
Akhirnya mereka pergi ke purple cafe, mereka pun langsung masuk ke dalam cafe dan memilih duduk di pojok. dan pelayan cafe pun menghampiri mereka.
" eh mbak Freya, mbak bintang, mbak Bella sama mbak Irene. nggak mau langsung ke ruangannya ibu aja." tanya pelayan cafe.
" nggak mbak kita di sini aja." ucap Freya sambil melihat buku menu.
" aunty nya emang ada mbak." tanya bintang.
" Bu Ara dan Bu Sheila ada cuma Bu Ara sedang meeting dengan klien di ruang meeting." jawab pelayanan tersebut.
" nov kamu mau pesan apa?." tanya Freya.
Novi yang dari tadi bengong melihat para teman-temannya terlihat akrab dengan para pelayan cafe ini. apa mereka sering makan di sini jadi para pelayan mengenal mereka? Novi sungguh tak mengerti apa yang mereka bicarakan.
" Novi... Nov kamu mau pesan apa?." tanya Freya kembali sambil menepuk pundak Novi.
" astaghfirullahaladzim, Freya kamu ngagetin aku tau." ucap Novi yang kaget sama tepukan di bahunya.
" lagian kamu malah bengong orang aku udah panggil dari tadi." ucap Freya.
" maaf ." ucap Novi sambil melihat buku menu di cafe.
" aku pesan es teh manis aja." ucap Novi.
" makannya apa?." tanya Freya lagi.
" itu aja Frey, uang aku nggak cukup kalau beli makan cukup buat beli minum sama ongkos pulang." ujar Novi malu dengan teman-temannya karena Novi memang bukan termasuk anak berada dia masuk ke sekolah tersebut karena sang ayah mengajar di sekolah tersebut.
ayah Novi seorang guru sedangkan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga biasa tapi karena ibunya Novi jago masak makanya suka ada yang pesan makanan atau kue ke ibunya Novi.
" kamu tenang aja. yang punya cafe ini aunty kita jadi sudah pasti gratis he..he..he " ucap Bellatrix.
" jadi cafe ini punya Tante kalian, pantas kalian akrab dengan pelayanan di sini." ujar Novi.
tak lama Ara keluar untuk untuk mengantarkan kliennya, setelah itu Ara menghampiri keponakannya.
" wah ada apa nih keponakan aunty pada ke sini." tanya Ara yang ikut duduk dengan mereka.
" mau ngerjain tugas bareng aunty." ucap Bellatrix.
" oh terus bintang." tanya Ara ke bintang.
" ngikutin mereka aja aunty." jawab bintang.
" nggak sama Devan."
" aunty lupa ya, anak aunty tuh sok sibuk banyak kegiatan." ucap Freya.
" emang Abang kembar kemana Frey, " tanya Ara lagi.
" Abang kembar latihan basket aunty males lihatnya." ucap Freya.
" yakin males lihat Abang main basket."
" iya tau aunty dia males emang lihat Abang kembar karena dimatanya cuma ada Aa Nathan seorang." ledek Bellatrix.
semua tertawa hanya Novi saja yang nggak. Ara yang melihat keberadaan Novi bertanya siapakah sosok Novi.
__ADS_1
" ini siapa temannya Freya atau bintang." tanya Ara ke Novi.
" saya Novi Tante, teman sekelasnya Bella dan Freya." ucap Novi.
" saya Ara aunty nya mereka." jawab Ara.
" kamu bingung ya Nov?." tanya freya.
Novi menganggukkan kepalanya.
" jadi aunty Ara ini mamanya Devan dan Devin, aunty Ara ini adik dari papa aku. kalau apa hubungannya dengan kak bintang dan Bella, bintang dan Bella itu adik dari suaminya aunty jadi gitu ceritanya. jadi kami itu saudara." jelas Freya.
" sudah kalian sudah pesan " tanya Ara
" belum aunty tinggal."
" ya udah kalian mau pesan apa, atau mau pesan menu terbaru kita."
" apa aunty."
" Korean series, jadi bisa dimakan reme-rame." ucap Ara menunjuk menu Korean series.
" boleh aunty, Nov kamu bisa makan pedas kan." tanya Bellatrix.
" aku makan segalanya makanya lihat badan aku suburkan." jawab Novi
Ara pun meminta pegawai untuk menyiapkan menu Korean series buat keponakan dan temannya.
" wah kacau orang nungguin dari tadi yang di tungguin malah asik nongkrong di sini. ingat umur Bu?." ucap Sheila yang ikut duduk.
" ya mau ikut gabung." ucap Sheila.
" gak ingat umur." ledek Ara.
" ih gue sih masih ABG." ucap Sheila.
" wah aunty Sheila pelanggaran Freya bilangin uncle Riko loh." ucap Freya
" wah Frey kamu nggak teman nih sama aunty." ucap Sheila.
" nggak ah, kalau teman sama aunty nanti nggak dapat jatah jajan dari uncle Riko." ucap Freya.
" wah keponakan gue matre juga ya."
semua tertawa.
" ini siapa?." tanya Sheila ke Novi.
" oh iya aunty kenalin ini Novi teman sekelas kita, Novi kenalin ini aunty Sheila adik mama aku."
" Novi Tante." ucap Novi sambil mencium tangan Sheila.
" iya Novi, oh iya Freya bodyguard kamu mana?." tanya Sheila.
" bodyguard." ucap Freya binggung.
" siapa aunty, Abang kembar atau Bebeb Nathan." ucap Irene
__ADS_1
" eh ada Irene toh." ucap Sheila
" ya Allah Tan, Irene Segede gini nggak keliatan." ucap Irene.
" maaf...maaf, itu loh bodyguard kamu si Abang kembar." ucap Sheila.
" rese Lo anak gue di bilang bodyguard." ucap Ara.
" ayo loh Tan, pawangnya marah." ucap Bellatrix.
" hahaha... ya kan anak Lo selalu Nemani Freya kemana-mana?."
" rese Lo." ucap Ara.
" oh iya gue jadi lupa kan, gimana tadi pertemuannya sama klien jadi tanggal berapa?." tanya Sheila.
" jadi Minggu besok siang acaranya." ucap Ara.
" Lo nggak salah Ra Minggu besok acaranya? yakin kita udah ada bokingan acara buat malam dan siangnya bukan ada catering nasi box dan Snack dari batalyon laki Lo. yakin ke Uber." ucap Sheila.
" astaghfirullahaladzim gue lupa sheil. terus gimana dong pasti nggak akan bisa." ucap Ara
" gini aja, terpaksa yang pesanan buat ke batalyon laki Lo, Lo kasih ke orang buat pegang gimana?."
" betul tuh, kira-kira siapa ya?."
" maaf Tante, mungkin Tante bisa pesan ke mama saya. ya walaupun mama saya nggak buka usaha catering tapi cukup banyak kok yang pesan." ucap Novi.
" boleh Nov, kamu tanya mama kamu ya bisa nggak buat nasi box dan Snack sekitar 300 box. ini no telepon Tante nanti kamu bisa hubungi Tante kalau mama kamu sanggup." ucap Ara.
" iya Tante nanti Novi bilang ke mama." ucap Novi.
" terima kasih ya Nov, mudah-mudahan mama kamu bisa." harap Ara.
tak lama pesanan mereka pun datang.
" ya sudah kalian makan aja dulu, kita mau kembali ke ruangan kami dulu. bintang kalau bosen kamu ke ruangan aunty aja." ucap Ara.
" iya aunty nanti habis makan bintang ke ruangan aunty."
Ara dan Sheila pun kembali ke ruangannya.
" mamanya kak Devan dan kak Devin cantik ya pantas saja kak Devan dan kak Devin ganteng orang mamanya cantik." puji Novi.
" jangan Muji kak Devan nanti ada yang marah." celetuk irene.
" siapa?." tanya Novi.
" pacarnya lah." jawab Irene.
" emang pacarnya kak Devan ada disini kan nggak dengar aku ngomong." ucap Novi.
" itu kak bintang, kak bintang itu pacarnya kak Devan." ucap Irene.
" maaf ya kak Novi nggak tahu."
" santai aja nov." jawab bintang.
__ADS_1