Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
episode 45


__ADS_3

yang lainnya sudah pulang, mama dan papa mertuanya sudah masuk kamar, kak Kinan dan keluarga kecilnya juga sudah berada di dalam kamar.


Ara yang menaruh bayi kembarnya ke dalam box setelah itu dia menyusul Dafa naik ke tempat tidur dan berbaring di sebelah Dafa.


' by, lagi apa?" tanya Ara. yang melihat sang suami sedang sibuk dengan ponselnya.


" gak lagi baca artikel-artikel aja. kamu senang sayang?." tanya Dafa.


" seneng banget bisa ketemu sahabat-sahabat aku, bang farel, kak Audrey. yang lebih aku senang ketemu mami sama papi." Ara langsung memeluk suaminya.


" ya udah kita tidur yuk.' Dafa menaruh ponselnya di nakas, lalu dia menarik Ara ke dalam pelukannya. tak lama mereka pun sudah berada di alam mimpi.


Oek.....oek.....!


suara tangis si kembar membangunkan Ara yang sedang tidur dalam dekapan Dafa. Ara pun bergegas bangun menyingkirkan lengan Dafa. Dafa yang merasa terganggu akhirnya bangun.


" kenapa sayang?." tanya Dafa dengan suara serak khas bangun tidur.

__ADS_1


" si kembar haus by." ucap Ara.


" ya udah kamu nyusui Devin dulu. biar Devan aku gendong." ucap Dafa sambil berjalan ke box bayi mengangkat Devan untuk di gendong.


Ara pun segera memberikan asi ke baby Devin. setelah kenyang baby Devin pun tertidur. Ara pun langsung meletakkannya di box bayi.


" sini by, gantian aku kasih baby Devan susu dulu." ucap Ara.


" ayo baby boy sama mama ya," ucap Ara mengambil Devan yang sedang di gendong Dafa.


.........................


setelah sarapan mami dan papi pun pamit.


" sayang mami pamit ya, selalu jaga kesehatan jangan lupa makan. kamu punya 2 jagoan kecil yang butuh kamu. pokoknya mami doain yang terbaik buat kamu." ucap mami sambil memeluk Ara.


" makasih ya mi, sudah jenguk Ara dan anak Ara. mami juga jaga kesehatan, jangan capek-capek. sering telpon Ara ya mi."

__ADS_1


" iya sayang, nanti mami sering menghubungi kamu."


" daf, jagain Ara sama cucu-cucu mami." ucap mami yang kini memeluk mantunya.


" iya mi pasti Dafa akan jaga mereka mi." jawab mami.


" sayang, jaga kesehatan ya nak. nurut sama suami, jadi ibu yang baik buat anak kembar kamu." ucap papi memeluk Ara sambil mengelus rambutnya.


" iya Pi, papi juga jaga kesehatan kan perusahaan sudah di pegang sama bang Faris. jadi papi sudah jangan capek-capek." ucap Ara.


setelah pamit dengan yang lainnya mami dan papi pun pergi ke stasiun diantar oleh bang Farrel, Dafa dan papa mertuanya. Ara pun tak bisa menutupi kesedihannya berpisah dengan mami dan papi.


" sudah ya sayang, kalau kangen tinggal telpon aja." ucap mama menenangkan mantunya.


" iya dek. udah jangan sedih. masa udah punya anak masih cengeng sih." ucap kak Audrey yang sedikit meledek adik iparnya agar tidak sedih lagi.


Ara hanya bisa memanyunkan bibirnya karena ledekan kakak iparnya

__ADS_1


" sudah ya. mendingan kamu ngobrol sama teman kamu tuh. biar nggak sedih lagi, si kembar biar di jaga mama sama Audrey." ucap mama sambil menunjuk kedua temannya yang sedang duduk.


Sheila dan Riko saat ini berada di tempat Ara, mereka ikut mami dan papi ke tempat Ara untuk pamit pulang.


__ADS_2