
pagi ini Ara sudah berada di kelas dan sahabatnya belum pada datang. kejadian kemarin membuat Ara jadi malas berada di sekolah.
tak lama para sahabat ku pada datang.
" pagi Ara sudah sampai aja di kelas." sapa Alika.
Ara hanya tersenyum kembali melihat buku yang aku baca. Alika Bingung dengan sikap Ara sedangkan Dita memilih langsung duduk. Dita tahu kejadian kemarin membuat Ara menjadi marah.
bell istirahat pun berbunyi sahabatnya mengajak Ara ke kantin tapi Ara malas untuk gabung dengan mereka.
" ta lo tahu gak si Ara kenapa?" tanya Alika.
" tanya Riko tuh. " jawab Ara singkat.
" Loe berantem sama ara.'" tanya Sheila.
Riko hanya diam aja. akhirnya semua pun hanya diam saja.
__ADS_1
malam ini keluarga dafa datang melamar ara. dari sore Ara sudah di dandani oleh MUA. saat ini Ara hanya bisa pasrah sekarang tinggal yang terpenting dia hanya ingin keluar dari rumah.
" ayo dek Dafa dan keluarganya sudah datang." ucap mami dan menuntun Ara menuju ruang tamu.
Ara duduk di tengah diantara mami dan papi. tak lama om Gilang pun membuka pembicaraan.
" jadi begini nak Ara maksud kedatangan om Gilang dan keluarga ke sini adalah meminta nak Ara untuk menjadi istri untuk Dafa. om harap nak Ara mau." ucap om Gilang.
" gimana dek kamu mau kan jadi istrinya Dafa." tanya papi.
Ara menarik napas dan menghembuskan
" boleh silahkan nak." ucap om Gilang.
" begini om Ara mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Inggris dan Ara sudah mengimpikan itu sudah dari lama. dan papi bilang suruh minta izin ke Dafa karena itu akan jadi tanggung jawab Dafa." ucap Ara ragu.
" wah kebetulan banget baru om mau ngomong misalkan nanti setelah menikah kamu harus ikut Dafa kuliah di Inggris eh ternyata kamu juga dapat. berarti sudah nggak masalah dong." ucap om Gilang
__ADS_1
Ara hanya mengangguk.
akhirnya keluarga memutuskan untuk acara pernikahan diadakan selesai ujian Nasional. selesai berdiskusi kami pun memutuskan untuk makan malam. selesai makan malam keluarga Dafa pun pulang.
setelah mengantar keluarga Dafa papi meminta Ara untuk duduk.
" dek duduk dulu papi mau bicara." ucap papi.
Ara pun Langsung duduk tidak jauh dari papi.
" gini dek kamu kan sudah di lamar sama Dafa jadi papi minta kamu untuk berhenti les besok pagi papi akan menandatangani berkas beasiswa kamu. dan satu lagi sekolah biar mang Diman aja yang antar jemput kamu lagi." ucap papi.
" Pi, oke kalau les Ara juga mau berhenti mau fokus ujian. tapi kalau soal antar jemput Ara mohon ke papi biarin Ara bawa mobil sendiri Pi." ucap Ara.
" oke, kalau begitu terserah kamu." ucap papi akhirnya mengizinkan Ara untuk bawa mobil sendiri.
" kalau sudah nggak ada yang dibicarain Ara pamit ke kamar dulu ya Pi." ucap Ara .
__ADS_1
setelah mendapat persetujuan papi Ara pun langsung menuju ke kamar nya. di dalam kamar Ara langsung membersihkan wajahnya Dari make up. begitu sudah bersih Ara pun mandi.selesai mandi dan memakai baju tidur. Ara pun langsung naik ke tempat tidur. dan Ara memutuskan untuk segera memejamkan mata. tak lama Ara pun sudah berada di alam mimpi.