
Misa dan arga telah selesai menyelesaikan makan malam dan kini mereka beranjak dari duduk nya untuk menuju tempat yang di tuju
"Romisa, kau langsung ke kamar saja. Aku ke ruangan kerja dulu" titah arga sebelum diri nya akan melangkah kan kaki
Misa mengangguk mengiyakan
"baik suamiku" balas misa
"Ka arga, syila ikut kaka ipar ke kamar boleh tidak. Syila hanya ingin meminta di ajarin untuk memecahkan soal soal pelajaran yang susah. Boleh kaan ka arga.. boleh yah." Pinta syila memelas
Arga menatap syila sejenak lalu mengangguk pelan "asal jangan merepotkan kaka ipar mu" tegas arga
"Asyiiiik...siap bos" girang syila dan mengangkat sebelah tangan nya bersikap hormat pada arga
"Romisa, kau tidak apa apa. Dengan permintaan syila" tanya arga menoleh pada misa
"Iya suamiku, aku senang syila mau menemaniku di kamar nanti" jawab misa lalu tersenyum
"Baiklah aku tinggal dulu" ucap arga lalu berlalu meninggalkan misa dan syila yang masih berdiri
Sepeninggalan nya arga
"Kaka ipar syila ke kamar dulu yah mengambil buku2 pelajaran nya. Nanti syila nyusul ke kamar kaka ipar" tutur syila yang di balas anggukkan kepala oleh misa
Syila dan misa berjalan beriringan dan ketika kedua nya berada di ambang tangga. Misa berjalan menaiki anak tangga sedang syila berlari ke arah lorong yang menuju kamar nya
Misa telah sampai di kamar nya
Misa mengambil sebuah buku di rak buku yang berjejer di sebelah ruang tv lalu duduk di sofa tv. Tidak lupa misa menyalakan tv untuk membuat suasana hening menjadi ramai
__ADS_1
Ceklek
Suara pintu kamar di buka yang memunculkan syila membawa beberapa buku dalam pelukan tangan nya
"Kaka ipar ..." panggil syila yang sudah berada di belakang sofa yang di duduki misa
Misa menoleh pada syila dan menutup buku yang sedang di baca lalu menaruh nya ke atas meja
"Eh, syila. Di sini aja yah kita belajar nya" pinta misa menepuk sofa sebelah nya
Syila memutari sofa dan duduk di sebelah misa. Lalu syila meletakkan semua buku yang di bawa nya ke atas meja
"Soal yang mana syila yang membuat syila susah menjawab nya" ucap misa di sela membuka salah satu buku yang di bawa syila
Syila menunjukkan beberapa soal soal matematika, fisika, dan beberapa pelajaran lain nya yang menurut nya susah untuk di jawab dan meminta misa menjelaskan bagaimana cara memecahkan nya
Syila mengangguk
"iya kaka ipar, syila juga berpikir begitu" ucap syila lalu menurut ikut duduk di atas karpet di samping misa
"Baiklah, kita mulai yah, belajar nya" tutur misa yang di angguki kepala oleh syila
Misa mulai menjelaskan dan memberikan cara cepat untuk memecahkan semua soal soal yang di tanyakan oleh syila.
Lama misa dan syila belajar mengajar membahas soal soal pelajaran di buku yang di bawa oleh syila.
"Hoaaamm...ha, kaka ipar kok jadi suntuk gini yah dari tadi hanya membahas pelajaran saja. Kita nonton tv aja yuk. Mumpung tv lagi nyala nih" celoteh syila sambil merebahkan tubuh nya ke sofa panjang lalu mengambil remote tv di atas meja kecil
Misa menghela napas nya pelan
__ADS_1
"Baiklah... istirahatin dulu otak nya. Dan nanti kita lanjutkan pelajaran nya syila, kaka belum selesai lho menjelaskan soal no.43 ini" ucap misa dan membereskan buku buku yang mulai berserakan di atas karpet
"Iya kaka ipar kesayangan nya syila" balas syila dan mulai memencet asal remote tv untuk mencari chanel yang menarik di mata syila
Sedang misa masih sibuk membereskan buku2 yang berserakan tersebut
"Roarrrr...roarrrr...graarrr...grarrr.." suara singa mengaung di tv sangat jelas di telinga misa
Seketika tubuh misa kaku dan bergetar lalu misa melirik layar kotak yang ada di hadapan nya itu tiba tiba ada yang bergejolak dalam perut misa hingga sampai ke tenggorokan nya. Dan ketika singa dalam layar tv menatap nya tajam ke arah misa, tiba2 gejolak dalam perut nya semakin menjadi sehingga membuat misa mual dan ingin memuntahkan nya
Sedang syila yang asyik melihat layar tv itu memperhatikan hewan buas yang berada dalam layar kotak di hadapan nya
"Kaka ipar lihat, singa itu sangat gagah yah, tp sayang termasuk hewan karnivor jadi takut di makan oleh nya" celoteh syila tanpa melihat wajah misa yang saat itu wajah misa sudah berubah pucat pasi
Karena gejolak dalam perut misa semakin menjadi. Misa sudah tidak tahan lagi untuk menahan dan akhirnya misa berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan isi dalam perut nya
Sedang syila yang melihat misa berlari dengan tergesa ke kamar mandi langsung panik dan heran
"Kaka ipar..kaka ipar ada apa" panik nya syila menghampiri misa ke kamar mandi dan kebetulan misa tidak sempat menutup kamar mandi karena rasa mual nya sudah berada dalam kerongkongan
"Hoek...hoek..." misa mencoba memuntahkan isi dalam perut yang membuatnya bergejolak dan keluarlah semua isi dalam perut nya
"Kaka ipar..kaka ipar...ah..syila harus gimana ini. Kaka ipar tunggu sebentar, syila akan ke lantai bawah. Untuk cari bantuan" ucap syila panik lalu berlari keluar kamar misa
Sedang misa sudah tidak memperdulikan ucapan syila lagi karena saat ini misa hanya ingin memuntahkan semua isi dalam perut nya.
Sudah puas misa memuntahkan semua nya. Misa terkulai lemas di lantai kamar mandi karena tiba tiba kepala nya terasa limbung dan akhirnya tidak sadarkan diri tergeletak di lantai kamar mandi
BERSAMBUNG....
__ADS_1