Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
147.


__ADS_3

mereka akan kembali ke Jakarta sore ini, dan mereka akan janjian dengan Devan dan Devin langsung ke bandara. Ara dan rombongan sudah sampai di bandara sedang menunggu Devan dan Devin. tak berapa lama Devan dan Devin pun datang.


" maaf lama ya nunggunya." ucap mereka berdua


" nggak juga bang. ya udah kalian cek in dulu." ucap Ara.


Devan dan Devin pun menuruti kata sang mama mereka pun pergi untuk cek in dulu.


" dek makan apa-apa Abang bagi dong." ucap Devin.


" chicken bites sama kentang goreng." jawab Caca sambil menyodorkan kantong berisikan chicken bites dan kentang goreng.


" Abang minta ya." Caca hanya mengangguk.


" oh iya ayah lupa kemarin tanya kalian. kalian nanti di tugaskan dimana?" tanya mas Tama.


" Devin dapat tugas di Bogor."


" Devan di Jakarta ya. di tempatnya om Gusti teman ayah."


" baguslah kalian tak jauh-jauh,"


" iya yah."


pesawat yang kami tumpangi pun take off menuju Jakarta, dua jam perjalan kami pun sampai bandara. kami pun di jemput oleh supir hanya Jonathan saja yang pisah karena dia langsung pulang


sampai rumah ternyata semua keluarga menyambut kedatangan mereka termasuk keluarga Dafa. semua memberikan ucapan selamat kepada Devan dan Devin.


" bang tugas dimana?" tanya bang Farrel.


" aku di Bogor." ucap Devin.


" kalau Devan di Jakarta tempatnya om Gusti."

__ADS_1


" wah berarti udah nggak LDR-an lagi dong bang." ledek kak Audrey


" terus kapan nih cucu nenek mau mengakhiri masa lajangnya." tanya mama nya Dafa.


" insyaallah secepatnya nek, doain aja yang terbaik buat aku sama bintang." ucap Devan.


" terus kamu Vin." tanya bang farrel.


" tunggu tanggal mainnya aja." jawab Devin.


" tunggu tanggal mainnya aja. permasalahannya emang kamu punya pacar." ledek bang farel.


" Devin nggak mau pacaran Devin mau langsung nikah aja."


" gaya mu.'"


" mendingan suruh bang Gavin aja tuh nikah." ucap Devin.


" itu udah pasti bulan depan gue bakal nikah tunggu undangan dari gue."


" serius lah, gue tunangan sama dia enam bulan yang lalu dan bulan depan gue bakal nikahin dia. tadinya tahun depan karena papa minta gue pegang perusahaan yang ada di London jadi di percepat." jelas Gavin.


" terus calon Lo mana bang? kok Lo nggak ajak."


" dia menyelesaikan pekerjaan dia dulu sebelum pernikahan kita, karena dia mau begitu menikah dia akan meninggalkan kariernya dan memilih menjadi ibu rumah tangga aja."


" Abang tahu nggak siapa calon istrinya bang Gavin." celetuk Caca.


" siapa?."


" Casandra Javier, penyanyi yang terkenal itu bang yang cantik banget itu loh."


" serius bang." tanya Devin.

__ADS_1


Gavin hanya mengangguk.


" pasti lo pelet ya bang, makanya dia mau sama Lo "


" sorry ya gue tuh ganteng jadi jangan heran seorang Casandra Javier mau sama gue. emang Lo jomblo."


semua orang hanya menonton perdebatan mereka yang memang biasa kalau sedang kumpul. akhirnya semua berkumpul saling melepas rindu.


keesokan harinya Devan dan Devin masih libur, Devin memilih pergi dengan sakti. sedangkan Devin memilih di rumah karena nanti sore dia mau menjemput bintang dan pergi dengannya.


" mama nggak ke cafe." tanya Devan ketika melihat mamanya ada di rumah.


" oh nanti siang mama ada kegiatan sama ibu- ibu Persit."


" oh... mah Devan boleh ngomong ga?."


" ada apa nak."


Devan pun duduk di sebelah Ara.


" mah kalau Devan mau melamar dan nikahin bintang menurut mama gimana.?" ucap Devan.


Ara langsung menatap putra sulung dia melihat bahwa putranya sungguh-sungguh dengan ucapannya.


" Alhamdulillah, kalau kamu berani ngambil keputusan. toh kalian juga pacaran dari SMA yang memang semestinya kamu memberikan bintang ke jelasan. kalau mama setuju kamu menikahi bintang ."


" mama serius."


" mama serius tinggal kapan kamu siap kita bakal melamar bintang buat kamu."


" makasih mah." ucap Devan sambil memeluk mamanya.


' oh iya bang kamu bilang langsung ke ayah Tama, walaupun dia bukan ayah kandung kamu tapi dengan kamu minta langsung ke ayah untuk melamarkan bintang untuk kamu pasti ayah kamu pasti merasa senang karena di hargai oleh kamu."

__ADS_1


" iya mah nanti Abang yang bilang langsung ke ayah."


__ADS_2