
mama Desy yang sudah berada di ruang operasi, air matanya mengalir deras melihat keadaan mantunya yang menyedihkan. mama Desy pun langsung memeluk sang menantu. tak lama Ara pun jatuh pingsan, Ara pun di larikan ke IGD.
Ara pun membuka mata di lihatnya dia melihat sekelilingnya dia mencoba mengingat lagi. tapi tak lama mami menghampiri.
" sayang akhirnya kamu siuman juga." ucap mami.
" adek kenapa mi ?" ucap Ara binggung.
" kamu pingsan sayang. oh iya anak-anak kamu sudah sadar dari pengaruh obat bius mereka sudah berada di ruang rawat." ucap mami.
Ara seketika pun langsung mengingat keadaan Dafa. Dia pun langsung bangun dari tidurnya.
" sayang kamu mau kemana?" tanya. mami panik.
" adek mau ketemu Dafa mi." ucap Ara sambil turun dari ranjang.
" tapi kamu masih sakit sayang." ucap mama khawatir.
__ADS_1
" adek udah nggak apa-apa mi."
karena terus memaksa akhirnya mami pun menemani Ara menemui Dafa. Dafa sudah selasai operasinya tapi keadaannya masih kritis. dan kini Dafa di rawat di ruangan ICU.
mama Desy yang melihat mantu dan besannya mendekat langsung bangkit dan menghampiri mereka.
" mama aku mau ketemu Dafa ma." ucap Ara memeluk mama mertuanya.
" Dafa belum bisa di jenguk kamu yang sabar ya. sekarang lebih baik kamu temui anak-anak kamu." ucap mama Desy.
" tapi Ara mau Lihat Dafa ma." ucap Ara lirih.
" gak apa-apa ma, yang penting Ara sudah bisa melihat wajah Dafa." ucap Ara.
Ara pun akhirnya bisa melihat wajah Dafa walaupun dari balik kaca. di pandangi wajah orang yang berapa tahun ini selalu berada di sampingnya. selalu menyayangi dan mencintainya. selalu menjadi sumber ke kuatannya. rasanya hati Ara bagai di rujuk oleh pisau berkali-kali melihat Dafa tak berdaya di dalam sana.
semua yang berada di sana tak kuasa menahan air matanya melihat betapa terlukanya Ara melihat kondisi Dafa.
__ADS_1
kini Ara sudah berada di ruang rawat anaknya. Ara terus menciumi kedua putranya yang kini sedang tertidur.
FARIS POV
Faris langsung menghampiri istrinya yang sedang di bawa ke mobil oleh petugas.
plak...
" kenapa kamu melakukan ini Nadia? aku sayang kamu, aku selalu melakukan semuanya untuk kamu. kenapa Nadia?" ucap Faris emosi.
" kamu kira aku nikahin kamu karena mencintai dan menyayangi kamu. aku nikah sama kamu cuma ingin nguasi semua aset keluarga mahesa. kalau aku menikah dengan kamu karena cinta ngapain aku repot-repot ngejebak Tami."
" maksudnya." potong Faris
" asal kamu tahu aku yang ngatur seolah-olah Tami berselingkuh dan tidur dengan lelaki lain. dan rencana aku juga mendepak Ara dan farrel dan aku berhasil. tapi sayang si tua Bangka Anthony mengetahui semua rencana aku. kalau tidak aku sudah bisa menguasai semua aset Mahesa group." Nadia pun dibawa menuju kantor polisi.
Faris pun tersulut emosi mendengar pengakuan Nadia. dia pun mencoba untuk memukul Nadia tapi langsung di cegah oleh pihak berwajib.
__ADS_1
akhirnya Faris pun pergi ke rumah sakit dia tidak berani mendekat. perasaannya campur aduk apa lagi dia melihat adiknya begitu terpukul melihat sang suami tertembak. rasanya Faris tidak sanggup dia juga punya andil atas apa yang di derita sang adik saat ini.