Suara Air Mata

Suara Air Mata
Jabatan diambil alih


__ADS_3

Tiba-tiba saja pandangan gadis itu tertuju pada sesosok pria yang baru saja turun dari sebuah mobil mewah bersama seorang wanita di area parkir pusat perbelanjaan.


"Bukannya itu.... " tanpa ragu lagi Shella segera keluar dari mobil untuk memastikan apa yang ia lihat.


"eh Shella, kamu mau kemana?" tanya Karina.


Namun disaat yang bersamaan pak Eko pun datang.


"Neng Shella mau kemana?"


"tidak ada pak, cuma bosen aja didalam mobil dari tadi" jawab Shella mencoba menepis rasa penasarannya.


***


Anthony group Bandung


"Sesilia andriani" ujar Cathlin yang baru saja sampai di perusahaan Anthony Group, beliau segera memerintahkan Sesil selaku sekretaris pribadi Hendrick segera ke Ruang CEO perusahaan.


"ya bu, baik bu... " jawab Sesil.


Dengan perasaan cemas sambil membawa beberapa berkas yang di minta atasannya, ia segera masuk ke ruang kerja CEO Anthony Group.


"ini berkas-berkasnya bu"


"terima kasih Sesil, silahkan duduk" kata Cathlin kemudian memeriksa berkas laporan keuangan serta beberapa file lainnya.


"Sesil, kamu kenal dengan wanita ini?" tanya Cathlin sambil mempelihatkan sebuah foto Hendrick bersama seorang wanita.

__ADS_1


"kenal bu, ini bukannya Amel, calon istrinya pak Hendrick"


"apa? jadi perempuan ini namanya Amel"


"iya bu"


"Sesil, beritahu staff inti perusahaan ini bahwa sekarang kita harus mengadakan pertemuan penting" perintah Cathlin dengan wajah yang terlihat sangat marah setelah mendengar jawaban Sesil.


'ya ampun, apa gue salah ngomong ya?' gumam Sesil dalam hati.


"baik bu" jawab gadis 24 tahun itu segera beranjak dari tempat duduknya menuju ke ruang kerja.


Pertemuan para staff inti dengan pemilik perusahaan Anthony Group sedang berlangsung, kecuali Hendrick yang saat itu tidak diketahui keberadaannya. Sesil selaku sekretaris pribadi selalu ditugaskan Hendrick untuk menghandle semua pekerjaannya.


ia tahu kalau saat itu Hendrick tengah bersama Amel.


"Baiklah, keputusan saya sudah bulat, mengingat dan menimbang karena kinerja serta rating perusahaan kita akhir-akhir ini menurun drastis, mulai hari ini perusahaan Anthony Group cabang Bandung kembali saya ambil alih, Sesil siap kan segala berkas-berkas yang diperlukan"


"baik bu".


"baiklah, pertemuan hari ini saya akhiri. silahkan rekan semuanya kembali pada tugas masing-masing" kata Cathlin mengakhiri pertemuan dadakan hari itu.


Saat akan memasuki ruang kerja CEO, alangkah terkejutnya wanita berwajah blasteran indo jerman itu melihat pemandangan yang sangat menjijikan baginya. Ia melihat putra sulungnya itu tengah berciuman dengan seorang wanita yang wajahnya mirip sekali dengan yang ia lihat di foto.


"HENDRICK...!!!!" Hardik Cathlin mengagetkan kedua insan tersebut.


"ma... ma... mami...." jawab Hendrick terbata-bata.

__ADS_1


PLAKK... sebuah tamparan yang cukup keras mendarat dipipi pemuda itu.


"oh jadi begini kelakuan kamu dibelakang mami, apa kamu tidak tahu gara-gara ulah kamu sekarang papi kamu terbaring dirumah sakit…?"


"mi... mami dengarin dulu penjelasan dari Hendrick"


"penjelasan apa lagi? karena wanita ****** ini? iya? wanita murahan seperti ini" Kata Cathlin yang emosinya sudah meradang.


"mi... plis.. dengarin penjelasan dari Hendrick"


"sayang..." tutur Amel yang ketakutan.


"Hendrick, mulai hari ini mami akan cabut semua fasilitas yang sudah mami berikan, dan satu lagi, mami tidak sudi punya anak seperti kamu"


"mi.. maafin Hendrick mi" ujar Hendrick segera berlutut dihadapan mami Cathlin.


"mami kecewa sama kamu Hendrick, disaat papi kamu tengah terbaring lemah, kamu malah asik-asikan bersama wanita ini, apa kamu tidak memikirkan bagaimana perasaan Shella tunangan kamu,?"


"mi... Hendrick mohon maafin Hendrick mi, aku khilaf mi"


"apa kamu bilang? Khilaf? sekarang mami tanya sudah berapa lama kamu berhubungan dengan perempuan ini?"


"hampir dua tahun tante" sela Amel mulai bersuara.


"Saya tidak tanya sama kamu" bantah Cathlin menatap tajam kearah perempuan berbaju merah dengan pakaian ketat sehingga telihat mencetak setiap lekuk tubuh itu.


'huuhh.. untung elo nyokapnya Hendrick, kalau enggak udah gue jambak itu rambut nenek peyot' gerutu Amel dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2