Suara Air Mata

Suara Air Mata
mengejar


__ADS_3

Aku pun segera berpaling muka dan menjauh dari laki-laki itu.


"kenapa sayang?" tanya Hendrick.


Akan tetapi aku sengaja diam tak menjawab pertanyaan Hendrick.


"hei.. kamu kenapa Shella? mmm.. maaf aku sudah lancang sama kamu" tambah Hendrick meminta maaf dan memegang tanganku.


"Shella.. sayang... kamu kenapa diam saja? nanti cantiknya luntur lo.." goda Hendrick.


"apaan sih kak Hendrick" jawabku dengan nada sedikit judes.


"maaf, kalau sikapku tadi membuat kamu kesal" tambah laki-laki itu dengan mata yang berkaca-kaca.


Melihat sikap dia, aku mendadak ingin sekali tertawa. Akan tetapi hal itu segera ku tepiskan. Pandanganku tertuju pada kening pemuda itu.


"Shella.. sayang.. plisss i'm sorry" bujuk Hendrik.


Tiba-tiba saja ponselku berbunyi, aku segera mengambil ponsel tersebut dari dalam tas ku. Dilayar ponsel tertera sebuah panggilan masuk dari bu Tari.


'maaf bu, Shella berbuat seperti ini' gumamku sambil meriject panggilan tersebut.


"Siapa Shella?" tanya Hendrick.


"telfon dari orang yang nggak penting" jawabku kembali menaruh ponsel ke dalam tas.


"coba sini aku lihat" kata hendrick.


"cuma panggilan nggak penting kak"

__ADS_1


"coba sini aku lihat..." tambah Hendrick hendak meraih tasku.


"sudah Shella bilang cuma panggilan nggak penting kak" jawabku sambil beranjak berdiri dari tempat dudukku.


"hmmm.. mencurigakan, sayanngg" lanjut Hendrick.


"ambil saja kalau bisa.. weeeekkk" ledekku sambil berlari ke arah pantai.


" awas kamu ya perempuan menyebalkan" kata Hendrick yang ikut berlari mengejarku.


"Shella..." seru Hendrick.


"ayo, coba sini tangkap aku" teriakku dari kejauhan menelusuri pinggiran pantai nan asri tersebut, hingga tanpa aku sadari kalau aku telah berlari terlalu jauh dari area cafe segarra. Kemudian aku melihat kebelakang, mencari keberadaan Hendrick. Akan tetapi ia tak kutemui .


"loohh kok kak hendrick nggak ada?" gumamku kembali berbalik arah dan mencari sosok pria tersebut.


Setelah ku lihat kesekelilingku, tidak kujumpai laki-laki tersebut.


"kak Hendrick" seruku.


"kak Hendrick dimana?" tambahku yang semakin khawatir dan ketakutan. Kemudian kuraih ponsel dari dalam tas ku.


"aaaahhh sial, lowbatt" gerutuku kesal bercampur sedih.


" Kak Hendrick, Shella takut" seruku memanggil laki-laki itu, tanpa ku sadari air mata telah membasahi pipiku. Tak terasa hari sudah semakin sore, akan tetapi Hendrick tak juga kelihatan.


"Kak Hendrick.." seruku, aku saat ini merasa sangt ketakutan.


"Kak Hendrick Shella takut" kataku dengan nada lirih.

__ADS_1


Tak berapa lama kemudian.


"hei nona, apa anda mencari saya?" kata Hendrick yang tiba-tiba saja sudah ada dibelakangku.


"kak Hendrick kemana saja? Shella takut" kataku segera memeluk laki-laki itu.


Hendrick pun tersenyum dan mengelus kepalaku.


"hahaha... ternyata seorang wanita menyebalkan bisa secengeng ini ya" ledek Hendrick yang memelukku erat.


"cenggeng? enggak kok... siapa juga yang cengeng, ini cuma kemasukan debu aja" kataku segera melapaskan pelukan.


"ahhh.. Shella ayolah peluklah kekasihmu ini" goda Hendrick.


"ishh.. ogah, nggak mau.." gerutuku kesal.


"itu akibatnya kalau merahasiakan sesuatu dariku" tambah hendrick.


"merahasiakan? maksudnya kak? apa yang Shella rahasiakan?"


"itu panggilan masuk yang tadi kamu bilng nggak penting, coba sini mana ponselmu"


Tanpa banyak bicara lagi, aku memberikan ponselku pada Hendrick.


"oh... ternyata bu Tari, kenapa kamu bilang nggak penting? kamu ada masalah ya sayang?"


"enggak kok kak, cuma Shella lagi males aja jawab panggilan masuk" jawabku.


"shella, sudahlah jangan berbohong. kamu itu bukan pembohong yang ahli. Sebenarnya aku sudah mengetahui apa masalah yang saat ini kamu hadapi" kata Hendrick sambil duduk di atas sebuah batu besar yang terletak dipinggiran pantai tersebut.

__ADS_1


"masalah? Shella nggak ada masalah apa apa kok kak, serius" ujarku.


"jangan berbohong sayang, aku tau bagaimana permasalahan yang kamu hadapi, masalah antara kamu dengar keluarga Tama alias Pratama dan Mentari" kata Hendrick.


__ADS_2