung pergi ke dapur untuk membuat sop iga dan juga puding. tapi sebelumnya mami menyuruh bi Sumi untuk memotong semangka untuk Ara.
" sayang sop nya sudah matang mau makan sekarang." tanya mami.
" mau mi."
Ara menuju meja makan, mami memberikan semangkuk SOP iga. Ara yang mencium wanginya sudah tidak sabar ingin mencobanya. Ara pun langsung makan dengan lahapnya bahkan dia minta nambah lagi. sang mami sangat senang melihat Ara makan dengan lahap.
setelah makan Ara dan mami pun ngobrol menunggu Devan dan Devin pulang sekolah.
" Kira-kira anak Ara cewek atau cowok lagi ya." tanya Ara.
__ADS_1
" cewek atau cowok sama aja yang penting sehat Wal Afiat."
" iya mih."
" kamu telpon Tante sisi aja Ra, buat janji periksa nanti malam." ucap mami.
" oh iya nanti Ara chat Tante sisi kalau sekarang Ara belum tahu mas Tama pulang jam berapa?.' ucap Ara.
" ya udah."
" mih bang Faris usah punya calon lagi belum mih." tanya Ara.
" belum ada yang di kenalin ke mami."
" rencananya Ara mau jodohin bang Faris sama Kimi. mami ingat kan Kimi."
" yang adiknya teman kamu di London itu."
" mami sih setuju aja Kimi anaknya baik, mandiri dan cantik. permasalahannya Kimi mau nggak."
" kalau mami setuju aku mau deketin mereka berdua mih. kalau sama bang Faris kan sudah jelas jadi Ara tenang ngelepasnya."
" bukannya lagi itu Kimi di suruh magang di perusahaan papi ya."
" oh iya Ara juga lupa mih. coba Ara telpon ya mih."
Ara pun menelpon Kimi.
" assalamualaikum Kim."
__ADS_1
" walaikum salam kak, kakak apa kabar?."
" kakak baik, kamu sendiri udah lama nggak jenguk kakak loh."
" maaf kak dua bulan ini Kimi benar-benar sibuk magang dan kuliah."
" kamu magang dimana?."
" di kantornya papinya kak Ara."
" kok kamu nggak bilang sih."
" masa sih kak Kimi nggak bilang sama kakak. perasaan Kimi bilang deh."
" ya udah nggak usah di pikirin kakak senang kamu magang di perusahaan papi. nanti main kemari Kim."
" iya kak, aku juga kangen sama si kembar."
" sudah dulu ya Kim, assalamualaikum."
" gimana? Kimi jadi magang."
" iya mih sudah dua bulan."
" berarti bagus jadi nanti mami bakal bikin mereka bisa dekat."
" caranya mih?."
" sudah serahin ke mami, mami jamin Abang kamu pasti bakal jatuh cinta sama Kimi."
__ADS_1
" ok Ara percaya sama mami."