Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
127.


__ADS_3

hari ini Ara di mintai keterangan oleh polisi. Ara berangkat ditemani suami, mami , papi juga anak dari Kimi diajak. karena Kimi sama sekali tidak menanyakan anaknya kepada polisi.


setelah dua jam pemeriksaan Ara dan yang lainnya menjenguk Kimi. Kimi sama sekali tidak menunjukkan rasa bersalahnya.


" mau apa kalian ke sini sudah berubah pikiran kalau kalian sadar kalau yang pantas untuk bang Faris hanya Kimi seorang bukan wanita udik itu." ucap Kimi ketus.


" kami ke sini ingin mengantarkan anak kamu." ucap mami.


" nak sini nak mereka jahat nak mereka tidak melihat kita bahagia. mereka tidak mau papa Faris jadi suami mama dan jadi papa kamu nak mereka jahat." mulai drama " sini nak sama mama." Kimi ingin mengambilnya dari gendongan mami dan mami membiarkan.


baru anaknya di gendong kini balita laki-laki itu nangis kencang tidak mau di gendong Kimi.


" kamu bisa diam nggak kamu tuh satu-satunya harapan saya bisa merebut bang Faris dan bisa hidup enak tanpa kekurangan nggak kaya pria paruh baya itu." omel Kimi pelan yang masih terdengar oleh kami.


" maaf waktu besuk nya sudah habis." petugas membawa Kimi kembali ke sel tahanan.


sedangkan anaknya di ambil mami kembali untuk di bawa pulang.


di kediaman Ara.


supir taksi online kemarin mengantarkan dua orang lelaki paruh baya, satu perempuan paruh baya, satu orang laki-laki dan satu perempuan.


" maaf pak saya supir taksi yang mengantar wanita yang membuat onar yang di bawa ke kantor polisi."


" oh iya mbak ada apa ya."


" gini saya mau ngantar mereka karena bapa ini ayah dari anak kecil yang kemarin."


" tapi bapak dan ibu sedang ke kantor polisi. sebentar saya telpon bapak dulu " satpam menelpon mas Tama .

__ADS_1


setelah mendapat persetujuan dari majikannya satpam pun membuka pintu gerbang rumah Ara.


" mari silahkan masuk." ucap satpam rumah Ara. satpam tersebut membawa para tamu untuk menunggu di ruang tamu.


tak lama rombongan Ara pun sampai ke rumah mereka masuk ke dalam rumah dan sudah ada tamu yang menunggu


" maaf membuat kalian menunggu." ucap mas Tama sopan.


anak nya Kimi langsung tersenyum senang melihat tamu yang datang dia mengenali mereka.


" papapaa.." oceh bayi tersebut.


lelaki paruh baya itu menghampiri mami yang sedang menggendong anaknya Kimi.


" sini sama papa nak?." ucap lelaki tersebut dan anaknya Kimi langsung mengangkat tangannya untuk di gendong. dan anak itu girang dalam gendongan pria paruh baya itu.


" maaf mungkin kedatangan kami ke sini mengejutkan kalian. saya dan yang lainnya datang ke mari karena mencari Ryan yang di bawa oleh Kimi dari kemarin. setelah kami lacak ternyata Kimi naik taksi online kami pun menghubungi taksi tersebut dan supir taksi online tersebut memberitahukan keberadaan Ryan dan tentang Kimi."


" iya maaf kami menahan anaknya Kimi di sini karena mami saya kasihan melihat anak itu. kalau boleh tahu kalian siapa?." tanya mas Tama.


" mungkin nak Ara pernah ketemu saya nama saya Celine saat mengurus warisan milik Natalie dan Kimi." ucap wanita paruh baya


" iya saya ingat, maaf saya boleh tanya kenapa saat dulu ngurus warisan milik Natalie dan Kimi. Anda memberikan dengan mudah."


" pasti anda binggung, baik begini saya, adalah adik ayahnya Natalie. pasti anda mengira kalau saya sama adik perempuan saya merampas dan menguasai harta peninggalan ayahnya Natalie. sebenarnya Natalie dan Kimi bukan saudara kandung. "


wanita yang bernama Celine menceritakan bagaimana meninggalnya mama nya Natalie dan bagaimana mama nya Kimi bisa menikah dengan ayahnya Natalie. dan juga bagaimana bisa Natalie ikut mamanya Kimi, dia juga cerita di balik kematian ayahnya Kimi, dan cerita mengenai harta yang katanya di rampas oleh adik- adik ayahnya Natalie.


dan dari semua cerita orang itu menceritakan bagaimana Natalie bisa meninggal dan ternyata sebelum meninggal Natalie di suruh menanda tangani surat balik nama harta warisan dari ayahnya milik Natalie karena berapa bulan lagi usia Natalie dua puluh satu tahun. dan sesuai surat wasiat bahwa warisannya bisa cair saat Natalie berusia dua puluh satu tahun. soal Natalie memilih tinggal sama mereka adalah Natalie sudah curiga dengan kematian ayahnya dan dia mau mengungkapkan kebenarannya. sebelum meninggal Natalie menemui kami dan juga pengacara seperti nya Natalie punya firasat kalau dia akan menyusul kedua orang tuanya. dia memberikan sedikit hartanya untuk Kimi tapi akan di berikan saat Kimi berusia dua puluh satu tahun dan untuk sisanya dia menulis wasiat kalau dia meninggal tolong harta di sumbangkan ke yayasan. dan tepat sehari Natalie sebelum ulang tahun dia meninggal dengan wanita itu.

__ADS_1


" pantas saja saat saya mengurus itu anda memberikan begitu saja."


" oh iya satu lagi saya minta maaf atas nama adik saya karena membuat anda terluka."


" maaf saya tidak mengenal adik anda."


" maaf anda ingat saat itu anda sedang hamil besar. Anda melihat Kimi berseteru dengan dua orang laki-laki dan perempuan. dan orang tersebut saya dan istri saya."


" iya saya ingat dan itu menyebabkan saya harus melahirkan lebih awal."


" sekali lagi saya dan istri saya memohon maaf."


" nggak apa-apa saya sudah memaafkan. tapi sebenarnya apa yang terjadi saat itu kenapa istri anda menarik Kimi."


" sebenarnya bukan istri saya yang menarik Kimi tapi Kimi berupaya agar saya tidak ikut istri saya. dan mungkin anda tahu kenapa kami bisa tinggal dengan kimi. awalnya Kimi menjebak kami agar tidur dengannya dan selanjutnya dia mengancam kami apabila kami tidak mau menuruti keinginannya dan puncaknya kami berdua di paksa tinggal satu rumah dengannya setelah kejadian yang anda terjatuh dia selalu menyalahkan istri saya. karena kegilaan Kimi istri saya jatuh sakit. karena terus di tekan oleh Kimi dia bilang kalau keluarga mahesa dan keluarga Wijaya sedang mencarinya. karena itu dia merasa amat bersalah sama anda di tambah kami berdua di kuasai oleh Kimi sebagai pemuas nafsunya. mungkin orang di luaran sana menganggap kami juga menikmati tubuh kimi. memang kami menikmati tapi semua itu dalam pengaruh obat. Kimi selalu memberikan kami obat sebelum melakukan hubungan."


mendengar itu Ara dan keluarga sangat terkejut dan merasa tertipu dengan wajah polosnya.


" kalau anak ini." tunjuk Ara.


" Ryan itu anak saya dengan Kimi, saat Kimi masuk penjara ternyata dia sedang mengandung dua bulan. awalnya saya ragu itu anak saya atau bukan, kalau anak Edward itu nggak mungkin karena dia mandul. makanya saat anak itu lahir kami langsung melakukan test DNA dan setelah tahu itu anak saya. istri dan anak-anak saya meminta membawa Ryan tinggal dengan kami. saya juga langsung ngurus hak asuh Ryan."


" Masya Allah kami nggak tahu mau ngomong apa, kami syok mendengar ini. saya harap kalian menyayangi Ryan sebagai anak yang di titipkan Allah jangan lihat kimi nya." ucap mami


" kalau begitu kami pamit pulang."


" boleh saya minta alamat dan bertemu dengan istri pak Edward. siapa tahu setelah bertemu saya beliau tidak terus merasa bersalah." ucap Ara


mereka pun memberikan alamat tempat tinggalnya ke Ara.

__ADS_1


__ADS_2