Perjalanan Cinta Naura

Perjalanan Cinta Naura
80.


__ADS_3

pagi ini Tama menjemput Ara karena mereka akan melakukan pengajuan nikah kantor. Tama sudah berada di depan rumah Ara dia pun bergegas turun. Tama langsung memencet bel tak lama pintu pun dibuka keluar sosok asisten rumah tangga Ara.


" assalamualaikum."


" walaikum salam, eh mas Tama mau jemput non Ara ya." ucap bi Ijah.


" iya bi, ara nya ada."


" ada mas, silahkan masuk non Ara sedang sarapan."


Tama pun mengikuti bi Ijah menuju ruang makan.


" assalamualaikum."


" walaikum salam." jawab semua yang berada di ruang makan.


" ayo Tama sarapan dulu." ajak papi Anthony.


" makasih Pih, tadi Tama sudah sarapan di rumah." ucap Tama


" apa kabar tam?." sapa bang Faris.


" baik bang, bang Faris apa kabar?"


" baik tam."

__ADS_1


" ya sudah mas kita jalan Sekarang aja." ucap Ara langsung berdiri dari duduknya.


" ya sudah mih, pih, bang Faris kita berangkat dulu ya." ucap Tama sambil mencium tangan kedua orang tua Ara.


" mih, pih, bang Ara berangkat ya. mih titip anak-anak ya."


" iya nak, hati-hati."


" si kembar mana?" tanya Tama.


" masih tidur mas, mereka libur soalnya."


Tama hanya mengangguk.


" mas nanti mas Tama terus nemenin Ara kan,." ucap Ara ketika mereka masih di tengah perjalanan.


" kenapa?."


" takut."


" nggak usah takut. sudah pastilah kan kamu nikahnya sama mas. sudah pasti mas akan selalu di sisi kamu. kamu jangan takut kamu sudah mempelajari apa aja yang sudah mas kasih kemarin kan." ucap Tama menenangkan Ara, dia tahu wanita yang sebentar lagi akan menjadi istrinya sangat tegang.


" sudah mas, Ara juga sudah tanya-tanya ke mami dan kak Audrey."


" kita berdoa saja semoga Allah mempermudah segala urusan kita."

__ADS_1


" amin."


waktu pun terus berlalu memang sesuatu niatan baik pasti akan di permudah oleh Allah SWT. kesibukan Ara dan Tama berapa hari ini terbayar sudah. mereka sudah menyelesaikan nikah kantor jadi mereka tinggal nikah KUA dan resepsi saja.


sebelum mengantar Ara pulang Tama menghentikan mobilnya di sebuah cafe dan Tama mengajak Ara untuk masuk ke dalam cafe.dan kini mereka memilih untuk duduk di meja pojok.


" kamu mau pesan apa Ra?." ucap Tama.


" aku pesan soto Betawi, milkshake coklat sama air mineral."


Tama pun langsung memanggil pelayan cafe.


" mbak mau pesan."


" iya mas mau pesan apa?" tanya pelayan itu


" soto Betawi 1, rawon 1, milkshake coklat 1, es jeruk 1 sama air mineral 1."


' sudah itu saja, saya ulangi ya. soto Betawi 1, rawon 1, milkshake coklat 1, es jeruk 1 sama air mineral 1. mohon di tunggu pesanannya."


pelayan itu pun pergi.


" Ra, mas mau nanti sehabis nikah mas mau bawa kamu dan anak-anak tinggal di rumah mas." ucap Tama sambil menggenggam tangan Ara.


" mas Ara sebelumnya minta maaf bukannya Ara nggak mau tapi kan di rumah papa Lukman sudah ada Anggia dan suaminya yang tinggal di sana juga." ucap Ara yang hati-hati karena tidak enak dengan mas Tama, Ara takut mas Tama tersinggung.

__ADS_1


__ADS_2