Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
60. hari baru tanpamu


__ADS_3

semua sudah berkumpul di meja makan, dan mereka sangat bahagia hari ini karena Ara sudah tidak terpuruk lagi seperti kemarin.


" terima kasih nak sudah mau bangkit lagi. papa senang nak." ucap papa Gilang.


" Ara yang berterima kasih karena kalian selalu bersama Ara, memberi Ara semangat." ucap Ara.


mereka pun menikmati sarapan pagi begitu nikmat.


hari ini seharian Ara menghabiskan waktu bermain dengan kedua buah hatinya. beruntung peristiwa penculikan kemarin tak membuat mereka trauma. Ara beruntung di kelilingi orang - orang yang menyayangi nya.


siang ini papa Gilang mengumpulkan kami semua.


" gini almarhum eyang sebelum meninggal ingin membangun rumah sakit di tanah yang eyang kamu punya. papa dan om sakti berniat mau membangun rumah sakit tersebut mulai Minggu depan jadi kemungkinan mama dan papa akan tinggal sementara di Bandung. buat kamu Ara terserah kalau kamu mau tinggal di sini selama mama dan papa di Bandung tapi kalau kamu mau tinggal sama mami dan papi kamu silahkan. terserah sama kamu jangan mikir mama dan papa ngusir kamu karena Dafa sudah nggak ada." ucap papa.

__ADS_1


" iya pa, Ara juga berpikiran begitu tapi Ara mau ngomong dulu ke mami dan papi." ucap Ara.


" oh iya Ara mama dan papa itu sudah membagi semua aset milik mama dan papa ke Riani, Kinan dan Dafa. selama ini aset milik dafa masih papa yang pegang. jadi karena Dafa sudah tidak ada aset milik dafa papa berikan ke kamu." ucap papa.


" pa, bukan Ara gak mau menerima untuk saat ini Ara nerusin usaha cafe Ara aja. untuk aset milik dafa biar papa dan orang-orang papa aja yang mengelola. itu semua akan jadi milik Devan dan Devin besar nanti." ucap Ara.


" ya sudah, kalau begitu. papa hanya ingin membicarakan itu kalian juga sering-sering main ke Bandung kalau mama dan papa sudah pindah ke sana." ucap papa Gilang.


" oh iya Ara walaupun Dafa sudah tidak ada kamu jangan pernah sungkan meminta tolong sama kami. kami tuh tetap jadi kakak kamu." ucap kak Riani.


" iya Ra, berapa tahun kita tinggal satu atap baru kemarin mas bian melihat kamu terpuruk. untung sekarang kamu sudah bangkit lagi." ucap mas bian.


kini Ara sedang berada di ruang tv karena buah hatinya sedang belajar mewarnai di ajari oleh kakeknya. sedangkan kak Kinan dan kak Riani sudah pulang ke rumah mereka.

__ADS_1


" ma, besok mama ada acara gak ma?" tanya Ara.


" gak ada sayang besok mama ada di rumah ." jawab mama.


" besok Ara mau ke cafe, jadi Ara mau nitip si kembar ke mama." ucap Ara.


" kamu sama siapa aja pakai nitip segala. " ucap mama desy


" oh iya Ra, sering- sering kamu bawa si kembar menemui orang tua kamu." ucap papa gilang


" iya Ra, kasihan mereka selama ini mereka tersiksa karena jauh dari kalian. sekarang sudah tidak ada lagi pengganggu jadi sering - sering temui mereka." ucap mama Desy.


" iya ma, rencananya lusa Ara akan membawa anak-anak ke rumah orang tua Ara kan mereka belum tahu rumah opa sama Omanya." ucap Ara.

__ADS_1


hari semakin malam Ara pun memutuskan untuk mengajak anak-anaknya tidur.


__ADS_2