Perjuangan Cinta Istri

Perjuangan Cinta Istri
Bag 73


__ADS_3

Richard menjemput Dita sepulang kerja dan mengajaknya untuk menikmati ice cream di tempat biasa dia dan Naya kunjungi. Merekapun memesan ice mereka dan duduk di meja yang menghadap ke jalan.


"Gimana kerjaan mu hari ini?" tanya Richard


"Yahh lumayan lah, lagian akan selalu sibuk kalau sudah akhir tahun ini" jawab Dita


"Hmm baiklah karena kamu sudah sibuk hari ini, mari kita bersantai untuk menenangkan diri" 


Merekapun memakan ice cream dengan sangat romantis. Tiba-tiba Richard menanyakan kabar Tiara kepada Dita.


"Gimana kabarnya Tiara?" tanya Richard


"Yahh,,, kemarin dia baru menjalani sidang pertamanya. Dan Zean sama sekali tak datang ke sidang tersebut" ucap Dita


"Sidang perceraian? Jadi mereka sudah sepakat untuk pisah?"

__ADS_1


"Tiara yang mengajukan gugatan cerai ke pengadilan karena dia sudah cukup lelah untuk menghadapi Zean. Aku hanya bisa mendukung dia sepenuhnya agar bisa mendapatkan hasil yang terbaik" 


"Semoga setelah ini akan jauh lebih baik... Karena Tiara orang yang tegar dan baik" ucap Richard 


Dita hanya mengangguk tersenyum mendengar ucapan dari Richard, ia pun berharap jika sahabatnya itu mendapatkan hasil yang baik dalam perceraiannya ini. 


Tak lama mereka berbincang tiba-tiba ada seorang wanita datang menghampiri mereka.


"Richard.... Kamukah itu?" tanya wanita itu yang tak lain adalah Melati


Dita terkejut melihat pemandangan yang ada di depannya. Ia tak menyangka jika wanita ini sangat berani untuk menyapa mesra Richard di depannya.


 kali ini Melati semakin berani. Ia duduk di samping Richard dan mencoba ice cream kepunyaan Richard. Dita yang kesal melihat pemandangan ini pun bangkit dan mencoba untuk beranjak pergi. Namun saat akan pergi Richard menahan Dita.


"Kamu mau kemana?" tanya Richard

__ADS_1


"Kalian nikmatin aja dulu kenangan kalian. Nanti kalau udah selesai baru kamu hubungin aku lagi" ucap Dita kesal


"Kamu kok ngomong gitu? Ya sudah ayo kita keluar" Ajak Ricard


"Ternyata kamu sadar diri juga ya jadi wanita. Kalau gitu gih sana pergi" ucap Melati


Richard yang mendengar itu langsung bangkit sambil memegang tangan Dita, ia berencana untuk pergi dari sana.


"Kamu mau kemana? Biarin aja ih dia pergi. Lagian dia kan bukan siapa-siapa kamu" ucap Melati sambil menahan Richard


"Sorry, dia calon istri aku. Jadi aku harap kamu bisa lebih sopan terhadap calon ku. Dan juga tolong sadar diri akan status mu itu" ucap Richard sambil menarik tangan Dita keluar dari toko


"Richard.... kamu serius ninggalin aku di sini? Richard?" teriak Melati


Namun Richard sama sekali tak menanggapi teriakan dari Melati. Ia pergi membawa Dita di sampingnya dan tak menoleh sama sekali.

__ADS_1


Dita sangat terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Richard. Ia tak menyangka jika Richard akan mengatakan itu di depan Melati. Padahal selama ini mereka hanya dekat dan belum memutuskan apa hubungan mereka saat ini. Dan tiba-tiba sekarang ia bilang kalau Dita adalah calon istrinya.


Muka Dita merah padam mendengar ucapan Richard. Hatinya berasa terbang tinggi di awan, namun tiba-tiba ia terfikirkan "bagaimana kalau itu hanya cara Richard agar Melati tak menganggunya lagi" mengingat itu hatinya pun terasa sakit


__ADS_2