Romisa Kehidupan

Romisa Kehidupan
93


__ADS_3

Arga terbangun dari tidur nya ketika mendengar gema suara adzan subuh. Dia mengerjapkan mata nya perlahan dan menggerakkan tubuh nya lalu tersadar jika misa masih tidur dalam pangkuan nya, dengan tangan masih melingkar di pinggang arga meskipun tidak seerat dan sekuat pelukan nya sewaktu malam karena misa dalam keadaan tertidur.


Dengan gerakkan pelan dan sangat hati hati arga mengangkat tubuh misa lalu membaringkan nya dengan posisi terbaring yang benar lalu menyelimuti nya.


Setelah membaringkan tubuh misa. Tidak lupa arga mengecup kening misa cukup lama sebelum beranjak perlahan turun dari ranjang.


Arga menggerak gerakkan pinggang dan kepala nya yang sedikit keram karena semalaman tidur dengan posisi duduk menyila di tambah lagi misa dalam pangkuan nya sehingga membuat arga sulit bergerak dalam tidur nya.


Setelah merasa lega arga menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya juga mengganti baju dengan baju santai sebab hari ini adalah hari minggu.


Sejak kemaren arga belum sempat mengganti baju nya akibat terlalu khawatir terhadap misa dan berakhir ketiduran bersama misa di ranjang. Setelah nya arga tidak lupa juga menunaikan shalat subuh.


Arga keluar dari ruang ganti. Dan berjalan keluar kamar untuk menuju ke ruang kerja nya yang di mana di sana telah ada sekertaris Tang menunggu nya.


Setelah kejadian kemarin sekertaris Tang tidak pulang ke rumah nya dan memilih menginap di kamar tamu rumah arga untuk memastikan semua nya baik baik saja.


Kini arga telah berada di ruang kerja. Arga duduk di sofa tunggal dengan sekertaris Tang duduk di sebrang sofa yang di duduki nya.


Arga menyenderkan kepala nya di senderan sofa dengan kedua lengan saling bersender ke lengan sofa. Arga memejamkan mata nya seolah sedang merenung.


Ada apa dengan tuan. Mungkinkah telah terjadi sesuatu yang buruk. Kenapa seperti nya tuan sedang gelisah.


"Tang.." Gumam arga di sela pejamana mata nya.


"Iya tuan."


"Semua urusan romisa di sekolah selesaikan. Karena aku ingin romisa untuk sementara istirahat di rumah." Titah arga dengan suara pelan.


"Baik tuan."


"Tang.." Panggil arga lagi lalu membuka mata nya.


"Iya tuan."


"Dari mana kau mendapatkan singa jantan putih yang gagah itu?" Tanya arga mulai serius.


Kenapa tuan menanyakan masalah hewan buas itu lagi?

__ADS_1


"Dari seorang pawang singa yang sangat profesional di penangkaran nya tuan." Jawab Tang jujur.


Arga menghela napas nya kasar lalu kembali menyenderkan kepala.


"Aku cemburu pada singa itu Tang." Gumam arga pelan namun masih terdengar oleh Tang.


Tuan kenapa tuan cemburu pada hewan buas. Memang nona melakukan apa dengan singa putih itu.


Namun Tang tidak menjawab gumam an arga dan lebih memilih menyimak keadaan tuan nya.


Arga kembali menghela napas nya pelan.


"Romisa berkata jika dia telah jatuh cinta dengan singa putih itu." Gumam arga lagi.


Tuan menurut ku wajar jika memang singa putih itu adalah hewan favorit nya nona. Wajar nona mengatakan hal tersebut pada hewan peliharaan nya. Tp aku masih sangat ragu jika singaa itu adalah hewan favorit nya nona.


"Apakah benar nona berkata seperti itu tuan?" Tanya Tang memastikan.


Arga mengangguk pelan.


Arga mengangkat kepala nya lalu menatap Tang tajam.


"Kau tidak tahu Tang. Romisa bahkan berkata pelukan singa jantan itu sangat nyaman dan menenangkan. Sedang aku suami nya. Belum pernah dia berkata seperti itu terhadap ku. Meskipun itu hewan peliharaan nya. Tapi aku sangat cemburu Tang.. " Tegas arga kesal.


Tuan. Kenapa tuan bersikap seperti ini. Cemburu kepada hewan buas sangat tidak normal tuan. Tp kata tuan nona senang di peluk oleh singa itu. Sedangkan hewan peliharaan nya nona baru datang kemarin dan nona baru menemui nya satu kali.


Sejak kapan nona berpelukan dengan singa. Seperti nya ada yang tidak beress. Dan setau ku orang yang bisa memeluk nona hanya tuan sendiri dan juga nona syila. Apakah ... tp mungkinkah...


Tang terdiam dan sibuk dengan pikiran nya.


"Tang.." Panggil Arga pelan.


Sekertaris Tang tidak menjawab dan masih sibuk dengan pikiran nya.


"Tang.." Panggil Arga lagi dengan suara jelas.


Tang masih terdiam dan hanyut dalam pikiran nya.

__ADS_1


"Tang...kau!" Geram Arga kesal dengan meninggikan suara nya.


Sekertaris Tang tersadar dari pikiran nya dan langsung bersikap sigap. "Iya tuan." Sahut nya.


"Seperti nya kuping mu benar benar sudah bermasalah Tang. Apa kau tidak suka check rutin kesehatan lagi tiap bulan," tegas arga kesal karena mulai tersulut emosi nya.


"Maaf tuan, saya masih rutin check up tuan." Ucap Tang.


Saya sampai terhanyut dalam pemikiran. Hampir saja emosi tuan meledak.


"Tang.. aku minta kau usir singa itu ke habitat nya." Tukas arga.


Tuan kenapa cemburu mu sampai harus menyingkirkan hewan peliharaan nya nona. Jika nona bertanya bagaimana saya akan menjawab nya.


"Tuan.. Apakah nona tidak akan mencari nya?" Tanya Tang.


Arga menatap Tang.


"Kita ganti hewan peliharaan nya jangan singa. Aku tidak mau cinta romisa di berikan pada singa putih itu Tang." Ucap Arga seakan sedang merajuk.


Tang menghela napas nya. "Baiklah tuan. Kira kira hewan apa yang akan nona sukai tuan?" Tanya Tang.


Arga mulai berpikir sejenak lalu menatap Tang kembali. "Berikan dia hewan peliharaan yang tidak akan berpaling dari ku Tang."


Apa kira2 nya tuan. Apa sejenis hewan yang masih sekelompok nya singa saja yaitu macan. Tp seperti nya akan sama saja. Itu akan membuat nona berpaling dari tuan.


"Tuan bagaimana jika kucing saja, nona kan favorit nya hewan buas. Jika kita memberikan nya sejenis hewan yang kecil dan jinak. Seperti nya nona tidak akan bisa berpaling dari tuan." Pendapat Tang.


Arga berpikir sejenak dan menimang nimang pendapat Tang.


"Bagus juga ide mu Tang. Ya kau gantikan singa putih itu dengan jenis kucing saja. Dan usir singa itu dari kandang nya hari ini juga. Aku tidak mau romisa sampai melihat lagi singa jantan itu." Tegas Arga memerintah.


"Baiklah tuan. Saya akan persiapkan semua nya untuk mengembalikan singa putih itu ke penangkaran nya." Tutur Tang.


Huh. Tuan kenapa terkadang cinta dan cemburu tuan selalu membuat saya repot.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2