Suara Air Mata

Suara Air Mata
Mama Primadona Kampus


__ADS_3

Pagi hari tampak Shella tengah bersiap-siap hendak berangkat ke kampus, dengan mengenakan stelan casual andalannya, serta riasan make up natural di wajahnya, tak lupa juga ia memakai almamater kebanggaan univ.Jakarta.


"pagi pa.. ma.." ujar Shella menyapa kedua orang tuanya yang tengah menunggunya untuk sarapan pagi di meja makan.


"pagi sayang" jawab mama tari sambil mengecup kening putri kesangannya itu.


"hmm.. tumben anak gadis mama dandan, biasanya polosan aja" lanjut mama Tari.


"hehe.. iya ma, dikit " jawab Shella.


"nah kalau gini kan, anak papa makin cantik, persis kayak mama kamu semasa kuliah dulu", tambah pak Tama.


"papa jadi klepek-klepek kan sama mama" ledek Shella menggoda mama Tari yang tampak sibuk mengoles selai kacang ke roti.


"iya.. kamu tau nggak, dulu itu mama kamu ini salah satu primadonanya kampus"


"iyakah pa?"


"he eh.. bener, banyak laki-laki di kampus UI yang deketin mama kamu, tapi mama kamu mau nya cuma sama papa aja"


"kenapa pa?"


"ya.. karena papamu ini juga idola di kampus, jadi mama kamu rupanya juga menaruh hati sama papa" lanjut papa Tama sambil tertawa.


"sudah.. sudah.. nanti saja dilanjutkan, baiknya sekarang kalian sarapan dulu, Shella nanti kamu di antar sama papa ya "


"iya ma, oh iya ma.. bi Siska kemana ma?"


"bi Siska beberapa hari yang lalu izin pulang kampung, katanya ada urusan penting gitu"


"ooohh... "


"oh iya Shel, ngomong- ngomong gimana kabarnya Hendrick?" tanya papa Tama


"mmm baik pa, beberapa hari yang lalu kak Hendrick datang berkunjung ke rumah bu Siti" jawab Shella.

__ADS_1


"kabarnya Hendrick sekarang sudah berhasil jadi CEO di perusahaan Anthony group"


"iya kah pa? Syukurlah" timpal mama Tari.


"Shella, jadi gimana dengan rencana pernikahan kalian?" lanjut mama Tari.


UHUK UHUK...


Tiba-tiba Shella tersedak


"pelan -pelan makannya nak, ini minum dulu" kata mama Tari sambil memberikan segelas air pada putrinya itu.


"makasih ma"


"jadi gimana nak?" tambah mama


"Mmmm... Shella pikir-pikir dulu ma, Shella mau berangkat kuliah dulu" jawab gadis itu segera mengakhiri kegiatan sarapannya, lalu ia bangkit dan meraih tas yang ia taruh di atas kursi tamu.


"Shella berangkat dulu ya ma"


"Shella sama G-car aja ma, tanggung bentar lagi drivernya nyampe"


"ya sudah, kalau begitu kamu hati-hati ya nak"


"iya ma, pa, Shella pergi dulu pa ma, assalamualaikum" kata gadis itu sambil mencium tangan kedua orang tuanya.


"waalaikumsalam" jawab kedua suami istri tersebut.


"pa, kayaknya hubungan anak kita sama Hendrick sedang tidak baik deh pa" ujar mama Tari memebereskan piring dan gelas bekas sarapan mereka ke mesin pencuci piring"


"iya ma, papa juga merasa begitu, kenapa setiap kali ditanya soal hendrick pasti anak kita kelihatan tidak semangat ma"


"kita harus cari tahu apa penyebabnya pa"


"iya ma, nanti papa suruh orang bawahan papa untuk menyelidiki si Hendrick"

__ADS_1


"kenapa gitu pa?"


"ma, biasanya dalam hubungan itu ada tiga hal jadi pokok permasalahan laki-laki"


"apa itu pa?"


"kalau nggak harta,tahta ya wanita"


"maksud papa?"


"gini ma, selama ini kita tahu kalau Hendrick sudah menjabat sebagai CEO di perusahaan antony, itu artinya dia sudah dapat harta, tahta atau kedudukan. dan satu hal lagi, kalau sudah diposisi tersebut sudah besar kemungkinan banyak wanita diluar sana yang ingin jadi pendampingnya"


"tapi kan Hendrick sudah bertunangan dengan anak kita pa"


"justru itu ma.. selama ini papa pantau mereka sibuk dengan urusan masing-masing, disitulah ujian kesetiaan mereka, ya kali aja Hendrick atau anak kita bisa kepincut dengan yang lain ma"


"iihh papa, ada - ada aja, nggak mungkinlah anak kita begitu"


"ma.. kan papa sudah bilang, dari awal papa tahu dengan laki-laki itu, papa agak ragu"


"ragu gimana pa? kan papa sendiri yang sudah merestui hubungan mereka"


"benar ma, tapi kita lihat saja nanti bagaimana kelanjutannya, papa akan memberikan yang terbaik untuk putri semata wayang kita ma, jangan sampai ia jatuh ketangan orang yang salah, ya sudah ma.. papa berangkat dulu"


"hati-hati pa" kata wanita tersebut sambil mencium tangan suaminya.


***


Anthony Group


Terlihat Sesil tengah sibuk memeriksa laporan keuangan perusahaan serta mengatur jadwal pertemuan atasannya dengan beberapa pimpinan perusahaan di Asia.


Namun ada hal yang membuat mood gadis itu down, karena hampir setiap hari kerjaan atasannya terbengkalai karena kedatangan seorang wanita, siapa lagi kalau bukan Amelia Cestria. Perempuan yang mengaku dirinya sebagai tunangan dari CEO perusahaan tempat ia bekerja.


Wanita yang wajahnya palsu alias selalu berpenampilan norak, selalu mengenakan baju berwarna merah dengan riasan make up tebal yang membuat ia terkesan lebay. Entah apa yang meracuni atasannya itu, sehingga pria setampan Hendrick yang berwajah bule bisa kepincut dengan wanita alay seperti Amel.

__ADS_1


"excume beibh, dimana my honey?" kata Amel dengan nada centil ala princess Syahrini yang otomatis membuat Sesil jadi muak mendengarnya.


__ADS_2