Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
episode 36


__ADS_3

malam ini Ara merasakan perutnya sakit sekali. dia pun membangun Dafa yang sedang tertidur pulas.


" by, bangun by!." panggil Ara membangunkan Dafa.


Dafa yang merasa ada yang membangunkan dirinya. Dafa pun mencoba membuka matanya. Dafa pun langsung membuka matanya lebar saat melihat istrinya sedang meringis kesakitan.


" yang kamu kenapa? mana yang sakit?." ucap Dafa panik.


" by kayanya aku mau melahirkan deh by." ucap Ara.


" bukanya masih dua Minggu lagi ya." ucap Dafa.


" gak tahu tapi ini sakit by." ucap Ara sambil meringis kesakitan.


" tunggu ya aku bangunin kak Kinan kita ke rumah sakit." ucap Dafa yang langsung pergi ke kamar kakaknya.


tok...tok ...kak


tak lama kak Kinan pun membuka pintu kamarnya.


" ada apa daf?." tanya kak Kinan.


" Ara kayanya mau melahirkan kak." ucap Dafa.


" ya udah kamu siap- siap dulu, kakak mau bangunin bi Iyem Dan juga Kimi buat jagain alisha dan Gavin." ucap kak Kinan.

__ADS_1


Dafa pun kembali ke kamarnya.


" sayang aku ganti baju dulu ya. trus kita ke rumah sakit " ucap Dafa.


tak lama kak Kinan, mas bian , bi Iyem Sama Kimi pun masuk ke kamar Dafa.


" ayo kita berangkat, mana perlengkapan yang mau di bawa daf?" tanya kak Kinan.


" itu kak di sana." tunjuk Dafa.


" bi Iyem doain Ara ya?." ucap Ara yang masih terus meringis menahan sakit.


" iya non bibi doain semoga lancar lahirannya, non dan dede bayinya sehat - sehat."


" makasih bi, Kimi doain kakak ya." ucap Ara beralih ke Kimi.


Dafa pun langsung menggendong Ara menuju mobil. selama perjalanan Dafa pun setia mendampinginya Ara.


" by, sakit !"


" sabar ya sayang dikit lagi sampai." ucap Dafa yang terus mencium pucuk kepala ara.


sepuluh menit perjalanan akhirnya mereka pun sampai ke rumah sakit. Dafa pun membawa Ara ke IGD rumah sakit.


" sus tolong istri saya sudah mau melahirkan.' ucap Dafa.

__ADS_1


" tunggu ya pak saya panggil dokter Emily dulu." ucap suster.


dokter Emily pun datang.


" kita periksa dulu ya." dokter Emily pun memeriksa kondisi Ara.


" sus bawa pasien ke ruang bersalin pasien akan segera melahirkan." ucap dokter Emily lagi.


Ara pun dibawa ke ruang bersalin.dafa dengan setia selalu berada di samping Ara. walaupun dia mendapatkan cakaran dari Ara.


" by sakit by." teriak Ara.


" sabar sayang, ayo kamu pasti bisa demi anak-anak kita sayang." ucap Dafa.


" ayo Bu, dikit lagi bayi akan keluar." ucap dokter Emily.


Ara pun langsung mengambil nafas dan mengeden tak lama suara bayi pun terdengar. satu bayi laki-laki sudah berhasil Ara lahirkan.


Lima menit kemudian lahir lagi sosok bayi laki-laki lagi. Ara yang mendengar suara tangis anaknya seketika rasa sakit yang ia rasakan tadi hilang seketika.


" makasih ya sayang, kamu sudah ngasih dua jagoan kecil buat aku. I love you." ucap Dafa yang terus menciumi Ara.


" love you too ,by." balas Ara.


setelah bayinya di berikan Dafa pun segera mengadzani bayi-bayi mereka. setelah itu baru bayi-bayi mereka di berikan ke Ara. Ara menangis haru saat bayi kembar nya berada dalam dekapannya. dia sangat bahagia melihat dua jagoan kembarnya.

__ADS_1


" sudah dulu ya Bu, bayinya kami bawa dulu ke ruang bayi. nanti kami antar ke ibu saat pemberian ASI." ucap perawat.


Ara dengan ter paksa membiarkan para perawat mengambil bayi kembarnya dari pelukan Ara.


__ADS_2