
ara mau memberi kejutan untuk mas Tama antar ke rumah sakit. mas Tama berpikir aku sakit biasa jadi dia pikir aku hanya memeriksa asam lambungku karena aku memang mempunyai penyakit asam lambung.
" kamu duduk di sana dulu mas mau daftar dulu." ucap mas Tama ketika mereka masuk ke lobby rumah sakit.
" mas mau kemana?." tanya Ara.
" ya mau daftar kan kamu mau periksa."
" aku sudah buat janji kita langsung aja ke poli nya."
" oh ya sudah."
kami pun jalan menuju poli obgyn, mas Tama belum menyadari.
" sus maaf saya Naura sudah buat janji dengan dokter sisi,"
" oh iya Bu, di tunggu dulu dokter sisi masih ada pasien."
" makasih sus."
" ayo mas kita tunggu dulu." Ara mengajak mas Tama duduk di kursi tunggu.
" yang kamu nggak salah poli kan." bisik mas Tama yang sudah menyadari kalau berada di poli kandungan.
" nggak mas."
" kamu tahu poli obgyn itu poli apa? " Ara hanya diam nggak menjawab.
" yang."
" aku mau ke temu sama Tante sisi mas."
" oh kirain sudah ada Tama junior di sana." gumam mas Tama pelan dan masih terdengar oleh Ara.
" ayo mas kita masuk." ajak Ara ketika namanya di panggil.
" assalamualaikum Tante." sapa Ara dan kami mencium tangan Tante sisi.
" walaikum salam sayang ayo silahkan duduk."
__ADS_1
" jadi gimana?."
" Ara sudah test garis dua Tan."
" baik lah kita cek dulu ya."
Ara dan mas Tama masuk ruangan pemerikasaan. Ara tiduran di ranjang dan Tante sisi mulai memeriksa Ara. sedangkan mas Tama hanya diam saja sepertinya memang dia tidak tahu.
" oke kita lihat di monitor benar sudah ada kantung janin. kamu lihat kan sayang."
" iya tanya."
" hanya satu kantung janin ya Tante kira kembar lagi."
" repot dong Tante."
" selamat ya tam sudah jadi seorang ayah."
" ah..iya.. maksud Tante." ucap mas Tama binggung.
" mas maksud Tante sisi aku hamil mas di dalam perut aku ada Tama junior." ucap Ara sambil mengelus tangan mas Tama.
" selamat ya sudah jadi ayah." ucap Tante sisi kembali.
" makasih Tan."
" kita lihat dulu untuk usia kandungannya sudah enam Minggu dan semuanya bagus."
kami pun kembali duduk di meja kerja dokter sisi atau Tante sisi.
" ada mual Ra."
" cuma tadi pagi aja Tan aku mual kemarin-kemarin gak."
" makannya gimana?."
" makan nggak ada masalah Tan, Tadi siang aja aku ngabisin tiga mangkuk SOP iga sama empat potong puding."
" bagus kalau gitu.nanti kasih vitamin ya."
__ADS_1
" iya Tan."
" di jaga Ra kandungannya, Tama jaga ibu sama bayi dalam kandungannya."
" sudah pasti Tan."
" ya udah Tan. aku permisi dulu. assalamualaikum."
" walaikum salam."
Ara dan mas Tama meninggalkan ruangan Tante sisi.
" sayang jalannya pelan-pelan jangan buru-buru."
" baiklah sayangku cintaku." ucap Ara.
" nanti kita mampir ke supermarket dulu ya beli buah sama susu hamil dan jajanan buat si kembar." ucap mas tama ketika kami sudah berada di dalam mobil.
mobil melaju di jalanan yang lumayan ramai tapi utung gak macet. sebelum sampai rumah mas Tama membelokkan mobilnya masuk ke supermarket.
" sayang susunya yang mana mas nggak tahu." tanya mas Tama.
" yang ini aja mas dulu lagi hamil Devan sama Devin aku minum yang ini." tunjuk Ara.
" oke mau beli berapa dus? mau rasa apa?."
" jangan banyak-banyak dua dus aja dulu. rasa vanila sama strawberry aja."
" iya jangan banyak-banyak nanti kalau habis bilang biar mas yang beliin."
" oke suamiku yang ganteng."
" yuk kita cari cemilan buat anak-anak terus ke tempat buah."
" mas nanti beli es krim ya."
" nggak apa-apa makan es krim."
" nggak apa-apa."
__ADS_1
setelah mendapatkan belanjaan yang kami cari. kami pun pulang ke rumah.