Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
141.


__ADS_3

kini giliran bintang di antar ke kelasnya, semua murid di kelas itu heboh dengan kedatangan murid baru tapi tidak dengan cindi dan jelita.


kedua orang tersebut tidak suka dengan kedatangan bintang sebagai murid baru di kelasnya.


" mohon perhatiannya anak-anak kelas kita kedatangan murid baru. ayo bintang perkenalkan diri kamu." ucap Bu Eka guru kimia sekaligus wali kelas.


" hallo teman-teman kenalkan nama saya bintang Prameswari Wijaya saya pindahan dari Yogyakarta." ucap bintang.


" Bu boleh tanya." ucap salah satu murid cowok.


" perkenalannya nanti saja, bintang silahkan kamu duduk di sebelah sakti nggak apa-apa kan duduk sana cowok." ucap Bu Eka.


" maaf Bu biar bintang duduk sama Devin aja, sakti biar sama saya." ucap Devan


" oh baiklah."


" ya ilah Van takut banget bintang duduk sama gue." ucap sakti.


" iya takut gue kalau bintang duduk sama Lo takut kesambet." ucap Devan.


" setan kali gue." ucap sakti.


" bintang mau di pojok atau di pinggir." tanya Devin.


" pojok aja." ucap bintang.


bintang pun duduk di pojok sebelah Devin, beruntung bintang juga termasuk anak yang pintar jadi nggak terlalu kesulitan dia untuk mengikuti pelajaran di sekolahnya yang baru.


bel istirahat berbunyi semua murid berhamburan keluar kelas.


" kita mau kemana nih?." tanya Nandes.


" ke kantin beli minum terus kita ke ruang OSIS." ucap Devan.


" ayo bin, " ajak Devin.


Mereka berenam pun keluar kelas menuju kantin sekolah yang lumayan ramai


" kamu mau apa?." tanya Devan ketika kita sudah sampai di kantin.


" aku cappucino cincau aja." ucap bintang.


" Lo temani bintang aja bang biar gue yang pesan. Lo mau pesan apa?." tanya Devin.


" samain sama bintang aja." ucap Devan.

__ADS_1


Devin pun pergi memesan minuman untuk mereka bersama Nandes dan sakti. Sedangkan Jonathan dia ikut bergabung dengan Devan dan bintang.


lumayan cukup lama akhirnya pesanan mereka jadi.


" nih buat Lo bang sama bintang." ucap Devin.


" udah ayo ke ruangan OSIS." ucap sakti.


" aku nggak apa-apa ikut." tanya bintang


" nggak apa-apa bin, cowok Lo ketua OSIS di sini walaupun sebentar lagi lengser." ucap sakti.


" termasuk Lo lengser jadi anggota OSIS." sahut Nandes.


mereka pun berjalan menuju ruangan OSIS. mereka pun menghabiskan jam istirahat mereka di ruang OSIS


beda dengan Freya, Irene dan juga Bellatrix di tambah dengan Novi teman sebangku Bellatrix. Novi anak yang pendiam tak banyak yang mau berteman dengannya mungkin karena dia mempunyai tubuh yang gemuk jadi tak banyak yang mau berteman dengannya.


Novi sebenarnya minder karena dia memiliki badan yang gemuk dan tidak cantik seperti teman-teman yang lain. Tapi Novi amat bersyukur Bellatrix duduk sebangku dengannya. dan Novi ikut di ajak Bellatrix bergabung dengan Freya dan Irene dan itu seperti mimpi buat Novi. Freya dan Irene termasuk cewek populer diangkatnya apalagi mereka berdua sangat dekat dengan Devan and the Genk yang notabene prince sekolah. Novi bukan tak pernah diajak oleh Freya dan Irene, mereka berapa kali mengajak Novi bergabung dan Novi sangat tak pede kalau main dengan Freya dan Irene. makanya dia selalu menolak.


Sebenarnya tadi juga Novi menolak ajakan Bellatrix tapi karena di paksa Bellatrix dan juga Freya serta Irene jadilah Novi ikut mereka.


Saat ini mereka menghabiskan jam istirahat mereka di kantin. Banyak para cowok-cowok memandang kagum dengan ketiganya. tak banyak juga yang mencibir kehadiran Novi sebagai perusak keindahan mata mereka saat memandang ketiganya.


Sebenarnya Freya, Irene dan Bellatrix mendengar banyak mengejek Novi. tapi selama mereka nggak terang-terangan menghina Novi di depan Novi mereka hanya diam.


" iya Nov, cuekin aja mereka." timpal Irene.


" betul Nov, kita bakal jadi teman kamu dan kita bakal selalu ada buat kamu."


" makasih ya kalian udah mau temanan sama Novi. tapi kalian nggak malu berteman sama Novi." ucap Novi sedih


" kenapa mesti malu emang kamu maling , pembunuh atau koruptor. bukan kan jadi ngapain malu."


" tapi badan aku gemuk."


" emang ada larangan berteman dengan orang gemuk nggak ada kan jadi santai aja." ucap Freya.


" iya santai aja."


pulang sekolah Freya, Irene, Bellatrix dan juga Novi keluar kelas mereka turun kelantai bawah mau menemui Abang kembarnya dan juga kak bintang bahwa mereka akan mengerjakan tugas dulu di cafe.


" Abang kembar dan kak bintang, aku sama Bella nggak pulang bareng soalnya mau ngerjain tugas di cafe." ucap Freya.


" kamu udah izin." ucap Devan.

__ADS_1


" udah aku sama Bella udah izin."


" ya udah kalau gitu."


" nanti pulang kamu sama siapa Frey." tanya Jonathan ke sang pacar.


" Freya nanti telpon supir kok bang Nathan."


" nanti Abang aja yang jemput, nanti kalau udah selesai telpon Abang." ucap


Jonathan


" ya nasib, kayanya gue nanti bakal jadi obat nyamuk nih.' ucap Bellatrix.


" maksudnya bel." tanya Freya.


" iya kalau pulang nanti di jemput bang Nathan. berarti nanti gue jadi obat nyamuk udah pasti kalian bakal pacaran ." ucap Bellatrix.


" tenang bel, apa perlu Abang sakti jemput biar gak jadi obat nyamuk." ucap sakti.


" mendingan jadi obat nyamuk dari pada jalan sama bang sakti." ucap Bellatrix yang membuat semua orang menertawakan sakti.


" aku ikut mereka aja ya Van, kamu kan mau latihan basket." ucap bintang.


" ya udah, nanti pulang habis latihan aku jemput kasih tahu aja cafenya dimana?." ucap Devan.


Freya, Irene, Bellatrix, Novi dan bintang kini mereka sudah berada di dalam mobil Irene. karena hanya Irene yang setiap hari diantar jemput oleh supir.


" kita jadi mau ke cafe mana?." tanya Irene.


" ke purple cafe aja." jawab Novi.


" boleh banget tuh ke cafenya aunty Ara sama aunty Sheila." ucap Bellatrix.


Akhirnya mereka pergi ke purple cafe, mereka pun langsung masuk ke dalam cafe dan memilih duduk di pojok. dan pelayan cafe pun menghampiri mereka.


" eh mbak Freya, mbak bintang, mbak Bella sama mbak Irene. nggak mau langsung ke ruangannya ibu aja." tanya pelayan cafe.


" nggak mbak kita di sini aja." ucap Freya sambil melihat buku menu.


" aunty nya emang ada mbak." tanya bintang.


" Bu Ara dan Bu Sheila ada cuma Bu Ara sedang meeting dengan klien di ruang meeting." jawab pelayanan tersebut.


" nov kamu mau pesan apa?." tanya Freya.

__ADS_1


Novi yang dari tadi bengong melihat para teman-temannya terlihat akrab dengan para pelayan cafe ini. apa mereka sering makan di sini jadi para pelayan mengenal mereka? Novi sungguh tak mengerti apa yang mereka bicarakan.


__ADS_2