
"maaf bu Tiara, saya bukan dokter yang menangani pasien bernama Zean. Tapi memang ada rumor di rumah sakit ini tentang suami yang rela mati demi mendonorkan organnya ke sang istri" jelas dokter tersebut
"tapi dokter tau kan siapa pendonor saya?" tanya ku penasaran
"info pendonor di rahasiakan bu, ini dari pihak keluarga pendonor sendiri yang memintanya" ucap dokter itu lagi
Fikiran ku kembali menerawang, bagaimana jika pendonor itu adalah Zean. Hatinya sangat gundah, dan ingin menemui keluarganya Zean secepatnya.
"Ndre,,, aku minta tolong sama kamu. Tolong urus keperluan rumah sakit ku ini, aku mau keluar dari sini secepatnya" ucap ku memohon
"kamu masih butuh istirahat dan perawatan yang baik Raa, jangan gegabah seperti ini" saran Andre
"aku nggak bisa gini terus Ndre, aku butuh kepastian keadaan Zean sekarang" ucap ku dengan nada sedikit tinggi
__ADS_1
"kamu jangan bandel nduk, ini semua kami lakukan demi kesehatan mu. Kamu juga harus fikirkan kondisi mu sekarang loh" ucap ayah mencoba membujuk ku
"berapa lama lagi Raa bisa keluar dari sini yah? Raa udah bosan, dan Raa juga mau lihat keadaan Zean" ucap ku memelas
"lusa kamu udah bisa pulang, dan itupun kamu juga harus bedrest total" ucap ayah
"ooohh god...." ucap ku mengeluh
Tiba-tiba telepon Andre berbunyi, ia menerima telepon di luar ruangan rawat ku ini. Sepertinya ada hal serius sehingga ia harus mengangkat telepon ke luar. Yaahh orang sibuk seperti Andre menurutku sangat tak wajar ia terus-menerus di sini untuk merawat ku. Tak lama Andre pun masuk dengan wajah serius.
Mata kami pun terbelalak mendengar ucapan Andre, seperti mengetahui mimik muka kami Andre pun memberi tahukan kepada kami.
"aku baru saja dapat telepon dari temannya Richard yang mengurus kasus kecelakaan kalian, setelah dia mengecek semuanya ia menemukan mobil yang di gunakan. Ternyata itu adalah mobil sewaan, sepertinya pelaku memang sudah ada niat untuk melakukan kejahatan kepada kalian" jelas Andre
__ADS_1
"tapi, siapa orang yang sangat niat untuk membunuh kami? aku nggak ngerasa punya musuh atau pun dendam pribadi" ucap ku serius
"ya awalnya aku juga mengira si tuan yang punya mobil yang menabrak kalian, tapi ternyata ada seseorang yang sengaja menyewa mobil itu selama satu bulan full. Dan sepertinya dia sudah menunggu kalian selama berhari-hari di depan Cafe, karena pihak Cafe mengatakan setiap jam pulang kerja mobil itu terparkir di sana. Tapi sekarang sesudah kecelakaan itu, sama sekali tak nampak lagi" ucap Andre lagi
"oh my... apa kamu udah memastikan orang yang menabrak ku dan Zean?" tanya ku serius
"iya... dan kalian semua pun kenal dengan orang itu. Melati, dia sebenarnya berniat untuk menabrak mu seorang. Tapi siapa yang tau ternyata Zean mencoba melindungi mu" ucap Andre
"MELATI....? kamu serius Ndre?" tanya ku tak percaya
"iya, bahkan dia sudah melarikan diri keluar negeri satu jam setelah kejadian kalian itu"
"sumpah, gila ya tuh cewek. Aku nggak nyangka dia sampai berani senekat itu buat misahin Zean sama Tiara" ucap Dita berkomentar
__ADS_1
"iya Taa, selain licik dia juga sangat kejam. Ambisiusnya untuk memiliki seseorang sampai membuatnya kehilangan akal sehat" ucap ku miris.