
" tapi masih suka ketemuan sama bang Faris kan." tanya Ara.
" jujur setelah kamu pergi Abang jarang ngobrol sama bang Faris. malah sehabis Abang nikah sama sekali tak ada komunikasi dengan bang Faris. tapi pernah Abang ketemu sama bang Faris di satu tempat. Abang yang melihat bang Faris langsung tersenyum dan ingin menyapa. tapi bang Faris malah membuang muka, Abang kaget kenapa bang Faris membuang muka apa yang salah dengan Abang perasaan Abang gak punya salah sama bang Faris." ucap Dafa.
" masa sih bang Faris membuang muka, bukan bang Faris banget deh." ucap Ara heran.
Farrel on.
siang itu farrel sedang ada kegiatan di suatu tempat. Farrel nggak sengaja melihat sang Abang ada di sana juga. saat bang Faris melewatinya farrel pun langsung tersenyum. tapi farrel cukup kaget karena mendapati bang Faris justru membuang muka. farrel yang melihat sikap Abangnya, farrel pun langsung menghampiri bang Faris.
" bang Faris." panggil farrel.
Faris yang mendengar namanya di panggil langsung berhenti. melihat bang Faris berhenti Farrel pun langsung menghampiri.
" apa?." tanya Faris dingin.
__ADS_1
Farrel kaget dengan nada bicara sang Abang yang dingin terhadapnya.
" Abang kenapa sih?." Farrel balik bertanya.
" kenapa? kamu yang kenapa? Abang benar-benar kecewa sama kamu. Abang nggak nyangka punya adik Yang kurang ajar kaya kamu!. kamu boleh gak suka sama Nadia tapi kamu juga harus menghargai Nadia. Nadia itu istri Abang, Abang tidak akan diam aja kalau ada orang yang menghina istri Abang walaupun dia adiknya sendiri." ucap Faris ketus dan langsung pergi dari hadapan Farrel.
farrel yang mendengar omongan abangnya hanya bengong mencoba mencerna apa yang abangnya bilang.
Farrel sampai saat ini pun nggak tahu apa yang terjadi dengan abangnya
" masa bang, bang Faris kaya gitu. bang Faris bukan orang yang langsung ngambil keputusan untuk percaya sebelum mengkonfirmasinya." ucap Ara.
" itu yang Abang heran."
" adek kok nggak bisa menghubungi bang Faris ya bang. iya kayanya nomor adek di blokir deh." ucap Ara.
__ADS_1
" masa sih dek kamu kan adik kesayangannya. gimana bisa nomor kamu di blokir." ucap Farrel.
" bang kenapa ya aku tuh merasa kita makin jadi orang asing buat bang Faris, mami Sama papi. tapi hari ini adek tuh seneng banget karena bisa menemukan sosok mami dan papi seperti dulu tidak seperti berapa tahun terakhir ini." ucap Ara sedih.
" Abang juga merasa sikap mami dan papi kembali seperti dulu tidak seperti berapa tahun belakangan ini papi selalu bersikap dingin dengan kita berdua." ucap farrel.
" asal kamu tahu ya dek, bang Faris sama istrinya gak tahu kalau mami dan papi nemuin kamu. mereka tahu nya mami dan papi pergi ke Perancis. Abang yakin kalau mereka tahu sudah di pastikan mami dan papi nggak akan sampai sini. karena saat papi menghubungi Abang minta di cariin tiket kereta dari Perancis ke London. papi minta untuk dirahasiakan dari bang Faris. kamu curiga gak sama Nadia." ucap farrel lagi.
" curiga sih bang, tapi motifnya apa?" ucap Ara.
" sudahlah, kita hanya bisa berdoa . semoga bisa seperti dulu lagi." ucap farrel.
" amin..." Ara mengamini ucapan abangnya.
" ya udah kita kita masuk ke dalam." ucap farrel.
__ADS_1
akhirnya mereka pun kembali berkumpul Dangan yang lainnya.