
Setelah membersihkan diri dan melaksanakan shalat isya. arga dan misa berjalan menuju ke lantai bawah untuk makan malam.
Dan kini kedua nya telah berada di meja makan. Duduk di kursi nya masing masing
Seperti biasa nya misa mengambilkan makanan ke piring arga setelah diri nya bertanya terlebih dahulu menu apa yang arga inginkan
Dan sekarang giliran diri nya mengambil makanan untuk ke piring nya. Misa mengambil salah satu mangkuk menu masakan yang di dalam mangkuk tersebut adalah menu masakan udang, misa hendak menyendokkan masakan tersebut ke piring nya
Seketika arga, syila, dan egi yang melihat misa mengambil menu masakan tersebut langsung kaget dan mencegah nya
"Romisa" cegah arga
"Kaka ipar" celetuk syila
"Bu misa" panggil egi
Misa melirik pada ketiga nya yang sama sama memasang wajah khawatir dan memanggil nya
Eh, ada apa dengan mereka
"Romisa. Kau alergi terhadap udang. Kenapa mengambil menu itu" ucap arga lalu mengambil alih mangkuk masakan udang dari tangan misa dan menyimpan ke ujung meja
"Ta...tapi. suamiku aku menginginkan nya" pinta misa
"Romisa, aku tidak ingin melihat mu kesakitan lagi. Lebih baik pilih menu lain nya" tegas arga mengusap lembut sisi wajah misa
"Iya kaka ipar, syila juga tidak ingin kaka ipar sakit lagi, nanti syila jadi sedih lho.." celetuk syila memasang wajah sedih nya
__ADS_1
"makanlah menu ini rasa nya enak bu misa" ucap egi memberikan mangkuk yang berisi menu masakan macaroni cheese
"Baiklah kaka tidak akan memakan nya syila" jawab misa lalu mengambil mangkuk yang di sodorkan egi
melihat misa menerima nya egi menghembuskan napas nya lega karena misa tidak jadi menyendokkan menu udang ke piring nya
"Bi ane" panggil arga tegas
Bi ane yang sedari tadi berdiri di belakang nya maju beberapa langkah untuk menghadap arga
"Iya tuan"
"Siapa koki yang berani menyiapkan menu masakan yang ada udang nya. Bukan nya kalian semua tahu jika romisa alergi udang dan di larang menyiapkan menu yang ada udang nya" tegur arga dengan nada tegas nya
"Maafkan saya tuan. Saya akan lebih berhati hati lagi" ucap bi ane dan menunduk
Arga menoleh pada misa dan menatap nya hangat
"Benarkah begitu bi ane" tanya arga setelah diri nya kembali menatap dingin ke bi ane
"Benar tuan, tadi sore nona memesan menu masakan ini terhadap saya. Jadi saya perintahkan salah satu koki untuk menyiapkan nya" jelas bi ane
"Dan kau membiarkan nya, sedang kau tahu jika romisa alergi terhadap udang" tegas arga mulai kesal
"Suamiku.." panggil misa pelan
Arga kembali menoleh pada misa
__ADS_1
"Aku memaksa nya untuk menyiapkan masakan tersebut. Jangan salahkan bi ane, suamiku" tutur misa lagi mencoba menenangkan arga yang mulai menegang tersulut emosi
Arga menatap misa hangat lalu menghembuskan napas nya pelan
"Kenapa kau menginginkan menu ini romisa. Sedang kau alergi dengan udang" tanya arga
"Entahlah. Tapi aku hanya ingin mencicipi nya saja" jawab misa jujur
"Jangan memakan nya atau pun mencicipinya romisa. Makanlah menu lain yang ada di sini" tegas arga lalu mengusap puncuk kepala misa
Misa mengangguk kan kepala nya pelan mengiyakan
"Bi ane singkirkan masakan itu dari meja ini" titah arga
"Baik tuan" balas bi ane lalu mengambil mangkuk masakan udang dan memberikan nya ke pelayan yang berjejer di sana
Sedang syila dan egi yang melihat drama di hadapan nya hanya bisa menyaksikan dan memasang ekspresi yang berbeda dari kedua nya
Kenapa kaka ipar tiba tiba menginginkan udang yah, ada yang aneh dengan kaka ipar pikir syila dan melihat misa dengan tatapan heran
Misa. Ada apa dengan mu, selain bersikap aneh ternyata permintaan mu juga membuat kita semua jadi bingung. Semoga tidak terjadi apa apa dengan mu misa ku pikir egi memperhatikan misa yang sudah memakan makanan nya
Aku yakin ini romisa yang asli. Tp kenapa sikap aneh nya belum hilang juga. Sudahlah Biarkan saja pendapat Tang. Karena hati juga mengatakan nya jika ini romisa ku yang asli. iya dia istriku gumam arga dalam hati nya lalu kembali mengusap puncuk kepala misa dengan sayang
misa menoleh pada arga dan tersenyum hangat
BERSAMBUNG..
__ADS_1