
"tidak usah, aku pergi dulu... selera makanku mendadak jadi hilang kalau disini" kata Hendrick segera menuju motornya, lalu meninggalkan aku tanpa sepatah katapun.
'manusia aneh.... ' gumamku sambil memijit kaki yang masih terasa nyeri. Tiba- tiba terdengar suara ponsel bergetar dari atas meja di dapur. Dengan langkah agak terseok-seok aku mengambil ponsel tersebut.
"ini kan poselnya kak Hendrick, kenapa dia tinggalkan disini ya?"
berkali-kali ponsel tersebut berbunyi, lalu aku coba untuk mengangkatnya
"hallo... maaf ponsel ini tertinggal ditempat saya, jadi ......."
"heh.. perempuan ini aku sipemilik ponsel itu.."
"kak Hendrick, kenapa kakak meninggalkan ponsel disini?"
"tidak usah banyak tanya, itu ponsel sekarang sudah jadi milikmu"
"tapi kak..."
"tidak pakai tapi tapi, sekarang kamu pakai ponsel itu, dan jangan sekali-kali menolak panggilan dari aku.. satu lagi kalau kamu ingin pesan makanan, pesan saja lewat aplikasi Gi-food. ingat jangan nekad lagi jalan kaki sendirian"
TUt tUT...
panggilan pun terputus.
__ADS_1
'benar-benar manusia aneh, kadang baik, terkadang menjengkelkan, tapi aneh saja kenapa sikap kak hendrick jadi begitu ya?'
gumamku. Kemudian aku menaruh ponsel tersebut di atas meja dalam kamar, lalu aku ke kamar mandi membersihkan badan, rasanya badanku sangat lengket. Selesai mandi aku mengganti pakaianku dengan piyama bermotif teddy bear.
"segar banget habis mandi" gumamku sambil berbaring di atad kasur. Lalu aku meraih ponsel yang di berikan kak Hendrick.
"kenapa ya.. kak Hendrick jadi mendadak baik gitu? ah... sudah lah besok saja urus..
sekarang perutku sudah mulai memberontak.. mending pesan makanan lewat Gi-food aja, mmmmmm pesan apa ya?" ujarku sambil pengotak atik aplikasi gi food d ponsel tersebut. Pilihanku pun tertuju pada sebuah menu dari restoran yang letaknya tidak jauh dari rumahku.
"nah... ini dia kwetiaw goreng + bakso + lemon tea" pesanan pun sudah dibuat. Sembari menunggu abang Gi food datang, aku pun melanjutkan membuat kerajinan bunga plastik yang sudah di pesan oleh beberapa toko yang sudah jadi pelanggan tetapku. Sedang asyik merangkai bunga, terdengarlah suara ketukan pintu.
TOK TOK TOk..
"maaf mba,apa benar ini kediaman Shella Putri amanda?"
"benar bang, saya sendiri"
"kalau begitu ini pesanannya mba, total semuanya 42.500"
"baik bang, ini uangnya" aku pun menyerahkan beberapa lembar uang pada kurir tersebut.
"terima kasih mba cantik" ujar si abang Gi-food
__ADS_1
"sama-sama bang" aku pun segera menutup pintu, lalu beranjak menuju meja makan dan menikmati pesanan berupa kwetiaw goreng+bakso tersebut. Tiba-tiba saja aku teringat akan jadwal keberangkatan ke Jakarta yang tinggal beberapa hari lagi. Segera aku selesaikan pekerjaan malam itu hingga jam menunjukkan pukul 21.45WIB mataku terasa berat, aku pun merebahkan tubuhku yang mulai terasa capek di atas kasur.
Dalam tidurku aku bermimpi didatangi oleh sosok ibu yang mengenakan gaun putih, beliau terlihat begitu cantik. tersenyum padaku.
"Shella... bangun nak... esok kamu akan bertemu dengan ibu kandungmu"
seketika aku terjaga dari tidurku, ucapan ibu dalam mimpi masih terngiang-ngiang dalam ingatanku. Ku buka lemari, dan ku ambil surat dalam amplop biru yang ditulis ibu, ku perhatikan lagi dengan seksama nama yang ditulis ibu dalam surat itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
hai readers jangan lupa tekan tombol like dan komen ya 😔