Perjuangan Cinta Istri

Perjuangan Cinta Istri
Bag 26


__ADS_3

Sean bingung menghadapi kenyataan yang terjadi sekarang. Ia mencoba mencari solusi, dia butuh seorang teman untuk berdiskusi. Ia pun teringat akan Dita, mungkin Dita akan membantunya, dan ia pun mulai neneleponnya


"Hallo Taa, aku mau cerita, penting" ucap Sean


" Emang ada masalah apa? Kamu nggak tau ini dah malem?"


"Ini penting Taa, urgent"


"Kenapa? Selingkuhanmu hamil? Atau dia punya laki-laki lain?" 


"Bukan Taa, aku serius, ini masalah Tiara, dia pulang"


"Ya bagus dong kalau dia pulang, kan memang istri mu. Masalahnya di mana?"


"Aku nggak bisa ceritain ini di telepon Taa, aku mau langsung"


"Ya udah, kamu temuin aku di McD. Sklian aku mau makan"


"Ok Taa, thank's ya"

__ADS_1


Zean pun mematikan teleponnya, dia mengambil jaket dan topinya. Saat menuruni tangga ia melihat Tiara sedang membersihkan meja makan. Dan ia pun menghampirinya.


"Aku keluar bentar ya Bii, nanti kalau kamu capek istirahat aja duluan"


"Memang kamu mau kemana malam-malam begini?"


"Aku mau nemuin Dita, ada masalah kerjaan yang belum selesai dan mendesak"


Aku hanya mengangguk mengiyakan. Zean pergi yang sebelumnya ia mencium kening ku.


 Zean tiba di tempat yang di janjikan Dengan Dita tadi. Ia pun mencari sosok yang akan di temuinya. Dan menemuinya di sudut restoran.


"Kenapa harus bingung?" Ucap Dita ketus


"Tiara pulang, dan ingin kami berbaikan lagi"


"Ya bagus dong, namanya juga kalian suami istri, wajar dong ada ribut dan baikan"


"Masalahnya aku udah janji sama Melati buat ninggalin Tiara" alasan Zean

__ADS_1


"Zean, aku tanya sama kamu. Sebenernya kamu seneng nggak sih kalau Tiara balik? Terus kamu masih ada perasaan nggak sama istri mu itu?"


"Aku sayang banget sama Tiara Taa, tapi aku belum bisa ngelupain Melati"


"Kamu nggak bisa ngelupain dia karena nafsu mu sendiri, dan fikiran mu ke Melati terus, coba kamu bayangin ya Zean, seandainya yang terjadi sama Tiara saat ini malah terjadi kepada kamu? Kalau dia bisa memaafkan kamu yang sudah berbuat salah apa lagi yang kamu cari?"


"Aku harus gimana Taa..."


"Ya nggak gimana-gimana, kamu tinggalin selingkuhanmu itu. Melati itu udah ninggalin kamu, dia lebih memilih posisinya dari pada merintis dari awal sama kamu. Kamu aja yang bodoh"


".... lagian ya Zean, kehidupan berumahtangga itu bukan main-main, selesaikan hubungan mu dengan Melati. perbaiki pernikahan kalian, Melati itu hanya sesaat. Bisa aja nanti suatu saat kamu bakalan di tinggal dia lagi demi kepentingannya sendiri" lanjut Dita


"aku bilang sama Tiara kalau aku memilih Melati, tapi sekarang dia malah pulang ke rumah Taa. Itu yang membuat ku bingung" ucap Zean


"dia berusaha memperbaiki semua ini Zean. kalau kamu sama sekali nggak ada niat balik sama Tiara, mending kamu bilang terus terang ke dia. jangan berikan dia harapan lagi" tegas Dita


"akan kah dia menerima itu?"


"jangan bodoh lah, ya mana mungkin dia terima. tapi dari pada kamu tarik ulur mending putuskan salah satu di antara mereka. cuma ya kamu pilih sesuai dengan keinginan hati mu, jangan sampai kamu menyesal"

__ADS_1


Zean memikirkan semua yang di katakan Dita, hatinya sangat gundah. Di sisi lain, ia sangat ingin rumah tangganya utuh kembali, namun di sisi lain ia masih belum bisa melupakan masa lalunya.


__ADS_2