
di tempat lain sehabis menerima telpon dari putri bungsu nya. sang mami pun ke pikiran.
" Pi, mami pengen banget ketemu sama Ara, mantu dan juga cucu mami Pi. dari Ara pindah ke London kita belum pernah ketemu Ara Pi. mami kangen." ucap mami Sherly dengan mata berkaca-kaca.
" sama mi, papi juga kangen tapi mau gimana lagi Nadia pasti akan melakukan segala cara agar kita tidak bisa bertemu Ara." ucap papi Anthony.
nggak lama sahabat Anthony menghampiri Anthony dan Sherly, bersama istrinya. sherly pun langsung mengobrol dengan istri dari sahabat Anthony.
" wah Anthony apa kabar? dari tadi ya." ucap Hadi sahabat papi Anthony.
" gak baru kok."
" oh... loe kenapa ada masalah."
Anthony pun langsung menceritakan kepada sang sahabat.
" kalian tenang aja. kita kan emang mau ke Perancis. nah dari Perancis kalian bisa ke London. nanti pulangnya bareng lagi sama kita."
" tapi nggak enak sama Alex."
" loe tenang aja. Alex pasti ngerti entar gue yang ngatur lagi pula Lukman juga gak akan ngecek ke Alex. karena Alex kan kurang suka dengan Lukman."
__ADS_1
Anthony pun percaya dengan sahabat nya. dalam perjalanan pulang Anthony mencoba menghubungi anak keduanya.
📞" hallo rel."
📞" iya Pi, ada apa?"
📞" gini rel, papi kan seminggu lagi bakal pergi ke Perancis ke tempat sahabat papi. tapi sampai sana papi langsung ke tempat Ara rel. Dengan begitu Nadia gak curiga, jadi kamu bantu papi ngurusin akomodasi papi dari Perancis ke London dan juga hotel yang tidak jauh dari tempat adek kamu."
📞" siap Pi, aku juga mau ngajuin izin mau berangkat ke sana sama Audrey." ucap farrel.
📞" ya udah, papi sudah mau sampai rumah."
" Pi, mudah-mudahan Nadia gak tahu. jadi kita bisa bertemu Ara." ucap mami Sherly yang dianggukin oleh papi Anthony.
malam pun tiba, keluarga Anthony pun makan malam bersama. hanya ada Anthony, Sherly, anak pertamanya Faris dan istrinya Faris,Nadia. sedangkan Farrel, semenjak Ara pergi ke London farel memilih tinggal di asrama dan jarang pulang dan sekarang dia belum menginjakkan kaki ke rumahnya lagi setelah menikah. lagi - lagi Nadia alasan farel enggan kembali ke rumah .
" Pi katanya papi mau ke Perancis." tanya Faris.
" iya..."
Nadia yang mendengar mertuanya akan pergi langsung kaget.
__ADS_1
" papi mau ke Perancis, ngapain ke sana? sama siapa ke sana? berapa lama?" sejumlah pertanyaan di layangkan Nadia ke papi mertuanya.
" sahabat papi yang tinggal di sana mengundang kami bersama sahabat papi yang lainnya. Minggu depan berangkatnya. sekitar 2 Minggu." ujar papi Anthony
" sama mami juga."
" iya sama mami juga " ucap papi lagi.
" emang acara apa? papa, mama Nadia ikut gak?." ucap Nadia.
" gak karena sahabat papi yang di Perancis tidak akrab dengan papa kamu."
" ya udah berarti Nadia ikut."
" gak bisa nak."
" Nadia bakal tinggal di hotel kalau Nadia gak boleh ikut mami, papi gak boleh pergi?." potong Nadia.
" nak, papi harus pergi karena tidak enak dengan sahabat papi. om Alex itu sudah banyak membantu papi dan papi di sana juga kan tinggal di rumahnya. tolonglah mengerti." ucap papi memohon.
akhirnya Nadia terpaksa mengiyakan. Nadia selalu seperti itu setiap mami, papi pergi. entah apa yang dipikiran Nadia saat ini.
__ADS_1