Rahim Pengganti

Rahim Pengganti
Bab 78


__ADS_3

"3 hari khaled berada di dalam penjara baru mengetahui kalau anna sudah meninggal dan ke esokan harinya, khaled memberi kesaksian kalau semuanya salahnya, semuanya percaya termasuk kedua sahabatnya ini". mata cherry melihat ke gokhan dan ferdinand. sedangkan khaled memilih menunduk.



Kenapa ia melakukan itu? sampai sekarang ia masih sangat jelas mengingat, hanya karna satu hal.



"yang tidak di ketahui sahabatnya dan bahkan tidak mencoba untuk mencari tahu kenapa sahabatnya mengaku setelah matian matian melawan dan menyatakan dirinya tidak bersalah dan tidak tahu apapun namun hari itu...dia mengaku...". cherry menatap geram ke gokhan dan ferdinand.



Tatapan mata khaled menatap memohon ke cherry untuk menghentikan ucapannya dan bilang saja apa yang mau ferdinand dengar namun cherry memilih tidak peduli dan melanjutkan ucapannya.



"mendengar kabar anna sudah tiada lagi juga membuat dunia khaled runtuh seketika khaled....masih sangat mencintai anna dan selama 2 tahun itu setelah kamu dan anna menikah, khaled sama sekali belum menikah di antara kalian bertiga dia yang belum berumah tangga menurutmu ferdinand? apa lelaki yang begitu sangat mencintai anna bahkan tidak bisa melupakannya rela mau membunuh anna gokhan...?". pertanyaan cherry membuat kedua pria yang di tanya diam dengan mata mereka yang membulat.

__ADS_1



Setelah anna menikah dengan ferdinand, mereka bertiga berpisah dan asik dengan dunia masing masing. ferdinand yang selalu bersama anna bahkan dia tidak ada hal penting apapun di dunia ini selain anna dan ia sendiri sibuk mengurus perusahaan papanya yang resmi di berikan tanggung jawab untuknya dan tidak berapa lama ia pun mengenal seorang gadis yang membuatnya mencintainya dan melupakan anna. Khaled? ia tidak pernah mendengar kabar lagi setelah hari sebelum terakhir mereka bertemu yaitu hari sebelum besok hari pernikahannya namun nyatanya hari itu menjadi hari pernikahan ferdinand dan anna. ia sudah mencari keberadaan sahabatnya ini namun hasil yang ia temukan semua nihil tidak ada. dia...hilang bagaikan di telan bumi. atau dia...yang pandai sembunyi.



"jawabannya adalah tidak mungkin bukan? lalu...kenapa hari itu... khaled mau mengakui padahal dia tidak bersalah?... ferdinand?... ".



Ferdinand mendongak menatap cherry dengan raut wajahnya yang masih dingin.




Ferdinand menggeram menatap cherry tajam sambil meronta dan ingin sekali dia mencekik wanita tersebut. Ferdinand bernafas tenang saat melihat ke depan dimana khaled yang menunduk. ia tidak tahu perasaannya yang sekarang, dulu jelas jelas ia tahu kalau pria ini tidak akan mungkin melakukan hal begitu, tidak akan mungkin namun...cherry benar! saat itu...ia hanya butuh tempat pelampiasan, pelampiasan untuk keterpurukannya namun ia tidak menyangka pria ini mengakui dirinya yang bersalah sontak saja itu membuatnya murka apalagi saat itu...ia sedang berada di batas ambangnya.

__ADS_1



"so...kita hentikan ini, yang setelahnya seperti yang kalian tahu, kasus itu sudah di tutup rapat dan tidak akan bisa di buka lagi! itu atas perintah kedua orang tua khaled sebelum mereka bangkrut dan pindah ke turki dan menetap di sana! dan ya, khaled juga lepas dari jeruji tersebut setelah satu minggu di dalam sana so...gokhan, Ferdinand... ".



Cherry bangkit berdiri melangkah dan berdiri tepat di hadapan tiga pria tersebut dengan kedua tangannya terlipat.



"seperti yang kalian tahu dan lihat juga saat itu kalau sipengemudi mobil khaled yang menabrak anna dan harika, mati di tempat jadi...tidak ada bukti yang membuktikan kalau khaled tidak bersalah di sini...pertama aku sebagai saksinya, karna saat kejadian itu...aku ada bersama khaled dan khaled meninggalkan kunci mobilnya tanpa di cabut karna terlalu buru buru mau menemuiku yang sudah berada di dalam kafe tidak jauh dari mall di mana istri kalian berdua berada di sana!...kedua? pria yang menabrak istri kalian indentitasnya sama sekali tidak terdaftar yang artinya...aku tidak perlu menjawab karna aku yakin kalian tahu sendiri jawabannya, antara dua...jika bukan seorang pencuri maka...anak buah dari pada salah satu mafia yang mencoba melarikan diri dari sarang majikannya dan ya! keduanya adalah benar, anak buah mafia dari negara sebelah yang sedang melarikan diri dan menjadi pencuri untuk bertahan hidup, namun yang dia curi sungguh salah total hari itu...so...anggap saja dia tamu yang tidak di undang dan naas, aku juga tidak mau mencari tahu lagi, kasihan juga! yang penting di sini...khaled sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan kecelakaan itu dan Ferdinand? mungkin bagimu ini sulit dan tentu sulit tapi...mari lupakan hari itu, aku yakin...anna juga mau hal itu! hiduplah tanpa menyimpan dendam dan...hal menyakitkan itu, kamu tentu tahu? itu semua adalah sebab saja untuk allah mengambil hambanya tapi lain dari pada itu...memang ajal dan janji anna sudah sampai di hari itu begitu juga dengan calon anakmu, sulit untuk menerima tapi kamu harus, kamu harus ikhlas, ikhlas untuk menerima semua itu, allah yang menjadikan kita dan mematikan kita juga, aku yakin di sudut hatimu kamu masih ingat ini ferdinand? dan aku yakin juga kamu...tidak pernah mau menyalahkan khaled namun ke adaan memaksamu melakukan itu dan sekarang...mari kamu lepaskan, lepaskan semua rasa itu dan bebaskan dirimu dari dendam, itu hanya akan membuatmu menderita! kamu ingat ferdinand saat kita mampir ke salah satu masjid di sini dan tidak sengaja kita dengar...beberapa kata yang di ucapkan seorang ustazd di sana, salah satunya....jika seseorang sudah sampai ajalnya maka tidak ada siapapun atau seorangpun yang bisa mencegah atau lari darinya jadi...aku hanya mau bilang lagi...kamu harus ikhlas dan menerima semua ini dengan sabar dan perbaiki hubungan persahabatan kalian".



Ferdinand terdiam, semua terdiam dengan pemikiran mereka masing masing.


__ADS_1



__ADS_2