
semua larut dalam pesta ulang tahun si kembar walaupun bukan pesta mewah tapi cukup berkesan.
" Bu maaf ada mbak Kimi di depan." ucap bi Sumi yang menghampiri kami.
" hallo semua." sapa Kimi dengan senyum merekahnya
" maaf Bu saya sudah suruh tunggu di luar saya gak nyangka kalau ikut masuk." ucap bi Sumi sedikit takut karena mereka tahu semua yang ada di sana tidak menyukainya.
" nggak apa-apa bi."
Kimi menyalami mereka satu persatu dengan tanpa dosa.
" hai bang Faris apa kabar?." sapa Kimi saat melihat bang Faris keluar dari dalam rumah. wajah Kimi berbinar bahagia saat menyapa bang Faris.
" baik." jawab bang Faris dengan nada dingin dan berjalan pergi mengendong Naufal.
" bang Faris Kimi mau bicara? bang Faris nggak Kimi." semua yang ada di sana mengerutkan keningnya.
Ara yang tidak mau mengacaukan pesta anaknya karena ulah Kimi. karena Ara tahu rencana Kimi setelah keluar penjara kemarin teguh teman mas Tama menceritakan rencana Kimi dari orang yang di tunjuk polisi untuk menjaga anaknya Kimi. iya saat Kimi masuk penjara ternyata di sedang hamil dua bulan. orang tersebut bilang kalau Kimi bercerita kalau dia bebas dia akan kembali ke tempat kakak angkatnya dan dia akan menerima Abang dari kakak angkatnya untuk menjadi istrinya walaupun dia nggak pernah suka. setidaknya dia bisa numpang hidup. Ara dan mas Tama cukup geram dengan Kimi. mas Tama langsung menceritakan rencana
" kak bang Faris marah ya sama Kimi karena kimi tolak waktu itu. sekarang Kimi sadar kok kalau bang Faris yang terbaik buat Kimi." ucapan Kimi membuat yang lain mengerutkan keningnya.
" kakak tolongin Kimi bilang ke mas Faris kalau sekarang Kimi sudah cinta sama bang Faris."
Ara hanya diam.
" kak tolongin Kimi kak, Kimi nggak mau kehilangan bang Faris."
" sayang." teriak bang Faris memanggil kak mawar.
Kimi yang mendengar teriakan bang Faris memanggil sayang senyumnya langsung merekah.
" bang Faris pasti manggil Kimi karena bang Faris masih cinta kan ke Kimi." ucap Kimi dengan pedenya
bang Faris mengerutkan keningnya dia merasa jijik melihat Kimi yang sekarang. dia juga tak habis pikir kenapa dia pernah suka dengan wanita nggak tahu malu ini
__ADS_1
" maaf saya tidak memanggil anda tapi memanggil istri saya " ucap bang Faris menekankan kata istri biar Kimi tak mengganggunya.
" dia istrinya bang faris.' tunjuk Kimi." bang Faris nggak salah dia nggak patas bersanding dengan kamu bang, cewek udik kaya gitu lihat aja pakaiannya."
" terus yang pantas siapa? kamu ?." ucap bang Faris ketus.
" jelaslah aku yang pantas, cantik, seksi dan juga modis. kalah..."
" istri saya memang tidak modis. istri saya juga tidak seksi. tapi istri saya seorang perempuan yang bisa menjaga harkat martabat suami dan juga keluarganya. istri saya berdandan cantik dan berpakaian seksi hanya di depan suaminya tidak perlu mengumbar semua itu menjadi tontonan ke gratis pria-pria di luaran sana. kalau begitu apa bedanya dengan seorang penghibur."
deg...
ucapan menohok bang Faris sepertinya cukup menampar Kimi terlihat mukanya merah menahan marah.
"ayo sayang kita pergi dari sini Abang takut nambah dosa." ajak bang Faris sambil menggandeng tangan kak mawar.
Ara yang melihat kode dari suaminya langsung mengajak bicara tapi Ara juga memberi kode agar kak Kinan juga mengikutinya.
" Kimi bisa kakak bisa dengan Kimi di sana." Ara mengajak Kimi ke samping dekat rumah.
" kak maafin Kimi ya kak yang menghilang nggak ada kabar? Kimi tuh nggak ngelupain kakak. selama ini tuh kerja di luar kota biar nggak merepotkan kakak." Kimi mulai menjalankan dramanya.
" kak tolong kimi kak, Kimi sangat mencintai bang Faris kepergian Kimi keluar kota menyadarkan Kimi kalau Kimi sangat mencintai bang Faris Kimi mohon kan bantu Kimi."
" Kimi, lebih baik kamu lupain bang Faris. bang Faris sudah menikah dan dia bahagia dengan keluarganya.' ucap Ara lembut
" kenapa harus Kimi yang di suruh melupakan bang Faris kenapa nggak wanita udik itu."
" karena bang Faris mencintai istrinya."
" benar kata Ara Kimi Faris sangat mencintai istrinya."
Ara dan kak Kinan benar kesal dengan keras kepalanya Kimi. mereka berdua sudah nggak tahu lagi mau ngomong apa?.
" oke memang kalian nggak mau bantuin aku jangan salahkan kalau aku berbuat nekat." ancam Kimi.
__ADS_1
" sudah lah Kimi, jangan berbuat hal yang merugikan kamu. tobat Kim, kembali seperti dulu lagi."
" sudahlah kak aku nggak butuh ceramah kamu. sekarang yang aku butuh kakak suruh bang Faris ceraikan istrinya sekarang dan suruh nikahin aku sekarang juga. kalau nggak jangan salahkan kalau aku membunuh kalian semua." Kimi mengambil pistol dalam tasnya dan menodongkan ke Ara.
" Kimi kamu sudah gila."
" iya aku sudah gila, memang kenapa kalau aku sudah gila."
" kak Kinan panggil yang lain."
" diam di situ jangan kemana-mana atau aku tembak kalian."
" Kimi kamu benar-benar gila." ucap kak Kinan marah.
" iya aku memang gila, sekarang kalian tinggal pilih nyawa kalian atau pilih memaksa bang Faris menceraikan wanita udik itu dan nikah dengan aku."
" aku tidak takut mati jadi yang aku pilih pilihan pertama." ucap Ara terkesan meledek Kimi.
Kimi terpancing oleh jawaban Ara . " kak kira aku becanda, aku serius."
dor...
Kimi melepaskan satu tembakan. dan kak Kinan menjerit histeris saat tahu tembakan itu mengenai lengan Ara.
semua orang yang ada di taman belakang kaget dan panik saat mendengar suara tembakan semua berlari ke arah suara tembakan. mereka melihat Ara tersungkur kebawah sambil meringis memegang lengannya sambil di peluk kak Kinan. di depan mereka Kimi berdiri sambil memegang pistol. anak-anak yang melihat itu menangis kenyang dan membuat para Oma, nenek, eyang dan para aunty menenangkan mereka tapi tidak dengan Devan dan Devin mereka berlari menghampiri Ara. menguatkan Ara.
Devan yang melihat lengan mamanya terus mengeluarkan darah. dia langsung berinisiatif membuka jaketnya untuk menekan luka Ara agar darah nya tak keluar. entah dia melihat itu dimana tapi memang tak banyak lagi darah yang keluar.
sedangkan mas Tama yang melihat itu langsung berlari ke arah Kimi. menendang tangan Kimi sehingga pistol terpental jauh. lalu dia mencekik Kimi.
" wanita gak tahu di untung di urus sama istri saya karena sebatang kara ini balasan kamu. " teriak mas Tama dengan mode siap untuk membunuh.
sedangkan Kimi sudah kesulitan bernapas.
" stop tam, lo bisa membunuh dia? biar penegak hukum. mendingan Lo cepat urus Ara sebelum dia kehabisan banyak darah." ucap bang farel menyadarkan mas Tama. mas Tama pun langsung melepas tangannya dari leher Kimi dan langsung menghampiri sang istri.
__ADS_1
mas Tama langsung membawa Kimi ke rumah sakit diantar oleh langit dan bagus adik dan adik ipar mas Tama. dan si kembar juga ikut karena mereka memaksa untuk ikut.
Kimi langsung merosot duduk lemas dan batuk-batuk setalah mas Tama melepas cekikan nya. bang Farrel yang melihat mas Tama sudah melepas cekikan nya. bang Farrel langsung mencekal tangan Kimi dan menarik tangan Kimi kebelakang dan langsung dia ikat pakai tali yang sebelumnya dia minta. Kimi sempat berontak saat akan diikat tapi tenaganya masih kalah kuat dengan bang farrel begitu juga dengan mulutnya dia terus mengumpat tidak jelas.