Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
14. akad bang Faris


__ADS_3

pagi- pagi rumah sudah ramai disibukkan mempersiapkan acara pengajian dan siraman. saudara - saudara dari mami dan papi sudah pada datang. Ara sebenarnya males berada di tengah-tengah mereka. Ara melihat Dion sepupunya memisah sendiri di pojokan akhirnya Ara pun menghampiri Dion.


" hai Yon lagi apa?." tanya Ara duduk di samping Dion.


" lagi main game." jawab Dion singkat


" game apa?" tanya Ara


" mobile legend." jawab Dion.


" mabar yuk. " ucap Ara


" Loe serius Ra, emang bisa." ucap Dion heran.


" wah loe meremehkan gue." ucap Ara.


Ara dan Dion pun sibuk main game larut dalam dunianya sendiri dan tidak peduli dengan sekitar.


" bang farel kamu cari adek kamu dimana pengajian sudah mau mulai." ucap papi nyuruh bang farel.


bang farel pun mencari keberadaan Ara dia mencari ke sekeliling rumah namun belum menemukan Ara bahkan dia juga sudah bertanya ke para saudara. setelah berapa lama Farrel pun sudah menemukan Ara.


" akhirnya ketemu juga tumben dia gabung sama si Dion. ikut main game lagi." gumam bang farel sambil menghampiri Ara.

__ADS_1


" dek dicariin papi, di suruh ke sana pengajian nya udah mau mulai." ucap bang farel.


" adek di sini aja bang." ucap Ara.


" masa kakaknya yang punya acara pengajian tapi Adek nya di sini yang bener aja. daripada papi marah mendingan kita ke sana lagian tumben kamu main game sama Dion." kata bang farel panjang lebar.


karena nggak mau debat Ara pun mengikuti bang farel.


" sini dek di samping Abang." panggil bang Faris.


" nggak bang aku di samping Oma aja." ucap Ara sambil duduk di samping Omanya.


" kamu dari mana sayang." tanya Oma.


pengajian pun selesai berlanjut acara siraman dan Ara lagi-lagi memilih untuk pergi bergabung lagi dengan Dion tapi kali ini dia tidak hanya berdua dengan Dion tapi dengan sepupu- sepupunya yang lain.


di tempat lain bang farel dan bang Faris sedang berkumpul dengan teman-temannya.


" rel, Abang kok gak lihat Ara sehabis pengajian tadi. biasanya adek gak bisa jauh dari mami." tanya Faris karena belum melihat adiknya lagi.


" lagi sibuk mabar sama Dion." jawab farel sambil melahap kue.


" mabar maksud nya." ucap Faris binggung.

__ADS_1


" iya dia lagi main game sama Dion dari tadi." jawab farel santai sebenarnya dia juga bingung kenapa adiknya jadi suka main game.


" serius rel. sejak kapan dia suka main game?." kata bang Faris heran. dan hanya di jawab oleh farel dengan bahu terangkat.


" gak tau gue juga kaget tadi pas pengajian mau mulai gue di suruh cari Ara, eh gak taunya dia lagi main game sama Dion." ucap farrel


" aneh." gumam Faris.


ada beberapa saudara yang menginap di kediaman Ara. dan malam ini Ara tidur dengan sepupunya Tasya dan mika.


" Ra Lo suka nonton Drakor ga?." tanya mika.


" suka emang kenapa?" tanya Ara balik.


" kita nonton yuk." ucap mika.


" boleh tuh Ra." ucap Tasya.


" oke. gini aja biar kaya di bioskop kita matiin lampu.trus kita nonton nya pakai proyektor gimana?" ujar Ara.


" asik tuh." ucap mereka berdua bersamaan.


Ara pun mematikan lampu kamarnya dan mulai menyalakan proyektor. dan mereka pun menonton Drakor.

__ADS_1


__ADS_2