
" kak, kakak dengar darimana? kak Kimi nggak mau ketemu sama mereka lagi."
" kamu tenang aja, papi dan papa Gilang sedang berusaha agar mereka tidak bisa menemukan kamu. tapi kamu juga harus ingat kami ini hanya keluarga angkat kamu akan jadi susah berhadapan dengan mereka bagaimana pun mereka saudara kandung kamu."
" trus gimana kak Kimi takut."
" makanya kakak tanya kamu ada rasa gak sama bang Faris."
" Kimi nggak tahu kak tapi semenjak Kimi magang nggak tahu kenapa sikap bang Faris beda banget jujur Kimi senang bang Faris sangat perhatian sama Kimi."
" Kim dengerin kakak ya bukan kakak mau egois, seperti yang tadi kakak cerita kakak sangat amat percaya kalau papi gampang membuat mereka tidak menyentuh kamu tapi kalau sudah berhubungan dengan hukum mereka berhak atas kamu dari pada kami. kalau kamu menikah dengan bang Faris mereka pasti yg tidak bisa menyentuh kamu karena ada suami yang berhak atas kamu. kamu mengerti kan Kim."
" iya kak, kasih waktu Kimi memikirkan lagi."
__ADS_1
" silahkan sekarang kamu sudah dewasa dan bisa mengambil keputusan yang menurut kamu itu yang terbaik."
" makasih kak, terima kasih kalau tidak ada kakak, kak dafa, keluarga kak Kinan pokok kalau nggak ada kalian mungkin aku nggak bisa kuliah seperti saat ini."
" sama-sama sayang."
************
berapa bulan berlalu kini kandungan Ara sudah memasuki usia tujuh bulan. Ara sangat bersyukur selama kehamilan dia tidak mual sama sekali hanya saat awal pertama dia tahu kalau hamil setelah itu tidak. di kehamilan ini ara tidak ngidam yang aneh-aneh yang jelas di kehamilan Ara sangat enjoy.
" mang tunggu sebentar ya saya anak-anak ke dalam dulu."
" iya bu.'
__ADS_1
Ara mengantar anaknya sampai gerbang kedua.
" belajar yang rajin ya.'
Devan dan Devin mengangguk sambil menciumi tangan mamanya. setelah anak-anaknya masuk ara pun bergegas kembali ke mobil tapi saat keluar gerbang Ara melihat Kimi sedang di tarik oleh dua orang yang sudah berumur satu perempuan dan satu laki-laki. Ara yang melihat kejadian itu langsung menghampiri kimi.bahkan dia lupa kalau dirinya sedang hamil besar.
" hey lepasin dia." teriak Ara.
mereka menengok ke ara.
" kak Ara tolong Kimi." ucap Kimi ketakutan.
" siapa kamu jangan ikut campur." ucap mereka dan terus menarik Kimi.
__ADS_1
Ara yang melihat itu membantu Kimi agar terlepas dari orang tersebut. entah bagaimana perempuan yang menarik Kimi mendorong Ara hingga terpelanting dan jatuh. kedua orang itu terkejut karena melihat Ara jatuh dan Kimi pun yang melihat orang itu terkejut kerena Ara jatuh dengan mudah Kimi melepas tangannya dan langsung menghampiri Ara dengan panik. melihat Ara kesakitan Kimi pun langsung berteriak minta tolong.dan kebetulan mang Idan yang merasa khawatir karena majikannya belum kembali mang Idan pun berinisiatif untuk menyusul majikannya. tapi mang Idan mendengar orang minta tolong dan membuat dia kaget ternyata majikannya sudah terjatuh di sana. mang Idan pun meminta bantuan security untuk mengangkat Ara ke mobil. dan untuk dua orang yang tadi sudah pergi entah kemana.