Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
84.


__ADS_3

bang Faris mengendus kesal.


" kenal Kimi saat Ara masih di London saat Ara hamil berapa bulan gitu. Kimi mulai ikut Ara dan Dafa setelah mama dan kakaknya meninggal karena kecelakaan. karena Kimi sudah tak punya keluarga lagi jadi Dafa dan Ara memutuskan untuk Kimi ikut mereka dan Dafa yang membiayai. begitu masuk kuliah Kimi yang mendapat beasiswa dia sudah tidak lagi meminta ke Ara. dan dia juga memilih untuk tinggal sendiri kos dekat kampus. kalau tertarik bilang sama Ara pasti dia akan bantu. Kimi anak yang baik, penurut dan pintar. gue jamin itu." tukas Farrel berlalu pergi.


Faris POV


"maaf non Ara ada yang cari." ucap mang Diman yang tiba-tiba muncul.


" siapa mang?." tanya Ara.


tiba-tiba muncul gadis manis berambut lurus sebahu dengan senyum manis wajahnya.


deg


persekian detik Faris terpesona dengan gadis yang baru muncul. dan dia pun bertanya dalam hati siapakah gadis itu.


" assalamualaikum."


" walaikum salam." jawab semua orang yang berada di sana.


" Kimi.... ya Allah kakak kangen tahu sama kamu. kirain kamu lupa sama kakak." Ara langsung memeluknya


" ya nggak pernah lupa lah kak sekarang Kimi cuma punya kakak." ucap Kimi sedikit ada rasa sedih.


setelah Ara melepas pelukannya dia pun langsung menyapa mami dan papi


" Tante apa kabarnya?." ucap Ara mencium tangan mami Sherly.

__ADS_1


" Alhamdulillah baik sayang, udah di bilang jangan panggil Tante panggil mami dan papi." jelas mami Sherly.


" iya mih." kini Kimi beralih ke papi Anthony." apa kabar pih?."


" Alhamdulillah papi baik, gimana kuliah kamu?."


"Alhamdulillah baik pih, tinggal cari tempat PKL terus bikin skripsi." jelas Kimi.


" sudah dapat tempat pkl-nya."


" belum pih."


" gimana kalau pkl-nya di perusahaan papi."


" nggak apa-apa pih Kimi PKL di sana."


" nggak apa-apa. oh iya Faris kenalin ini Kimi adik Alm. sahabatnya Ara di London." papi memperkenalkannya kepada ku." Kimi ini Faris Abang pertama Ara saat ini dia yang pegang perusahaan papi jadi nanti kamu nemuin dia aja kapan mau PKL."


" Kimi."


" eehheeem..." deheman farrel sontak membuat orang di sana menengok ke farrel. Faris pun langsung menoleh ke sang adik.


" kaya sudah lupa sama bang farel dan kak Audrey nih."


" nggaklah bang, Kimi nggak mungkin lupa. bang farel kak Audrey apa kabar?"


" kami baik Kim." jawab kak Audrey.

__ADS_1


kenapa yang lain mengenalnya hanya aku saja yang tak mengenalnya. tapi kenapa jantungku berdegup kencang saat tak sengaja menatap matanya dan juga saat menjabat tangannya.


aku terus memperhatikannya dia sepertinya gadis yang ceria dan mudah bergaul. terlihat dia berbaur dengan keluarga yang lainnya.


Faris terus menatap Kimi dari kejauhan tak tahu kenapa Faris seakan senang melihat senyum yang selalu terlukis indah di wajah cantiknya.


selesai pengajian Faris memilih menikmati segelas kopi di balkon atas dia sedikit memikirkan perasaannya yang aneh terhadap Kimi. sampai sang adik mengagetkannya.


" ya Allah dek ngagetin aja." ucap Faris yang terkejut melihat sang adik duduk di bangku sampingnya.


" ngelamunin apa sih bang."


" nggak, nggak ada." elak Faris.


" bang, Ara sudah menemukan pendamping hidupnya lagi. loe nggak mau cari pendamping hidup lagi." ucap farrel hati-hati takut bang Faris marah.


" doain aja dek, siapa sih yang nggak mau punya pendamping."


" kenapa nggak Deketin Kimi aja bang." ucap farrel antusias.


" Kimi masih muda mana mau sama Abang."


" coba dulu bang, siapa tahu Kimi jodoh Abang."


" kamu sepertinya kenal banget sama Kimi." ucap Faris menatap sang adik.


" ya lumayan kenal."

__ADS_1


" kenal kapan?." tanya farrel.


" kepo." ledek farrel yang tahu bang faris sedikit mulai tertarik tentang Kimi.


__ADS_2