
..."Belajar di sekolah tidak hanya untuk pergi ke upacara wisuda dan menggantungkan gambar wisuda kita di dinding. Ilmu itu penting untuk kehidupan kita yang lebih baik! Bukankah kita diberi otak untuk berfikir?" (Bias)š„...
..._______________________________________...
"Oke soal terakhir mengenai program linear, untuk yang mampu menjawab seperti sebelumnya langsung menekan bel, ya! Untuk soal terakhir ini bernilai 100 poin!" Seorang juri seperti biasa mengarahkan seluruh peserta sebelum akhirnya memberi soal.
"Suatu usaha kecil menengah tas dan sepatu, mempunyai bahan baku kulit dan plastik masing-masing 4500 cm2. Untuk membuat sebuah sepatu diperlukan bahan kulit 30cm2Ā dan bahan plastik 15cm2. Untuk membuat sebuah tas diperlukan bahan kulit 15cm2Ā dan bahan plastik 30cm2. Jika keuntungan sebuah sepatu sama dengan keuntungan sebuah tas, maka usaha kecil menengah tersebut akan mendapat keuntungan maksimum, jika dibuat ...."
Dengan cepat Zee memainkan alat tulisnya ada selembar kertas.
Model matematikanya x \= banyak sepatu dan y \= banyak tas.
30x + 15y ⤠4500 untuk bahan kulit dan
15x + 30y ⤠4500 untuk bahan plastik
Zee memasukkan nilai pengenol untuk x dan y. Ia menggambar sebuah kurva setelahnya.
Maksimum pada salah satu titik-titik (150, 0), (0, 150), dan (100, 100).
Zee dengan cepat menekan bel.
"Silahkan grub A!"
"Karena keuntungan tas dan sepatu sama, maka akan maksimum di titik Ā (100, 100)"
"Ya, poin 100 untuk grub A. Bagus, sangat cepat! Demikian soal terakhir tadi. Kami akan mengakumulasikan seluruh nilai. Untuk seluruh peserta lomba silahkan beristirahat. Kami akan mengumumkan pemenang pada akhir acara nanti!" Semua peserta mengangguk dan berpencar setelahnya.
__ADS_1
Zee mengedar pandang tak menemukan siapa pun. Ya, sebab rekan peserta yang lain juga sedang mengikuti lomba di ruangan berbeda. Supporter hanya ada dari siswa-siswi sekolah Mandala yang menjadi tuan rumahnya.
Zee, melihat beberapa kelas dan melihat kakak kelasnya yang lain masih berusaha menjawab setiap soal. Maharani yang berkumpul dengan guru-guru dari sekolah lain menangkap kehadiran Zee dan mendekat.
"Bagaimana, Zee?"
"Sudah, Bu. Saya diminta beristirahat sambil menunggu pengumuman lomba."
"Oh iya bagus, sambil menunggu kakak kelas yang lain, ini ada nasi dan snack kamu makan dulu, ya!"
"Saya makan menunggu yang lain saja, Bu," ucap Zee dibalas anggukan Maharani.
"Oh ya, Bu__ Un-tuk ke-las perlom-baan bahasa Inggris di-mana ya, Bu?" tanya itu terlontar. Entah mengapa tiba-tiba Zee teringat Bias yang terlihat kurang sehat tadi pagi. Zee ingin memastikan kondisi kakak kelasnya itu.
"Oh, Bias? Pidato bahasa Inggris ada di lantai 2, Zee."
"Oh, tentu saja."
Zee melangkahkan kaki setelahnya menaiki satu persatu anak tangga yang diapit oleh dua kelas itu. Banyak mata menatap ke arahnya dengan aneh, apalagi alasannya kalau bukan disebabkan warna kulit Zee yang mencolok dari siswa yang lain. Zee menarik napas, ada penyesalan di sana telah merubah tampilan dirinya yang cantik, namun Zee sadar harus menanggung konsekuensi keputusannya. Pun Zee bersikap biasa saja akhirnya, mengabaikan setiap tatapan sinis dan ucap kasar yang tak sengaja terdengar.
Zee sampai di lantai atas. Ia mengintip aktivitas setiap kelas dari jendela untuk mengetahui lokasi lomba Bahasa Inggris berada. Perasaan tenang itu tiba-tiba muncul saat dilihatnya seorang lelaki di depan sebuah kelas sedang berbicara lantang menggunakan Bahasa Inggris. Lelaki dengan wajah yang mulai dihapal Zee itu tampak lugas berbicara tidak seperti orang yang sakit. Bias memang mengenyampingkan rasa tidak nyaman yang ia rasa dan itu semakin menambah nilai plus Bias di mata Zee. Zee mengukir senyum, ia senang dengan sikap Bias.
Begini kira-kira cuplikan pidato yang Bias sampaikan di podium. Pidato itu bertemakan "Pentingnya Pendidikan." (The Importance of Education)
The honorable, my teacher, and my beloved friends, good morning. First of all, thank you for having me here in this fine and joyfull morning. I hope we are all in the good health. Today I would convey in the importance of education in my short speech. On many occasions we hear the term education, but what is education? How importance is education to our country and ourselves as students?
Well, to answer the first question, education refers to a process by which a person develops their skills, attitudes and values. Many times we associate this term with the school, however we must also take into account that education is not exclusive to this institution, but also it is up to the family and even to the friendships with whom we live together day by day, that is why we can say that āmen can get to improve each other.ā There is a phrase that I like very much and I find it very true. If the people of a country care about the education, it shows that they love their nation. It is said that in order for a country to prosper it needs education, but why?
__ADS_1
The honorable audiences, we study not to go to the graduation ceremony and hang our picture on the wall of our house, much less to show off to our friends. we study to practice and to acquire knowledge, and those two then will prepare us to the real life situation. Education brings us too many benefits, such as confidence in ourselves, freedom to decide, conscience as a whole, help us to improve ourselves, to feel fulfilled, to feel that we are something in life and that we have an end for which to live. But this is not the only satisfaction that education gives us, but with it we achieve a better quality of life; When we want to buy a dress, shoes, food, or anything else, we need a work, which currently is not so easy to find and less if we donāt have an adequate education.
It is said that the future of our country is in the hands of the children and as the children in this country, we must try hard to achieve that. That is why today I invite all the audiences here to reflect on the importance of education. We have to take advantage of this chance to be able to go to school to study. We must appreciate the effort that our parents make to send us to school, and think that there are many children who would like to study but for some reason they can not do it.
Finally, ask ourselves: without effort and education, how do we want to improve ourselves? How do we want to live better? In short, how do we want a better country?. Therefore, education is an important part of our life as well as an essential part to develop a better future for the country. So this is the end of my speech today. I hope some of the points that I have conveyed today make us more appreciate of our chance to be able to have the education at school and make us study more dilligently for both our countryās and our own future. I thank you for the attention. Good day.
Dan inilah translete-nya ....
Yang terhormat, guru saya beserta teman-teman yang saya sayangi, selamat pagi. Pertama-tama, terimakasih telah bersama saya di sini pagi yang menyenangkan ini. Saya harap kita semua dalam keadaan sehat. Hari ini saya akan menyampaikan pentingnya pendidikan dalam pidato singkat saya. Pada banyak kesempatan kita mendengar istilah pendidikan, tapi apa itu pendidikan? Seberapa penting pendidikan bagi negara kita dan diri kita sendiri sebagai siswa?
Nah, untuk menjawab pertanyaan pertama, pendidikan mengacu pada proses dimana seseorang mengembangkan keterampilan, sikap dan nilai mereka. Seringkali kita menghubungkan istilah ini dengan sekolah, namun kita juga harus tahu bahwa pendidikan tidak hanya berhubungan dengan institusi ini, tetapi juga didapati di keluarga dan bahkan dalam persahabatan atau dengan orang yang kita temui dari hari ke hari. Itulah mengapa pepatah mengatakan bahwa āmanusia bisa saling mengajari.ā Itu ungkapan yang sangat saya sukai dan saya merasa itu sangat benar. Jika orang-orang peduli terhadap pendidikan mereka, hal itu menunjukkan bahwa mereka mencintai bangsanya. Dikatakan bahwa agar suatu negara dapat makmur dibutuhkan pendidikan, tapi kenapa?
Hadirin yang terhormat, kita belajar di sekolah tidak hanya untuk pergi ke upacara wisuda dan menggantungkan gambar wisuda kita di dinding rumah kita, apalagi untuk menyombongkan diri kepada teman-teman kita. Kita belajar untuk berlatih dan memperoleh pengetahuan, dan kedua hal itu kemudian dapat mempersiapkan kita dalam menghadapi situasi di kehidupan nyata. Pendidikan memberikan kita banyak manfaat, seperti meningkatkan kepercayaan pada diri, memberi kebebasan untuk memilih dan memutuskan, memiliki hati nurani yang utuh, membantu kita memperbaiki diri, merasa punya arti, merasa bahwa kita berbuat sesuatu dalam kehidupan dan bahwa kita memiliki tujuan untuk hidup. Tapi dari semua itu pun, masih banyak manfaat yang diberikan pendidikan kepada kita, manfaat lainnya adalah kita dapat mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik. Bila kita ingin membeli baju, sepatu, makanan, atau apapun, kita membutuhkan sebuah pekerjaan, dimana pekerjaan sekarang ini sulit dicari jika kita tidak memiliki pendidikan yang memadai.
Teman-teman saya, masa depan negara kita ada di tangan anak-anak bangsa, dan sebagai anak-anak bangsa di negeri ini, kita harus berusaha keras untuk mencapai masa depan itu. Itulah sebabnya hari ini saya mengajak semua hadirin disini untuk merenungkan pentingnya pendidikan. Kita harus memanfaatkan kesempatan bisa pergi ke sekolah untuk belajar. Kita juga harus menghargai usaha yang dilakukan orang tua kita untuk menyekolahkan kita, karena ada banyak anak yang ingin sekolah tapi karena suatu hal mereka tidak dapat melakukannya.
Terakhir, tanyakan pada diri sendiri: Tanpa usaha dan pendidikan, bagaimana kita ingin memperbaiki diri? Bagaimana kita ingin hidup lebih baik? Bagaimana kita menginginkan negara yang lebih baik? Oleh karena itu, pendidikan merupakan bagian penting dari kehidupan kita sekaligus merupakan bagian penting untuk mengembangkan masa depan yang lebih baik bagi negara. Maka inilah akhir dari pidato saya hari ini. Saya harap beberapa poin yang telah saya sampaikan hari ini membuat kita lebih menghargai kesempatan kita untuk dapat memiliki pendidikan di sekolah dan membuat kita belajar lebih giat untuk masa depan negara kita dan masa depan kita sendiri. Terima kasih atas perhatiannya. Semoga hari kita semua menyenangkan.
Bibir Zee spontan terus tersenyum, pandangannya tak teralihkan pada lelaki di hadapannya. Walau bahasa Inggris Zee kurang baik, tapi ia mengerti inti yang disampaikan Bias dan ia bangga.
..._______________________________________...
š„Happy readingš
š„Komen, komen, komen!š¤§
š„Pidato Bias copas dari google ya, otak Bubu udah pusing mikirin kerjaan rumahš #ngelesšš
__ADS_1