Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
88.


__ADS_3

Tama yang tahu saat ini istrinya sedang gugup. Tama pun memutar tubuh Ara menghadapnya kedua tangan Tama menangkup pipi Ara.


cup


" I love you Naura ghayda Az-Zahra Mahesa" Tama mencium sekilas bibir Ara.


Ara yang mendapat kan ciuman dari Tama wajahnya langsung bersemu merah merasakan bahagia juga malu.


" I love you too." balas Tama.


" ayo kita istirahat dulu sebelum kita berangkat ke hotel. pasti kamu lelah" Tama pun menarik Ara menuju tempat tidur.


" mas kalau mau tidur, tidur aja Ara belum ngantuk." ucap Ara menghindari Tama karena saat ini dia sangat gugup berdekatan dengan Tama.


Tama tahu kalau istrinya sedang gugup dia pun memegang tangan sang istri.


" yang dengerin mas kamu nggak usah takut mas nggak akan ngapain- pain kamu kok. kita istirahat ya karena nanti pas resepsi kamu nggak cepat capek."


ara mencoba menatap suaminya setelah yakin akan ucapan suaminya Ara pun menyusul Tama untuk naik ke tempat tidur.


sehabis shalat ashar semua rombongan pun berangkat menuju hotel tempat resepsi di selenggarakan. sampai hotel Ara pun kembali di rias.


sekitar pukul tujuh malam rangkaian acara resepsi di mulai. banyak tamu undangan yang hadir Ara dan Tama pun terus menyalami tamu yang seakan tidak berhenti.


sampai kedatangan abang-abangnya Ara.


" selamat ya tam, semoga cepat ngasih adik buat si kembar. " ucap farrel.


" kalau itu tenang aja." ucap Tama dan membuat mereka berdua tertawa.


" selamat ya tam." ucap kak Audrey.


" thank drey."


" selamat ya dek. kalau Tama macam-macam bilang sama gue."

__ADS_1


" emang Abang berani."


" maka dari itu bilang sama suami Lo. buat kakak ipar jangan kejam-kejam kalau ngasih tugas." di kesatuan Tama adalah atasan farrel.


" bilang aja sendiri."


" wah Lo ga asik dek."


" selamat ya dek."


" makasih kak Audrey."


di susul bang Faris.


" selamat ya tam, tolong jaga adik sama keponakan gue baik-baik."


" itu sudah pasti bang."


" selamat ya dek nurut sama suami."


" amin dek."


" selamat ya mas."


" makasih."


" selamat ya kak."


" makasih ya Kim." Ara memeluk Kimi." oh iya mas kenalin ini Kimi adik Alm. sahabat aku waktu di London karena dia sudah nggak punya siapa-siapa lagi jadi aku angkat dia jadi adik "


" hallo Kimi salam kenal."


" salam kenal juga mas."


lanjut dengan adik-adiknya mas Tama.

__ADS_1


" selamat ya mas, akhirnya gak jomblo lagi." ledek langit


" sialan loe. tapi thanks ya "


" selamat ya mas." ucap dara istri langit.


" makasih ya dar."


" selamat ya Ra, hati-hati dia kelamaan jomblo siap-siap di terkam." tunjuk langit ke Tama dan langsung mendapatkan tatapan tajam dari Tama.


" makasih mas langit."


" selamat ya Ra."


" makasih teh dara."


" selamat ya mas." ucap Anggia.


" makasih dek."


" selamat ya kak."


" makasih ya dek."


di lanjut suami Anggia memberi selamat. baru setelah itu keluarga Dafa memberi ucapan selamat.


" oh iya tam, papa mau bawa si kembar ke Singapura besok siang." ucap papa Gilang.


" oh iya om, mereka kan cucu om Gilang masak kakek dan nenek mau ajak pergi nggak boleh."


" panggil kami papa Sama mama biar sama dengan Ara. kami memang kakek dan neneknya tapi sekarang kamu ayah mereka jadi papa tetep harus izin kamu."


" Tama izin kok."


" makasih ya tam."

__ADS_1


__ADS_2