Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
70.


__ADS_3

sebulan kemudian, semenjak sembuh dan kembali beraktivitas Lukman selalu shalat berjamaah di masjid. seperti subuh ini dia berangkat ke masjid untuk shalat berjamaah. tapi selesai shalat dia melihat seorang yang di kenal, dia pun bergegas ke luar masjid dan benar saja dia melihat Gilang.


" gilang." panggil Lukman.


" Hay man, senang gue lihat Loe sudah kaya dulu lagi." ujar Gilang memeluk sahabatnya.


" lagi ada di sini Loe."


" iya kangen cucu. jadi pulang dulu deh."


" oh iya Lang ada yang mau gue omongin sama loe."


" mau ngomong apa? mau dimana nih ngobrolnya?." tanya Gilang.


" gimana sambil jalan aja."


" ya udah."


mereka pun meninggalkan masjid.

__ADS_1


" Lang loe jangan tersinggung ya. ada yang mau gue tanyain." ucap Lukman


" santai aja kaya baru aja Loe kenal gue." ucap Gilang menepuk-nepuk pundak sahabatnya.


" gini Lang, kalau mantu loe si Ara ada yang suka dia dan mau nikahi dia Loe gimana?." ujar Lukman hati-hati.


Gilang memandang sebentar heran dengan sahabatnya bertanya seperti itu.


" sorry Lang kalau loe gak suka gue tanya itu." Lukman sedikit tidak enak karena melihat raut wajah Gilang.


" gak gitu man tumben loe tanya kaya gini. Loe kan orang yang paling gak suka ribet ngurusin orang. memang siapa yang suka sama Ara." ucap Lukman sedikit penasaran.


" kalau gue sih nggak masalah selama Ara nya juga suka dan terlebih lagi Ara kan sudah punya anak dan yang notabene cucu-cucu gue. gue sebagai orang tua kalau bisa dapat orang yang nggak cuma sayang sama emaknya aja tapi juga sama anak-anaknya. emang siapa sih man?." ujar Gilang.


tapi Lukman hanya diam.


" jangan loe bilang Tama yang suka sama Ara." ujar Gilang .


" kok loe tahu." Lukman kaget Gilang bisa menebak.

__ADS_1


" biasa aja kali. gue tahu tama suka sama Ara dari Dafa. dulu Dafa bilang saat mau di jodohi sama Ara. Dafa dulu sempat nolak saat mau di jodohi sama Ara walaupun dia juga suka ara.karena dia tahu kalau Tama mau pun Ara dulu sama-sama saling cinta."


" jadi mereka saling cinta." potong Lukman.


" jangan loe potong dulu dengerin penjelasan gue. Anthony juga tahu tapi kenapa Anthony melakukan ini untuk melindungi Ara dari Nadia." Lukman kaget." gue juga awalnya kaget Anthony minta buru-buru Dafa menikah dengan Ara. ternyata Anthony sudah punya firasat tidak enak. makanya dia berusaha dulu melindungi orang-orang yang dia sayang. ya yang pertama itu Ara, kenapa Anthony tidak meminta Tama buat jagain Ara. karena kalian dekat dengan Nadia, di tambah lagi Anthony tahu Dafa dapat beasiswa ke London. dan Ara juga sedang test untuk mendapatkan beasiswa ke London. dengan Ara pergi jauh dan putus komunikasi dengan keluarganya membuat Nadia percaya dan tak mengincar Ara. walaupun tetap aja akhirnya dia mengincar Ara juga. karena kejahatannya sudah di Ketahui oleh Anthony."


" Lang gue minta maaf ya gara-gara Nadia loe jadi kehilangan anak laki-laki satu-satunya." ujar Lukman yang merasa bersalah.


" itu sudah takdir Allah SWT kita doain aja semoga Dafa di tempat kan di surga nya Allah SWT."


" amin."


" jadi sebelum Dafa meninggal Dafa juga bilang sama gue, Desy dan juga kakak-kakaknya. untuk ngedeketin Ara dan Tama karena Dafa percaya selain karena mereka dulu saling mencintai. Dafa juga percaya Tama tidak hanya akan menjaga dan menyayangi Ara aja tapi juga ke dua anaknya. jadi tugas loe sama Tama adalah bilang ke Anthony dan suruh Tama mulai dekati Ara dan anak-anaknya. kami sekeluarga merestui." ujar Gilang.


Lukman bahagia mendengar itu di peluknya sahabatnya itu.


" makasih ya Lang "


" sudah ah, kita pulang nanti bini-bini kita ngoceh lagi."

__ADS_1


mereka pun meneruskan jalan pulang ke rumah.


__ADS_2