
"baiklah, sekarang kalian boleh pergi! kalian bebas meski aku sama sekali tidak tertarik dengan wanita yang kamu rekomendasikan deniz? keluarlah, aku mau kerja, jangan ganggu aku! ".
Deniz menggeram dengan ucapan yang bernada usiran halus yang di keluarkan dari dalam mulut pria di depannya ini.
"jangan bilang semua, karna aku yakin salah satunya membuatmu tertarik, oh ya? ketiga wanita itu no nya sudah aku kirim lewat pesan baru saja, kami permisi! kami juga punya banyak hal yang perlu di urus tahu?". deniz menjulurkan tangannya meminta uluran tangan ayla.
Keduanya bergandengan tangan melangkah ke pintu ruangan kerja reyyan.
"kami pergi dan semoga berhasil". senyum ayla sebelum berbalik.
"aku dengar kalian mengundurkan acara resepsi hingga 2 bulan ke depan, benar?! ".
Deniz dan ayla yang sudah menghentikan langkahnya, membalik melihat reyyan lalu keduanya saling melihat.
"bukan aku tapi wanita yang aku pegang sekarang". jawab deniz setelah beberapa saat.
Ayla memajukan bibirnya.
Reyyan menyatukan alisnya.
"kalian tidak sedang bertengkar bukan? aku dengar, itu yang sering terjadi jika waktu pernikahan hampir dekat, ah...karna itu aku kira pernikahan itu bodoh dan merepotkan, aku lelaki yang beruntung karna tidak suka berkomitmen". ujar reyyan bangga.
Ayla yang tidak suka menyatukan alisnya menatap reyyan.
__ADS_1
"aku kira kamu punya mata rey? dan jika iya, coba lihat kemari".
Ucapan ayla sontak membuat tatapan reyyan mematuhi ayla.
Ayla menaikkan tangannya yang di genggam deniz. memperlihatkan peganggan erat kedua tangan mereka.
"kamu lihat?... apa kami terlihat sedang bertengkar dan lagi? dekat dengan hari pernikahan? hei...kami sudah menikah bahkan kami sudah mau punya anak, itu hanya resepsi dan bisa di undur! alasan?... tentu saja karna aku mau jalan jalan dulu dengan suami tercintaku sebelum melewati hari yang melelahkan itu,puas? ah satu lagi...kamu tidak mau berkomitmen karna kamu belum menemukan sosok wanita yang akan membuatmu gila, sehingga kamu mau menikahi dia dalam detik itu juga".
Reyyan tersenyum sinis dengan ucapan ayla.
"syukurlah hubungan kalian baik baik saja karna jika tidak, aku akan mengambilmu kembali darinya tapi baby? kamu lupa? aku menikahi mereka semua! ".
"untuk sex mu!". jawab cepat ayla dengan senyum memaksa di wajahnya.
"aku benarkan! lalu...bisa beri tahu bocorannya? siapa tahu aku bisa nyusul".
Ayla merasa tertarik dengan ucapan reyyan menaikkan satu alisnya.
"kamu yakin rey?...tapi kamu bisa titip doa padaku ah tidak! biarkan aku dengan ikhlas yang akan mendoakanmu". ayla tersenyum keji. senyum yang membuat reyyan merinding.
Bagi reyyan tidak perlu bertanya lagi kemana, karna sudah tentu...
Reyyan tertawa hambar.
__ADS_1
"doakan saja, supaya aku punya anak lalu aku nikahkan dengan anakmu".
Ayla semakin tersenyum keji.
"tentu saja aku akan mendoakanmu, supaya allah hadirkan satu wanita yang bisa mengubahmu dan membuatmu jatuh cinta dengan gila padanya, itu yang akan aku lakukan lalu...selamat menikmati siang ini rey? ". ujar ayla lalu menarik tangan deniz kembali melangkah ke pintu.
Reyyan bangkit berdiri dari duduknya menatap punggung ayla ngeri.
"baby? kamu tidak akan melakukan itu, akan aku lakukan apapun permintaanmu". reyyan nyaris saja mau memohon namun.
Brakhhhh...
Reyyan menggertakkan giginya sembari memejamkan matanya.
Reyyan memang jarang melakukan hal hal baik apalagi sholat yang merupakan kewajiban bagi umat islam, apalagi seorang muslim namun ia tidak pernah menapik atau tidak mempercayai yang namanya tempat mustajabah doa apalagi di negeri mekkah tanah haram dan di depan kiblat semua umat islam ka'bah baitullah dan jika ayla benaran akan melakukan itu maka...hidupnya yang damai dan tenang akan berada dalam kekacauan. jatuh cinta? hal yang sangat ia benci, tidak ia sukai dan juga hal bodoh.
Reyyan menggeram.
Dia meraih hpnya menghubungi no ayla namun sayangnya beberapa kali panggil ayla tidak berniat mau menjawab.
Ayla dan deniz mengundurkan resepsi mereka karna ayla meminta untuk mereka melaksanakan ibadah umrah bersama dulu lalu mereka akan keliling beberapa negara untuk bulan madu mereka yang tidak ada dari awal lalu setelahnya baru mereka akan fokus ke resepsi yang bagi ayla sangat melelahkan.
__ADS_1