
Setelah memastikan arga memasuki mobil nya dan duduk di kursi, sekertaris Tang memasuki pintu kemudi dan duduk di kursi nya. Lalu melajukan mobil arga melewati gerbang utama untuk meninggalkan rumah arga dan kini mobil itu tengah melaju di jalanan kota yang ramai.
Sedari tadi arga yang duduk di kursi penumpang selalu menebarkan senyuman bahagia nya dan sesekali bersiul kecil menandakan hati nya sedang berbunga bunga.
Sekertaris Tang yang memperhatikan dari kaca depan mobil mengangkat sebelah alis nya heran.
Ada apa dengan tuan. Belum pernah tuan bersikap seperti ini sampai sampai tuan tahu cara nya bersiul. Belajar dari mana tuan.
"Tang.." panggil arga masih dengan senyuman yang mengembang di bibir nya.
"Iya tuan," balas Tang.
"Terimakasih buku panduan yang kau berikan, sangat berguna. Kali ini aku berhasil mengikat romisa," tutur arga bangga.
"Iya tuan."
Jd ini sebab nya tuan tersenyum terus seperti itu. Sudah saya duga pasti karena nona lagi tuan bersikap aneh seperti ini.
"Tang.." panggil arga lagi lalu menormalkan duduk nya yang sedari tadi menyender.
"Iya tuan."
"Bagaimana cara menaklukan hati wanita?" tanya arga serius.
Buat apa lagi tuan bertanya soal itu.
__ADS_1
Tang melirik sekilas pada arga.
"Bukan nya tuan sudah berhasil mengikat nona?" tanya nya Tang memastikan.
Arga menghela napas nya pelan.
"Iya, dan lebih tepat nya sudah menyatakan pernyataan bahwa aku mencintai nya. Namun romisa hanya terdiam bahkan menangis di depan ku karena saking tidak menyukai ku Tang. Menurut mu aku harus bagaimana mendapatkan hati nya romisa," tutur arga memikirkan kejadian semalam nya.
Benarkah nona menangis hanya karena tidak menyukai tuan. Rasa nya sulit di mengerti.
"Tuan, di buku panduan keluarga harmonis seperti nya ada tuan tentang cara cara nya," balas Tang.
"Benarkah, oke akan ku periksa lagi buku panduan ini," ucap arga semangat lalu mengambil buku panduan bersampul putih dari balik kursi yang di duduki Tang.
Arga mulai membolak balikkan kembali lembar demi lembar untuk membaca trik trik yang harus di lakukan nya.
"Iya tuan."
"Di buku ini di tuliskan jika ingin menaklukan hati wanita, kita harus pintar merayu. Bagaimana cara nya, aku tidak punya pengalaman merayu wanita," tanya arga mencondongkan tubuh nya ke depan.
Tuan kenapa tuan selalu terpaku pada buku. Tp menurut saya nona bukan tipe wanita yang suka dengan rayuan gombal seperti itu.
"Tuan bisa langsung memperaktekan nya dengan ucapan dan sikap tuan. Tp saran saya tampil apa ada nya tuan," tutur Tang memberikan saran.
Arga tampak berpikir sejenak lalu mengangguk.
__ADS_1
"Tang kau carikan buku tentang rayuan untuk wanita aku ingin mempelajari nya," titah Arga.
Tuan apa nona tidak akan kaget dengan sikap mu nanti yang berubah pada nya. Tp jika saya mencegah yang ada saya kena imbas nya karena menyangkut nona pasti tuan sudah tidak peduli hal lain.
"Baik tuan," jawab Tang.
"Tang.." panggil arga lagi.
"Iya tuan,"
"Apa Jadwal ku hari ini padat?" tanya arga.
"Seperti nya sangat padat tuan," jawab Tang.
"Bisakah kau batalkan jadwal yg tidak penting nya," titah arga.
"Jadwal hari ini mengenai hal penting semua tuan," ucap Tang.
Arga mendengus kecewa dan menyenderkan kembali kepala nya dengan dua tangan sebagai bantalan kepala.
"Padahal Aku tidak sabar ingin pulang ke rumah dan bertemu romisa lagi," celoteh arga sambil memejamkan mata nya.
Tuan..tuan..baru saja mobil ini keluar dari gerbang rumah untuk berangkat bekerja. Ingin minta segera pulang lagi.. benar benar nona merubah segala nya dalam diri tuan.
Tidak ada perbincangan lagi di dalam mobil, Tang fokus dengan kemudi nya, sedang Arga memejamkan mata nya dengan pikiran melayang memikirkan cara untuk menaklukan hati misa.
__ADS_1
BERSAMBUNG...