Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
47. alasan papi 1


__ADS_3

"aku pikir dengan ikut bersama Tante Andini dan om Raihan aku akan mendapatkan semuanya tanpa aku harus berbagi. tapi impian aku hilang begitu kamu lahir. ternyata aku hanya di jadikan sebagai anak pancingan. yang membuat aku membunuh mereka Karena mereka tidak adil sama aku. mereka memberimu semua saham perusahaannya. sedangkan aku hanya di berikan rumah saja. saat aku protes mereka bilang karena kamu adalah anak kandungnya jadi berhak mendapatkan itu semua. jadi satu- satunya cara Agar aku mendapatkan semuanya ya dengan membunuh orang tua kamu." ucap Nadia.


" andai saja orang tua kamu tidak keras kepala dan mau melimpahkan semua asetnya untuk aku. aku pastikan orang tua kamu dan juga pengacara sialan itu pasti masih hidup." lanjut Nadia dengan nada tinggi setelah itu dia tertawa dengan keras.


" dan sekarang kamu mau menggagalkan rencana ku ah..,itu tidak akan terjadi sebentar lagi aku akan menikah dengannya dan aku pastikan aku akan memegang kendalinya." ucap Nadia lagi.


" kamu lupa Faris punya 2 adik yang sangat dia sayangi dan juga orang tuanya juga sangat menyayangi mereka." ucap lelaki itu menatap tajam Nadia.


" tenang aja , mereka akan menuruti semua kemauan ku. untuk adik perempuannya aku pastiin dia akan pergi menjauh dari keluarganya. aku bakal bikin dia pergi dari rumah. kalau tidak bisa terpaksa aku akan membunuhnya. tidak hanya adik perempuannya tapi juga adik laki-lakinya."


setelah itu Nadia keluar dari dalam gedung dan berbicara dengan preman yang tadi.

__ADS_1


" kamu jaga dia jangan sampai lari." ucap Nadia.


" siap, oh iya gimana rencana menyingkirkan kedua adiknya Faris." ucap orang tersebut.


" kamu tenang aja kita lihat saja dulu. rencananya aku akan bikin mereka keluar dari rumah dan tidak tertarik dengan perusahaan Keluarganya. setelah kedua adiknya beres aku akan bikin kedua orang tua itu memberikan warisan semuanya hanya untuk Faris. setelah itu baru aku kan bikin Faris seolah kecelakaan otomatis semuanya jadi milik aku." ucap Nadia yang di anggukin oleh preman itu.


Nadia bisa sejahat itu.


" papi kenapa gak lapor polisi aja." ucap Farrel dengan emosi.


" inginnya, tapi papi juga memikirkan keselamatan kalian. asal kalian tau pulang dari sana papi langsung menyuruh orang untuk menyelidiki Nadia dan juga kematian om dan tantenya. dan papi juga binggung alasan apa untuk membatalkan pernikahan mereka yang tinggal 2 hari itu. dan alasan lainnya ternyata Nadia sudah berjaga jika kami tiba-tiba membatalkannya dia akan langsung menyuruh anak buahnya membunuh kami semua. makanya papi Sampai sekarang masih terus mencari bukti kejahatannya." ujar papi.

__ADS_1


" Lukman tahu kelakuan anaknya." ucap papa Gilang.


" berapa hari yang lalu Lukman masuk rumah sakit dan koma. karena mengetahui kalau kalau adik dan suami adiknya di bunuh oleh Nadia. Lukman shock akhirnya terkena serangan jantung."


" kok aku nggak tahu Lukman sakit padahal rumah kami depan- depanan." ucap papa Gilang lagi.


" aku tahu karena mereka menelpon Nadia kalau papanya masuk rumah sakit. tapi saat mendapat kabar tersebut Nadia terlihat biasa saja." ucap papi.


" ya mungkin karena tidak ada ikatan batin dan darah dengan mereka jadi sikapnya seperti itu." Ucap papa Gilang.


" maksud om Gilang Nadia bukan anak kandung om Lukman." tanya farrel.

__ADS_1


" om Lukman dan Tante Widya menemukan Nadia masih bayi. karena tidak ada yang mengaku akhirnya mereka mengadopsi Nadia." ucap papa Gilang.


__ADS_2