Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
49. kesedihan riko


__ADS_3

setelah mami dan papi kembali ke Paris, Ara mengajak Sheila dan Riko sahabat Ara dari kecil untuk mengobrol di balkon.


" ko, kenapa? ada apa sebenarnya?." tanya Ara.


" iya ko, loe ada apa sih sama Dita aneh." ucap Sheila.


" loe gak tahu juga Shell,?" tanya Ara heran.


" gak tahu gue sudah lama gak ketemu mereka." ucap Sheila.


" ko, loe bisa cerita ke kita. kita sudah berteman sejak kecil jadi Loe bisa berbagi dengan kita." ucap Ara dan di anggukin oleh Sheila.


Riko membuang nafas kasar sebelum bicara.


" jadi gue dapat beasiswa S2 di Jepang sekalian mengurus perusahaan bokap gue yang ada disana.dan loe sudah tahu kan gue pacaran sama Dita dari kelas 1 SMA." Riko melihat ara dan Sheila yang duduk di depannya. sahabatnya itu sedang serius mendengarkan Riko.


" karena gue merasa kita berdua sudah lama pacaran. dan semua orang pacaran pasti menginginkan kejenjang yang lebih serius. karena sebentar lagi sudah Lulu dan gue juga dapat beasiswa. jadi gue memutuskan untuk mengajak Dita menikah tapi ternyata Dita nggak mau."

__ADS_1


Riko on


malam ini Riko mengajak jalan Dita. mereka berdua pergi nonton dan makan malam. karena malam semakin larut Riko pun mengantar Ara pulang.


mereka sampai depan rumah Dita.


" dit, ada yang mau aku omongin." ucap Riko ketika Dita hendak membuka pintu mobil.


Dita langsung membetulkan duduknya menghadap ke Riko.


" Dita, aku dapat beasiswa S2 ke Jepang dan papa juga minta aku buat pegang perusahaan yang ada di sana. aku mau sebelum berangkat ke Jepang aku mau menikahi kamu dan kamu ikut aku ke Jepang." ucap Riko.


" aku mau masuk sudah malam." ketus Dita langsung turun dari mobil.


Riko pun langsung mengejar Dita.


" ta, jawab dulu mau gak kamu nikah sama aku dan ikut aku ke Jepang." ucap Riko.

__ADS_1


" maaf ko aku gak bisa kamu cari aja cewek yang mau kamu ajak nikah dan ikut kamu ke Jepang." ucap Dita ketus.


" tapi aku maunya kamu!.". ucap Riko.


" aku udah bilang aku nggak mau ko." ucap Dita dengan nada tinggi.


" ta, kita pacaran sudah hampir enam tahu nggak mungkin kita begini terus ta." ucap Riko yang mulai emosi.


" kamu dengar gak sih aku bilang Aku nggak mau." ucap Dita emosi.


" alasannya?'


" pokoknya aku nggak mau kenapa kamu jadi maksa. kamu dengar ya ko, aku punya cita-cita yang harus aku raih. masih lama aku nikahnya aku mau jadi orang sukses, aku mau jadi wanita karier. nikah sama sekali aku nggak mikirin itu. jadi kalau kamu mau cepat nikah silahkan cari wanita lain." ucap Dita.


" dit, enam tahun loh kita." ucap Riko berusaha sedikit lembut.


" memang kenapa kalau enam tahun, aku harus mengubur semua keinginan aku. terus menikah dengan kamu gitu. maaf aku nggak bisa mengubur mimpi aku." teriak Dita.

__ADS_1


" kamu masih bisa meraih mimpi kamu walaupun kita sudah menikah. Ara aja walau sudah menikah dia masih bisa terus kuliah."


" itu Ara bukan aku, aku nggak mau, aku nggak bisa membagi itu aku mau fokus mengejar cita-cita aku tanpa memikirkan yang lainnya." potong Dita menggebu - gebu


__ADS_2