
setelah bersih-bersih dan ganti baju Ara pun naik ketempat tidur. tak lama Dafa pun naik ke tempat tidur. dan duduk di samping Ara.
" sayang kita telpon mami Sama papi yuk. kita kasih tahu kalau mereka bakal punya cucu. mereka pasti senang akan menjadi kakek dan nenek" ucap Dafa yang sedang mencium perut Ara.
" nanti aja ya, by." ucap Ara.
selama dia tinggal di London hanya berapa kali dia telpon orang tuanya. mereka jarang komunikasi.
" sekarang yang." ucap Dafa.
Ara pun mau menelpon maminya tapi tidak di angkat-angkat. telpon papinya juga nggak di angkat. akhirnya Ara pun menelpon bang farrel.
,📞 " assalamualaikum, Abang."
📞 " walaikum salam, dek video call aja."
ara pun mengganti dengan video call
📞 "Abang." saat melihat wajah abangnya
📞" dek gimana di sana sehat-sehat kan."
📞" Alhamdulillah sehat bang."
📞" kamu sendirian dek."
Dafa pun ikut nimbrung
📞' gak bang, Abang gimana kabarnya?"
📞" baik daf. daf adek gue loe kasih makan apa kelihatan gemukan."
📞" di kasih maka" kamu gemukan Lo."
📞" udah jangan di bahas lagi soal berat badan. oh iya Abang lagi di mana?"
__ADS_1
📞" di rumah."
📞" kok adek telpon mami papi gak di angkat."
📞"mami sama papi pergi ke Jepang nyusul bang Faris Sama istrinya."
📞" oh... acara apa di Jepang."
📞" bang Faris sama istrinya jalan-jalan ke Jepang sampai Jepang bang Faris dapat musibah jatuh kakinya retak. jadi mami sama papi suruh nyusul karena istrinya bang Faris dia nggak mau ngurusin bang Faris karena dia mau jalan-jalan."
" ih dasar." gumam Ara yang masih terdengar.
📞 " emang ada apa dek."
📞 " gak cuma mau ngasih tau kalau Abang bakal punya keponakan."
📞 " maksudnya dek."
📞 " iya adek lagi hamil."
📞 " ya udah ya bang nanti adek telpon lagi
Ara pun mengakhiri telponnya dengan bang farel.
Farrel senang mendapat kabar bahwa sang adik sedang hamil.
triing...triing ... papi calling 📞
📞"hallo dek ada apa?."
📞 " papi apa kabar? mami mana Pi"
📞 " baik, mami sedang ngurusin Abang kamu dia kena musibah."
nggak lama papi Mengganti menjadi panggilan video. dan terlihat wajah sang mami.
__ADS_1
📞 " hallo sayang gimana kabar kamu?"
📞 " baik mi."
📞 " ada apa sayang."
📞 " gak Ara mau ngasih tahu aja kalau Ara hamil."
semua yang ada di sana senang mendengarnya.
📞 " selamat ya sayang."
📞 " selamat ya dek jaga kesehatan dan juga calon bayinya." papi yang muncul di layar ponsel.
📞 " selamat ya dek, kamu di sana baik - baik aja kan." bang Faris yang ikut muncul.
📞 " Abang katanya kakinya retak ya
📞 " iya kamu tahu dari mana?
📞. " tahu dari bang Farrel.
📞 " dek udah berapa bulan." mami mengambil
📞 " Lima Minggu mi. adek hamil anak kembar mi.
saat sedang telponan mbak Nadia datang dan mendengar pembicaraan kami.
" sini nak, ini adik ipar mu ngasih kabar ke mami kalau dia sedang hamil. " ucap mami sambil mengarahkan ponsel mami ke mbak Nadia.
" maksud kamu apa dek, kamu mau pamer atau mau ngeledek. kamu bisa hamil mbak ga gitu. semoga aja bayi kamu nggak kenapa-kenapa ." ucap mbak Nadia.
deg... Ara langsung mematikan sambungan telponnya. air matanya mengalir deras dia tidak menyangka kakak iparnya akan berbicara seperti itu.
entah mengapa dari awal kakak iparnya tidak menyukai dirinya.
__ADS_1