Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
83


__ADS_3

hari ini suasana di rumah Ara cukup ramai banyak saudara Ara yang sudah datang ke rumah Ara apalagi sore nanti acara pengajian akan diselenggarakan. saat ini Ara dan keluarga besarnya sedang berbincang di ruang keluarga.


" maaf non Ara ada yang cari." ucap mang Diman yang tiba-tiba muncul.


" siapa mang?." tanya Ara.


tiba-tiba muncul gadis manis berambut lurus sebahu dengan senyum manis wajahnya.


" assalamualaikum."


" walaikum salam." jawab semua orang yang berada di sana.


" Kimi.... ya Allah kakak kangen tahu sama kamu. kirain kamu lupa sama kakak." Ara langsung memeluk Kimi.


" ya nggak pernah lupa lah kak sekarang Kimi cuma punya kakak." ucap Kimi sedikit ada rasa sedih.


setelah Ara melepas pelukannya Kimi pun langsung menyapa kedua orang tua Ara.


" Tante apa kabarnya?." ucap Ara mencium tangan mami Sherly.


" Alhamdulillah baik sayang, udah di bilang jangan panggil Tante panggil mami dan papi." jelas mami Sherly.


" iya mih." kini Kimi beralih ke papi Anthony." apa kabar pih?."

__ADS_1


" Alhamdulillah papi baik, gimana kuliah kamu?."


"Alhamdulillah baik pih, tinggal cari tempat PKL terus bikin skripsi." jelas Kimi.


" sudah dapat tempat pkl-nya."


" belum pih."


" gimana kalau pkl-nya di perusahaan papi."


" nggak apa-apa pih Kimi PKL di sana."


" nggak apa-apa. oh iya Faris kenalin ini Kimi adik Alm. sahabatnya Ara di London." papi memperkenalkan Kimi ke bang Faris." Kimi ini Faris Abang pertama Ara saat ini dia yang pegang perusahaan papi jadi nanti kamu nemuin dia aja kapan mau PKL."


" kaya sudah lupa sama bang farel dan kak Audrey nih."


" nggaklah bang, Kimi nggak mungkin lupa. bang farel kak Audrey apa kabar?"


" kami baik Kim." jawab kak Audrey.


Kimi pun bergabung dengan keluarga besar Ara. Kimi sangat beruntung bisa bertemu dengan kak Ara yang sudah menganggap Kimi adiknya. kalau tidak ada kak Dafa dan kak Ara tidak tahu sekarang bagaimana nasibnya yang sudah sebatang kara.


pengajian di rumah Ara berjalan lancar. setelah pengajian dan makan malam semua orang beristirahat karena besok acara akad nikah dan resepsi akan dilaksanakan. kini Ara sudah berada di dalam kamar di temani oleh kedua anak kembarnya dan juga Kimi.

__ADS_1


di lain tempat farrel melihat bang Faris sedang duduk sendiri di balkon atas. farel pun langsung menghampiri sang Abang. Farrel langsung duduk di bangku samping Faris.


" ya Allah dek ngagetin aja." ucap Faris yang terkejut melihat sang adik duduk di bangku sampingnya.


" ngelamunin apa sih bang."


" nggak, nggak ada." elak Faris.


" bang, Ara sudah menemukan pendamping hidupnya lagi. loe nggak mau cari pendamping hidup lagi." ucap farrel hati-hati takut bang Faris marah.


" doain aja dek, siapa sih yang nggak mau punya pendamping."


" kenapa nggak Deketin Kimi aja bang." ucap farrel antusias.


" Kimi masih muda mana mau sama Abang."


" coba dulu bang, siapa tahu Kimi jodoh Abang."


" kamu sepertinya kenal banget sama Kimi." ucap Faris menatap sang adik.


" ya lumayan kenal."


" kenal kapan?." tanya farrel.

__ADS_1


" kepo." ledek farrel yang tahu bang faris sedikit mulai tertarik tentang Kimi.


__ADS_2